Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Antisipasi El Nino Bulan Juni-Agustus, BP Batam Siapkan Operasi Hujan Buatan
    4 jam lalu
    BMKG Batam:”Batam Berawan, Berpotensi Hujan”
    5 jam lalu
    Menurut Bulog; Distribusi Minyakita Sudah Lancar di Pasaran Batam
    10 jam lalu
    Polisi di Bintan Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Solar Subsidi di Teluk Sebong
    11 jam lalu
    Rumah Hampir Terbakar Akibat Korsleting MCB di Tanjunguban
    15 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Beasiswa Pendidikan Tinggi untuk Siswa Berprestasi dan Kurang Mampu di Batam
    18 jam lalu
    Final Turnamen Voli Piala Wali Kota Batam Berakhir Ricuh
    19 jam lalu
    “Dari Karas Besar ke Sungai Dai, Menyinggahi Sarang Perompak Laut”
    2 hari lalu
    10
    Masjid Ba’alwie Singapura: Masjid yang Mirip Museum
    2 hari lalu
    Kepri Butuh 1.500 Guru Baru, Perekrutan Masih Dikaji Jelang Tahun Ajaran 2026
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Kasu, Batam
    2 hari lalu
    Tabel Ringkasan Inflasi Kota Batam (April 2026)
    2 minggu lalu
    Data Kemiskinan di Batam Terbaru
    2 minggu lalu
    Data Kinerja Nilai Ekspor Batam Januari–Februari 2026 yang Turun
    2 minggu lalu
    Pulau Pecong, Batam
    4 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    10 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Si Kulit Bundar di Saudi

Editor Admin 3 tahun lalu 853 disimak

KEJUTAN besar dalam sejarah Piala Dunia tercipta pada hari ketiga Piala Dunia 2022 di Qatar. Di laga perdana Grup C, Argentina sebagai salah satu tim favorit juara mesti menelan pil getir. Di Lusail Iconic Stadium, Selasa (22/11/2022) siang waktu setempat, Argentina kalah 1-2 dari Arab Saudi yang dianggap kontestan penggembira semata.

Dalam pertandingan yang dipimpin wasit Slavko Vinčić asal Slovenia itu, “Tim Tango” (julukan Timnas Argentina) unggul lebih dulu lewat penalti sang “megabintang” Lionel Messi saat laga baru bergulir 10 menit. Tetapi tiga menit usai babak kedua dimainkan, striker Saudi Saleh al-Shehri sukses menyamakan skor, 1-1, usai lepas dari penjagaan bek Argentina Cristian Romero.

Lantas kala Messi cs. berupaya mencari keunggulan lagi, mereka justru kecolongan di menit ke-53. Kapten kedua “Tim Elang Hijau” (sebutan Timnas Saudi) Salem al-Dawsari melepaskan tembakan spekulatif ke sudut gawang Argentina yang dikawal Emiliano Martínez.

Saudi yang dibesut pelatih asal Prancis Hervé Renard lantas pontang-panting menahan gempuran-gempuran berbahaya Argentina untuk mempertahankan keunggulan skor 2-1. Kiper Saudi Mohammed al-Owais bahkan mesti berjibaku melakukan beberapakali penyelamatan. Keunggulan Saudi bertahan hingga ketika wasit Vinčić meniup peluit panjang.

“Hari ini bintang-bintang di langit memihak kami. Segalanya bisa terjadi dalam sepakbola –kadang lawan Anda sedang tidak dalam permainan terbaik. Bayangkan seorang Lionel Messi bermain melawan Arab Saudi, Anda pasti paham motivasi dia tidaklah sama jika dia melawan Brasil dan itu wajar,” kata Renard pasca-pertandingan, dilansir Four Four Two, Selasa (22/11/2022).

Tentu perjalanan Saudi masih panjang walau kans untuk lolos dari fase grup perlahan terbuka terbuka usai kemenangan tersebut. Saudi masih harus melewati tantangan dua peserta Grup C lain: Polandia pada 26 November dan Meksiko empat hari berselang.

“Kami mencetak sejarah yang akan abadi dalam sepakbola Saudi tetapi kami masih harus fokus ke depan. Kami masih punya dua laga yang sulit. Dengan tiga pertandingan, Anda bisa menang di laga pertama dan tetap tidak lolos, dan Anda bisa kalah di laga perdana tapi bisa saja jadi juara dunia seperti Argentina. Segalanya mungkin,” lanjut pelatih kelahiran Aix-les-Bains, Prancis, 54 tahun silam tersebut.

Mula Sepakbola di Saudi

Berbeda dari tetangganya yang jadi tuan rumah Piala Dunia, Qatar, yang mengenal sepakbola dari para ekspatriat Inggris pada 1940-an, Saudi berkenalan dengan si kulit bundar sudah sejak 1920-an. Permainan itu dibawa para imigran dari Mesir dan Sudan.

“Jeddah, kota di tepi Laut Merah, menjadi gerbang bagi para umat Islam yang menunaikan ibadah umrah dan haji di Makkah. Jeddah juga yang jadi pintu masuk orang-orang dari luar negeri, seperti Sudan dan Mesir yang membawa budaya dan hobi-hobi mereka, termasuk sepakbola. Masyarakat di kota itu langsung antusias mempelajari permainannya dan klub pertamanya, Al-Ittihad didirikan pada 1927,” tulis John Nauright dan Charles Parrish dalam Sports Around the World: History, Culture, and Practice.

Al-Ittihad didirikan oleh sejumlah tokoh sempalan sebuah wadah olahraga multi-cabang, Hijazi Sports Club. Mereka memisahkan diri dari wadah itu gegara memprotes keanggotaan klub yang tertutup. Mereka lalu mendirikan Nadi al-Ittihad sebagai klub khusus sepakbola pada 4 Januari 1927. Itu artinya, Al-Ittihad merupakan klub sepakbola tertua yang kelahirannya lebih dulu dari unifikasi Kerajaan Arab Saudi pada 1932.

“Mereka para pendirinya punya misi meluaskan sepakbola di luar batas-batas kaum elit. Kedua klub itu kemudian berlatih dan bermain di luar tembok kota. Pada 1931 pertandingan laik yang pertama digelar di antara kedua klub itu. Lantas pada 1935, klub ketiga lahir, Al-Hilal al-Bahri yang didirikan beberapa tokoh lokal lain, di mana beberapa anggotanya terdapat orang-orang dari Teluk Aden dan Indonesia,” ungkap Ulrike Freitag dalam A History of Jeddah: The Gate to Mecca in the Nineteenth and Twentieth Centuries.

Perkembangan sepakbola Saudi baru mulai pesat pada era 1950-an kala pemerintah kerajaan mulai serius menaruh perhatian. Sebelum 1951, turnamen-turnamen sepakbolanya sekadar diadakan di wilayah masing-masing. Turnamen resmi pertama, Prince Abdullah al-Faisal Cup, baru diadakan pada 1951. Turnamen ini  mempertemukan klub-klub lintas wilayah yang kemudian dimenangkan Al-Ittihad. Sedangkan liga semi-profesionalnya baru hadir pada 1957 seiring upaya pembentukan timnas di tahun yang sama.

“Liga Saudi dimulai pada 1957 antara klub-klub asal Makkah dan Jeddah, lalu kemudian klub-klub asal Al-Qassim dan Hail, dan peserta liga-liga regional lainnya juga ikut untuk lolos putaran final Liga Saudi yang memperebutkan King’s Cup. Jadi liga-liga regionalnya bukanlah kejuaraan, melainkan sekadar semacam kualifikasi ke fase final Liga Saudi,” ungkap sejarawan Dr. Amin Saati dalam Encyclopedia of the History of Sports Movement in the Kingdom of Saudi Arabia.

Kendati upaya pembentukan timnas Saudi dilakukan pada 1957, titik awalnya sudah dirintis pada 1951. Para pemain dari dua klub top saat itu, Al-Wehda dan Al-Ahli, dikombinasikan untuk membentuk tim Saudi XI guna melakoni laga persahabatan melawan Tim Kementerian Kesehatan Mesir pada 21 Juni 1951.

Tiada kelanjutan nasib tim usai laga friendly itu, Pangeran Abdullah menginisiasi pembentukan timnas Arab Saudi –yang sudah punya federasi sepakbola, SAFF, pada 1956– usai bergulirnya liga pertama pada pertengahan 1957. Tim yang diasuh pelatih asal Mesir, Abdulrahman Fawzi, itu dipersiapkan untuk mengikuti pesta olahraga Pan-Arab Games di Beirut, Lebanon, 19-27 Oktober 1957.

Sebagai tim yang baru lahir dan pertamakali mengikuti event regional, Saudi bermain imbang 1-1 kontra tuan rumah Lebanon, kalah 0-1 dari Yordania, dan menang 3-1 atas Suriah. Saudi harus puas bertengger di urutan ketiga penyisihan Grup B dan gagal melaju ke semifinal.

Upaya perbaikan pun terus dilakukan. Di bawah kepemimpinan Pangeran Faisal bin Fahd sebagai presiden SAFF, Saudi memproyeksikan sejumlah program pembinaan usia dini pada 1974. Kementerian Tenaga Kerja dan Sosial juga gencar mengundang banyak sponsor. Pada 1976, liganya di-upgrade menjadi liga profesional dengan hanya mempertandingkan 22 klub terbaik di kasta teratas. Hasilnya, tim muda Saudi sukses jadi juara Piala Dunia U-16 pada 1989.

Namun mesti diakui, di level senior timnas Saudi sekadar berkutat sebagai tim mapan Asia. Sejak menjadi anggota FIFA pada 1956, timnas senior Saudi baru mulai ikut Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia pada 1978. Butuh waktu 24 tahun buat Saudi untuk untuk melakoni debutnya di putaran final Piala Dunia, yakni Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat.

Sejak saat itulah Saudi jadi langganan tim peserta Piala Dunia dengan pengecualian di Piala Dunia 2010 dan 2014. Hingga saat ini pencapaian terbaik mereka hanyalah babak kedua Piala Dunia 1994.

Di Asia, Saudi yang baru masuk jadi anggota AFC pada 1972 sudah mulai menunjukkan tajinya sejak 1980-an. Bahkan pada keikutsertaannya yang ketiga kali di Piala Asia, pada 1984, Saudi sukses merengkuh titel juaranya. Saudi lantas mengulangi prestasi cemerlang itu pada 1988 dan 1996. Sisanya, tiga kali jadi runner-up Piala Asia: 1992, 2000, dan 2007.

Saudi juga jadi langganan tim favorit di turnamen-turnamen regional Jazirah Arab. Tiga kali Saudi juara Arabian Gulf Cup (1994, 2002, 2003-2004) dan dua kali keluar sebagai jawara FIFA Arab Cup (1998, 2002).

(*)

Sumber: historia.id

Kaitan arab saudi, argentina, olahraga, piala dunia, sepakbola
Admin 23 November 2022 23 November 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Wali Kota Batam Tegaskan Pembangunan Infrastruktur Masih Jadi Prioritas
Artikel Selanjutnya Buka Rakor Tim Penanganan Konflik Sosial Kota Batam, Ini Pesan Amsakar

APA YANG BARU?

Antisipasi El Nino Bulan Juni-Agustus, BP Batam Siapkan Operasi Hujan Buatan
Artikel 4 jam lalu 132 disimak
BMKG Batam:”Batam Berawan, Berpotensi Hujan”
Artikel 5 jam lalu 73 disimak
Menurut Bulog; Distribusi Minyakita Sudah Lancar di Pasaran Batam
Artikel 10 jam lalu 155 disimak
Polisi di Bintan Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Solar Subsidi di Teluk Sebong
Artikel 11 jam lalu 165 disimak
Rumah Hampir Terbakar Akibat Korsleting MCB di Tanjunguban
Artikel 15 jam lalu 158 disimak

POPULER PEKAN INI

Niat Baik, Jangan Sampai Bikin Bingung
Catatan Netizen 5 hari lalu 633 disimak
Nelayan Bintan Unjuk Rasa Tolak Sedimentasi Pasir Laut
Lingkungan 5 hari lalu 610 disimak
Mendikdasmen Tinjau Pelaksanaan Digitalisasi Pendidikan dan MBG di Batam
Pendidikan 7 hari lalu 583 disimak
Disdik Batam Mau Rehab Sekolah dan Bangun Ruang Kelas Baru Tahun Ini
Pendidikan 6 hari lalu 565 disimak
Sabu 1.315,4 gram Ditemukan di Area Terminal Keberangkatan Bandara RHF
Artikel 5 hari lalu 461 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?