Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Ngaku Dirampok, Seorang Pria di Bengkong Lukai Diri Sendiri Karena Terlilit Pinjol
    14 jam lalu
    Potong Birokrasi Nelayan, Pemko Batam Luncurkan Tim Cakalang
    24 jam lalu
    Pelaku Jadi Tersangka, Bakar Rayap Pakai Ban Dalam Lahan 10 Hektare di Tembesi Batam Ludes
    1 hari lalu
    SCC Resmikan Terminal Baru HarbourFront Berbasis Teknologi Terintegrasi
    1 hari lalu
    BMKG: Hujan Guyur Batam 3-5 Hari ke Depan, Waspada Cuaca Cepat Berubah
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Timnas Basket 3×3 Indonesia Kawinkan Gelar Juara SEABA U17 2026 di Batam
    2 hari lalu
    Batam 10K 2026 Diikuti 2.500 Pelari
    3 hari lalu
    Assiamkang; Jejak Komunitas Teochew di Belantara Batam
    4 hari lalu
    143 Siswa SMAN 5 Tanjungpinang Ikut Perkemahan Penerimaan Tamu Ambalan
    5 hari lalu
    Grup Musik No Na Buka Era Album Island Girl Lewat Lagu Star
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    3 hari lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    6 hari lalu
    Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
    2 minggu lalu
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    2 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

Sirajudin Nur: SMK di Kepri Minim Guru Produktif

Editor Admin 4 tahun lalu 1.1k disimak

SEKOLAH Menegah Kejuruan (SMK) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) masih kekurangan guru produktif. Padahal, menurut Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepri, Sirajudin Nur, sebagai satuan pendidikan formal yang menyelenggarakan pendidikan kejuruan, kebutuhan akan guru produktif di SMK sangat penting dan utama.

“Persoalan kebutuhan guru produktif sudah menjadi persoalan mendasar bagi SMK di Kepri yang belum terselesaikan secara tuntas hingga saat ini,” kata Sirajudin Nur, dikutip dari Antara, Kamis (4/8/2022).

Ia menjelaskan guru normatif adalah guru yang mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris. Kemudian guru adaptif adalah guru yang mengajar mapel biologi, fisika, matematika, dan sedangkan guru produktif adalah guru yang mengajar mata pelajaran yang sesuai dengan kejuruannya.

Sayangnya, lanjut politisi PKB ini, keberadaan guru produktif SMK di Kepri masih sangat jauh dari jumlah yang dibutuhkan.

Selain persoalan kekurangan guru produktif, kata sia, guru-guru produktif SMK yang ada sekarang juga dibayar sangat murah. Seperti kondisi di SMK Negeri 1 Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, di mana hanya terdapat tiga guru produktif dengan bayaran sebesar Rp 500 ribu per bulan.

Kekurangan guru produktif ini selain disebabkan oleh persoalan besaran gaji yang sangat rendah, menurutnya, juga disebabkan oleh pembangunan SMK yang tidak dibarengi dengan menyiapkan guru produktif.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya persoalan kekurangan guru produktif ini segera dicarikan jalan keluarnya karena menyangkut masa depan lulusan SMK dan proses pembelajaran di sekolah.

“Kekurangan guru produktif dan rendahnya gaji guru produktif yang hanya sebesar Rp 500 ribu per bulan di beberapa SMK di Kepri harus segera ditindaklanjuti kepala daerah. Jangan dibiarkan, kebijakan kepala daerah diperlukan untuk menyelesaikan masalah ini,” ujarnya.

Sirajudin Nur juga menyampaikan beberapa tindakan yang bisa diambil untuk menambah guru-guru produktif di satuan pendidikan vokasi, di antaranya dengan memanfaatkan tenaga ahli industri yang kompeten untuk mengajar.

Kemudian, lanjutnya, melakukan alih fungsi guru-guru yang mengampu mata pelajaran umum menjadi guru produktif, dan pemetaan penyaluran guru produktif agar tidak terjadi kesenjangan antarsekolah.

Mengenai persoalan rendahnya gaji guru-guru produktif yang berstatus honorer yang selama ini gajinya bersumber dari dana BOS, menurut Sirajudin Nur, bisa diselesaikan dengan kebijakan standarisasi gaji produktif di semua lembaga pendidikan vokasi melalui kebijakan kepala daerah.

“Saya kira jika pemerintah serius, masalah ini bisa dituntaskan. Karena itu tidak cukup dengan political will saja, tapi yang paling penting adalah political action. Kita tunggu itikad baik pemerintah mengurusi persoalan guru produktif ini,” katanya menegaskan.

Sementara itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menyampaikan daerahnya secara umum memang masih kekurangan sekitar 1.900 guru di tingkat SMA/SMK/SLB.

Namun, kekurangan guru tersebut sedikit tertutupi seiring adanya penerimaan Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja atau PPPK tahun 2022 sebanyak 867 orang.

“Paling tidak bisa menutupi kekurangan guru SMA/SMK/SLB, meskipun statusnya PPPK,” kata Ansar.

Menurutnya Pemprov Kepri memiliki keterbatasan anggaran untuk mengakomodir pemenuhan kebutuhan guru, apalagi dengan kondisi geografis kepulauan yang terdiri dari sekitar 2.408 pulau.

“Penambahan guru berkaitan erat dengan kesiapan anggaran,” ucap Ansar.

Namun demikian, Ansar menargetkan masalah tenaga pendidik di Bumi Segantang Lada itu dapat diselesaikan sesuai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kepri 2021-2026, khususnya di bidang pendidikan.

(*)


Kaitan guru, kepri, produktif, Sirajudin Nur, SMK
Admin 4 Agustus 2022 4 Agustus 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Hengkang dari Demokrat, Rombongan Asnah Merapat ke Nasdem
Artikel Selanjutnya Memanas! China “Kepung” Selat Taiwan

APA YANG BARU?

Ngaku Dirampok, Seorang Pria di Bengkong Lukai Diri Sendiri Karena Terlilit Pinjol
Artikel 14 jam lalu 35 disimak
Potong Birokrasi Nelayan, Pemko Batam Luncurkan Tim Cakalang
Artikel 24 jam lalu 70 disimak
Pelaku Jadi Tersangka, Bakar Rayap Pakai Ban Dalam Lahan 10 Hektare di Tembesi Batam Ludes
Artikel 1 hari lalu 227 disimak
SCC Resmikan Terminal Baru HarbourFront Berbasis Teknologi Terintegrasi
Artikel 1 hari lalu 214 disimak
BMKG: Hujan Guyur Batam 3-5 Hari ke Depan, Waspada Cuaca Cepat Berubah
Artikel 1 hari lalu 325 disimak

POPULER PEKAN INI

Hujan Sebentar; Batam Banjir, Mobil Warga Hanyut
Artikel 2 hari lalu 557 disimak
Meriah! Pesta Rakyat HUT ke-13 RW 20 Cipta Permata Dihadiri Camat dan Lurah
Artikel 6 hari lalu 516 disimak
Assiamkang; Jejak Komunitas Teochew di Belantara Batam
Histori 4 hari lalu 356 disimak
Udara Membaik, Disdik Batam Kembalikan Aktifitas Pembelajaran Tatap Muka
Pendidikan 6 hari lalu 327 disimak
BMKG: Hujan Guyur Batam 3-5 Hari ke Depan, Waspada Cuaca Cepat Berubah
Artikel 1 hari lalu 325 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?