Hubungi kami di

Uang

Total Anggaran Batam Capai Rp.4,7 Triliun, Gubernur Minta Perhatikan Hinterland

ilham kurnia

Terbit

|

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad saat pelantikan HM Rudi dan Amsakar Ahmad sebagai Walikota dan Wakil Walikota Batam yang dilaksanakan di Gedung Daerah Tanjungpinang, Senin (15/3). Ist.

GUBERNUR Kepulauan Riau Ansar Ahmad meminta Wali Kota Batam Muhammad Rudi terus memperhatikan pembangunan di kawasan pulau-pulau dan pesisir (Hinterland) Batam.

Pemerataan pembangunan sangat penting untuk mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi di semua wilayah Batam.

Pernyataan Gubernur tersebut disampaikan kepada wartawan seusai acara pelantikan HM Rudi dan Amsakar Ahmad sebagai Walikota dan Wakil Walikota Batam yang dilaksanakan di Gedung Daerah Tanjungpinang, Senin (15/3).

“Ada dua mesin anggaran yang cukup besar yang menopang Batam. Yang pertama APBD dan yang kedua anggaran Badan Pengusahaan (BP) Batam. Karena itu Walikota kita minta tidak hanya konsen pada pembangunan di kawasan mainland tetapi juga hinterland,” jelas Ansar Ahmad.

Tahun 2021 ini, kata Gubernur, APBD Kota Batam sebesar Rp 2,7 triliun. Sementara anggaran BP Batam tahun 2021 berjumlah Rp 2 triliun. “Dengan total anggaran Rp 4,7 triliun, yang jauh lebih besar dari pada APBD Provinsi Kepri, Batam kita harapkan tidak terlalu banyak minta alokasi anggaran dari kita,” harap Ansar.

Provinsi Kepri saat ini harus konsentrasi ikut memikirkan program pembangunan di tujuh kabupaten dan kota. Dengan total APBD Kepri tahun 2021 sebesar Rp 3,986 triliun, diharapkan Batam tidak meminta porsi anggaran yang besar dari Pemprov Kepri.

Ilustrasi kawasan pesisir (Hinterland). Pulau Terong, Kecamatan Belakang Padang, Batam. Ist.

“Karena kami juga harus memikirkan bagaimana memoles Tanjungpinang sebagai ibu kota Provinsi. Memikirkan masyarakat yang tinggal di pulau-pulau yang tersebar di Lingga, Natuna, Anambas, Bintan dan Karimun. Karena itu Koordinasi terus kita lakukan dengan kepala daerah di semua kabupaten dan kota agar pembangunan tidak terkonsentrasi di satu wilayah tetapi bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Kepri,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Blokir Transaksi Bitcoin?

Karena itu saat ini Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad terus melakukan lobying ke pusat agar bisa dibantu penganggarannya melalui APBN.

“Kalau hanya mengandalkan APBD kita tidak bisa berbuat banyak. Dengan bantuan melalui APBN maka akan banyak hal bisa kita lakukan untuk kemajuan Kepulauan Riau yang kita cintai,” kata Ansar Ahmad sambil menuju Pelabuhan Sri Bintan Pura sebelum akhirnya terbang ke Jakarta bertemu Menteri Pariwisata dan Menteri PUPR yang dijadwalkan siang ini.

(*/nes)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook