Hubungi kami di

Ini Batam

Turis China Mulai Kunjungi Batam | Disambut Atraksi Budaya Melayu

Terbit

|

Penyambutan turis asal China di Pelabuhan Ferry Batam Center, Sabtu (11/3/2023). F. Disbudpar Batam

SEBANYAK 41 wisatawan mancanegara (wisman) asal China berkunjung ke Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Rombongan turis China tersebut merupakan yang pertama tahun ini.

Kedatangan puluhan turis asal China tersebut mendapat sambutan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Center, Sabtu (11/3/2023).

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan, kedatangan 41 wisman asal China tersebut disambut dengan atraksi kebudayaan yang diiringi alunan musik khas Melayu.

Ia menambahkan atraksi kebudayaan tersebut dalam rangka mensosialisasikan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2018 tentang Pemajuan Kebudayaan Melayu.

BACA JUGA :  Buralimar: Tingkatkan Sektor Pariwisata, Kepri Butuh Kebijakan Khusus

“Kegiatan ini sebagai tanda sukacita atas kehadiran wisman tersebut. Kegiatan penyambutan sengaja dibuat untuk memberikan kenangan kepada pelancong, sehingga dapat kembali lagi ke berwisata di Kota Batam,” kata Ardiwinata.

“Kegiatan ini adalah tujuh unsur dari sapta pesona yakni memberikan kenangan sehingga wisman datang kembali,” tambahnya.

Ia menyebutkan China termasuk lima negara terbanyak yang mengunjungi ke Kota Batam. Sepanjang tahun 2022 sebanyak 10.532 kunjungan.

“Mudah-mudahan tahun 2023 ini lebih banyak lagi wisman dari China dan wisman dari negara lainnya datang ke Batam,” harapnya.

BACA JUGA :  Meledak! Kepri Tambah 13 Positif Covid-19, 6 Sembuh, 1 Meninggal

Wisman asal China, Huang Cun Cun, antusias menyaksikan penyambutan dan tidak lupa mereka mengabadikan momen itu lewat jepretan kamera smartphone.

“Luar biasa penyambutannya, orang Batam sangat ramah,” kata Huang Cun Cun.

Sementara itu, General Manager PT ECO Indo Travel, Andi, mengatakan selain mengunjungi pantai, wisman ini akan mengunjungi wisata religi seperti Maha Vihara Duta Maitreya Monastery, Klenteng Tua Pek Kong, Museum Batam Raja Ali Haji, Welcome To Batam, Jembatan Barelang, dan Grand Batam Mall.

“Makan di restoran juga nantinya,” ujar Andi.

(*/ade)

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook