Hubungi kami di

Ini Batam

Upah Minimum Sektoral Direkomendasikan Naik 8,71 Persen

Mike Wibisono

Terbit

|

Ilustrasi

DEWAN Pengupahan Kota (DPK) Batam mengusulkan tiga angka Upah Minimum Sektor Kota (UMSK) kepada Walikota Batam untuk diteruskan ke Gubernur Kepri.

Ketua DPK Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan pada pembahasan di Kantor Dinas Tenaga Kerja, Selasa (13/3) kemarin, ada tiga opsi penghitungan UMSK.

“Opsi pertama, UMSK dihitung berdasarkan UMK 2018. Sektor I ditambah 1 persen dari UMK 2018. Sektor II tambah 3 persen dari UMK. Dan Sektor III tambah 5 persen,” kata Rudi.

Opsi kedua UMSK 2018 dihitung berdasarkan UMSK 2017 plus inflasi dan pertumbuhan ekonomi sebesar 8,71 persen. Penghitungan ini disamakan dengan cara menghitung UMK 2018, sesuai aturan di PP nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan.

Sehingga besaran UMSK di opsi kedua yaitu Sektor I Rp 3.528.537, sektor II Rp 3.563.137, dan sektor III Rp 3.770.067.

BACA JUGA :  Motivasi Liberty, Pasien Sembuh Covid 19 dari RSUD Embung Fatimah Batam

Sedangkan opsi ketiga, UMSK dibahas secara bipartit antara pengusaha dan serikat pekerja. Tanpa melibatkan unsur pemerintah.

“Setelah rapat, kami gelar voting tertutup. Hasil voting, opsi kedua paling banyak mendapatkan suara, yakni 14 suara,” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Batam tersebut.

Sementara opsi pertama tidak ada yang memilih atau 0 suara. Opsi kedua dipilih dua suara anggota DPK. Dan anggota yang abstain atau tidak menentukan pilihan sebanyak empat suara. Oleh karena itu ditetapkan bahwa opsi kedua ini yang akan dimasukkan dalam surat rekomendasi DPK.

 

Sumber : Media Center Batam

 

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook