Hubungi kami di

Ini Batam

Walikota Batam Paparkan Potensi Wisata Pulau Terluar Indonesia “Pulau Putri” ke Sandiaga Uno

iqbal fadillah

Terbit

|

Menteri Parekraf, Sandiaga Uno, bersama Walikota Batam, Muhammad Rudi ngobrol santai terkait potensi wisata Pulau Putri salahsatu pulau terluar Indonesia yang berada di kota Batam. Photo : @Ist.

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno dalam kunjungan kerjanya di Batam, berkesempatan melihat Pulau Putri, bersama Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Jumat (22/1).

Dari Pantai Palm Spring Nongsa, Rudi mempromosikan Pulau Putri yakni pulau terluar Batam yang berbatasan langsung dengan Negara Singapura dan Malaysia.

“Yang kami tunjuk ini adalah Pulau Putri, pulau terluar Indonesia di Batam karena berbatasan dengan Singapura dan Johor, Malaysia,” katanya.

Pemerintah Kota (Pemko) Batam memang tengah fokus mengembangkan pariwisata, tentu tanpa menanggalkan sektor yang sudah ada.

Tidak hanya mempersiapkan infrastruktur (aksesibilitas), Pemko Batam juga menambah destinasi. Selain Pulau Putri, pantai di depannya yakni Pulau Nongsa dikembangkan menjadi kawasan publik.

“Pulau putri ini di depan pantai Nongsa. Kami kembangkan wisata kayak luar negeri. Kayak lagoi ada kolam air tawar,” terangnya.

Saat ini wisata berbasis alam ini dilengkapi dengan spot foto yang menarik, seperti adanya tulisan destinasi wisata, seperti Wonderful Indonesia, I Love Indonesia.

Tak hanya itu didukung dengan pasir putih yang indah. Tak heran destinasi ini dikunjungi wisatawan baik lokal, domestik, maupun mancanegara.

BACA JUGA :  Bandara Hang Nadim Buka Penerbangan Langsung Shenzhen - Batam

“Destinasi untuk publik berbasis alam (Pulau Putri), untuk menarima wisatawan lokal dan asing,” ucapnya.

Waktu tempuh perjalanan sekitar 30 menit menuju Pantai Nongsa. Setelah sampai di Pantai Nongsa, perjalanan dapat dilanjutkan menaiki perahu boat atau pancung yang sudah tersedia untuk menuju Pulau Putri dengan waktu tempuh perjalanan sekitar 10 menit.

Pada kesempatan yang berbeda, Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan pengembangan dua lokasi ini selain membawa manfaat bagi pariwisata Batam secara umum, Rudi juga menilai akan memberi manfaat secara ekonomi bagi warga setempat.

Seperti melibatkan mereka dalam menyiapkan transportasi berupa sampan untuk akses dari Pantai Nongsa ke Pulau Putri.

“Nanti sampan mereka bisa disewa, kami (pemerintah) akan bantu bagaimana buat sampan bagus, bukan yang biasa,” kata Rudi, beberapa waktu lalu.

Sandiaga memperhatikan penjelasan wali Kota Batam. Menparekraf memastikan pihaknya mendukung 100 persen pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Batam.

“Jadi pak wali mempersiapkan destinasi untuk publik berbasis pariwisata alam. Untuk menarik wisatawan lokal dan mancanegara,” ucap Sandiaga, menyimpulkan penjelasan walikota. (*)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook