Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Pemko Batam Kaji Aturan Administrasi Kependudukan, Pendatang Wajib Bawa SKCK
    2 jam lalu
    Tersangka ‘Rayap Besi’ Terowongan Pelita Positif Amphetamine dan Methamphetamine
    5 jam lalu
    Pemerintah Beri Sinyal Turunkan Harga BBM Non-Subsidi
    5 jam lalu
    Datangi DPRD Batam, Mahasiswa Sampaikan Lima Tuntutan Kebijakan Nasional
    18 jam lalu
    Siswa SMA Keluarga Mampu Bisa Tidak Lagi Jadi Prioritas Penerima MBG
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Liga Takraw Season 2 2026 Tuntas, Tim Juara Terima Piala dan Uang Pembinaan
    2 jam lalu
    Puluhan Ribu Calon Murid Baru SMA dan SMK di Kepri Bersaing Ketat Masuk Sekolah Negeri
    2 jam lalu
    Pelatih Iran Nilai Timnya Paling “Tertindas” di Piala Dunia 2026
    5 jam lalu
    Disdik Batam Terbitkan Surat Edaran Pengawasan Gadget Siswa
    18 jam lalu
    Mengapa Judi ‘Online’ Masih Marak Meskipun Sudah Ada Aturan Pidananya?
    1 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Benan, Lingga
    1 hari lalu
    Raja Ali ibn Daeng Kamboja (Yang Dipertuan Muda Riau V)
    2 hari lalu
    ANALISIS DATA: Cuaca Batam & Kepri Sepekan ke Depan
    4 hari lalu
    Sultan Sulaiman II Badrul Alamsyah (Sultan Riau Lingga Keempat 1857 – 1883)
    6 hari lalu
    Penduduk Batam Kategori Miskin 3,81 persen, Lingga Tertinggi di Kepri 9 persen
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    1 hari lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    5 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

WASPADA FENOMENA GUNUNG ES | Malaysia, Singapura & Jakarta Sumber Utama Transmisi COVID-19 Di Kepri

Editor Admin 6 tahun lalu 1.8k disimak

DUA negara tetangga, Malaysia dan Singapura serta ibukota negara Jakarta menjadi tiga lokasi utama sumber persebaran COVID-19 di propinsi Kepulauan Riau.

Daftar Isi
Fenomena Gunung EsBelum Ada Pasien Positif Yang Sembuh di Batam

Data terbaru yang diterima tim GoWest Indonesia, saat ini sudah ada 23 orang warga di Kepulauan Riau yang dinyatakan positif terpapar virus Corona yang menjadi penyebab penyakit COVID-19 di Kepri hingga jumat (10/4/2020) malam.

Tiga di antara warga positif yang berada di kota Batam, sudah meninggal dalam kurun sebulan ini.

Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Kepulauan Riau, dr Tjetjep Yudiana saat memberi keterangan secara langsung di Batam TV pada jumat (10/4/2020) malam mengatakan pihaknya saat ini sedang menunggu hasil laboratorium dari pasien ke-21 untuk hasil tes 18 orang lainnya.

“Dan ini calon positif kalau sudah keluar hasil PCR tes-nya. Luar biasa ini yang perlu kita waspadai dan pahami bahwa ini begitu ganasnya “, jelas Tjetjep.

Menurut Tjetjep, saat ini yang perlu juga diwaspadai adalah fenomena Orang Tanpa Gejala (OTG) yang sudah dikonfirmasi positif terpapar COVID-19. Saat ini ada 4 warga yang dinyatakan positif tapi tanpa gejala yang dirawat di rumah sakit di Tanjungpinang.

“Ini kita tempatkan di rumah sakit, di rumah singgahnya. Mereka dalam kondisi sehat, luar biasa. Bahkan satu di antaranya menularkan kepada anaknya dan anaknya yang sekarang dalam kondisi kritis”, lanjutnya.

Yang jadi masalah, bila Orang Tanpa Gejala (OTG) yang belum terdeteksi secara pemeriksaan medis dan berada si tengah masyarakat. Kondisi ini bisa berbahaya.

Menurut Tjetjep, menyikapi hal ini, Gubernur Kepri beserta Walikota dan Bupati di Kepulauan Riau sudah menyepakati untuk mengusulkan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Berdasarkan paparan dan penjelasan tentang pasien positif serta pola penyebarannya di Kepri, ia berharap usulan tersebut bisa segera ditanggapi.

Walaupun dalam salah satu item pengusulan PSBB menurutnya, harus ada data yang benar-benar valid dan menunjukkan ada persebaran virus yang massif di masyarakat, baru usulan bisa disetujui, ia berharap status PSBB bisa cepat diterapkan.

Massif di sini menurutnya, ada penularan di masyarakat dari satu ke yang lainnya, bahkan dengan sumber yang tidak diketahui lagi.

Kadis Kesehatan Propinsi Kepri, Tjetjep Yudiana. Foto : © GoWest Indonesia

“Tapi kan, kita nggak perlu menunggu itu lah saya pikir”, katanya.

Karena, jauh sebelum terbitnya aturan tentang PSBB, Kepri  sebenarnya sudah melakukan beberapa antisipasi pembatasan. Seperti meliburkan anak sekolah, menerapkan anjuran bekerja dari rumah (Work From Home) untuk beberapa kalangan serta anjuran physical distancing dalam interaksi sosial warga sehari-hari. Dengan penerapan PSBB, aturan pembatasan bisa lebih efektif diberlakukan.

“Namun, saya sampaikan hasil pantauan gubernur langsung di lapangan di pasar, penjual tidak menggunakan masker, pembeli juga demikian”, terang Tjetjep.

Hal ini bisa berbahaya. Apalagi di kondisi wabah COVID 19 seperti sekarang.

Alasan ada kelangkaan masker menurut Tjetjep, tidak bisa diterima. Kain bekas sebenarnya bisa juga digunakan sebagai pengganti masker dengan sebelumnya dicuci bersih terlebih dahulu.

“Dulu kita berperang pakai bambu runcing bisa kok. Masa sekarang kita tidak mau mengorbankan, menggunting pakaian bekas, ikatkan ke bagian hidung dan mulut. Asal ada kemauan, sekarang masalahnya tidak ada kemauan”, papar Tjetjep lagi.

Fenomena Gunung Es

DALAM beberapa waktu ke depan, diprediksi akan semakin banyak warga Kepri yang divonis terpapar COVID-19. Hal ini seiring dengan keluarnya hasil pengujian laboratorium dari serangkaian tes yang sudah dilakukan sebelumnya.

“Saya khawatir ini fenomena gunung es. Mengapa fenomena gunung es? Karena yang ini (jumlah yang sekarang, pen) terdeteksi saja. Tapi yang di bawah, yang belum kita deteksi walaupun sudah dilakukan pengambilan sampel (tes, pen), tetapi ini (hasil tes, pen) masih terlalu lama”, katanya.

Ia khawatir begitu hasil tes keluar, akan langsung terlihat lonjakan warga yang dinyatakan positif terpapar COVID 19. Seperti yang terjadi dalam beberapa hari ini. Jumlah warga yang dinyatakan positif di Kepri melonjak drastis dari 10 orang menjadi 21 orang dan yang terbaru (hingga jumat 10/4/2020 malam, pen) sudah mencapai 23 orang warga positif terpapar COVID 19.

“Saya khawatir dalam sepuluh hari yang akan datang, tren-nya akan meningkat. Ini yang perlu kita waspadai bersama”, terangnya.

Sementara itu, dari hasil tracing yang dilakukan tim gugus tugas COVID-19 baik yang ada di propinsi Kepri maupun di tingkat Kabupaten/ Kota, saat ini sudah lebih dari dua ribu warga yang dikelompokkan dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Hal itu didapat dari hasil penelusuran 23 warga yang dinyatakan positif terpapar COVID 19.

“Di Batam, walikotanya bahkan sudah meminta agar semua warganya yang masuk dalam ODP agar dilakukan tes Swab”, katanya.

Alat PCR yang akan digunakan di Batam saat ini sudah ada. Itu merupakan bantuan dari Singapura. Tinggal menunggu 8 komponen kelengkapannya lagi. Jika semua sudah tersedia, seluruh ODP di Batam akan menjalani Swab.

Di luar itu, tim gugus tugas juga terus mencari sampel-sampel lain. Termasuk dari mereka yang sebenarnya rentan terpapar, tapi tidak menunjukkan gejala (OTG).

Jika semakin banyak warga terdeteksi, akan lebih memudahkan para petugas untuk mengambil langkah antisipasi. Tjetjep mengungkapkan, hal lain yang bisa dilakukan warga untuk ikut memerangi virus ini adalah dengan mentaati anjuran pemerintah untuk mengkarantina sendiri di rumah.

“Stay at home, work from home. Itu sudah membantu sekali karena lawan kita ini adalah sesuatu yang tidak nampak”, jelasnya.

Belum Ada Pasien Positif Yang Sembuh di Batam

DARI 10 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batam, tiga di antaranya sudah meninggal dunia. Sisanya masih menjalani isolasi di rumah sakit dan belum ada pasien yang sembuh.

Kadis Kesehatan kota Batam, Didi Kusmarjadi. Foto © GoWest Indonesia

Belum adanya pasien yang sembuh, padahal sudah menjalani isolasi cukup lama, menjadi kerisauan tersendiri bagi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, drg Didi Kusumarjadi. Hal tersebut diakuinya sudah dibicarakan bersama tenaga kesehatan yang bertugas di rumah sakit tempat di mana pasien positif Covid-19 ini dirawat.

Didi menjelaskan, pihaknya telah memberi masukan kepada rumah sakit rujukan untuk memberi asupan seperti yang dilakukan untuk pasien di Sanghai dan Jakarta.

“Kalau di Sanghai mereka dikasih telur dan susu, kalau di Jakarta dikasih vitamin C dan Vitamin E, kita sudah kasih masukan ke rumah sakit untuk dilakukan evaluasi,” kata Didi pada Jumat (10/4) kemarin di tempat terpisah.

Meskipun demikian, Didi mengatakan kalau kondisi pasien yang diisolasi, berada dalam kondisi baik dan terus dipantau oleh petugas.

Pasien yang saat ini menjalani masa isolasi cukup lama adalah pasien ke-2 yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada 23 Maret 2020 lalu. Pasien laki-laki berusia 32 tahun itu melakukan banyak perjalanan di beberapa negara, di antaranya Malaysia, Singapura dan Prancis.


(yum/bob/GoWestID)

Kaitan batam, Corona virus, Covid-19, kepri, top
Admin 11 April 2020 11 April 2020
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya ROAD TO RSUD Embung Fatimah | IBA Donasikan Bantuan Medis
Artikel Selanjutnya Patroli Gabungan COVID-19 Kota Batam Terus Lakukan Himbauan Persuasif ke Warga

APA YANG BARU?

Pemko Batam Kaji Aturan Administrasi Kependudukan, Pendatang Wajib Bawa SKCK
Artikel 2 jam lalu 84 disimak
Liga Takraw Season 2 2026 Tuntas, Tim Juara Terima Piala dan Uang Pembinaan
Sports 2 jam lalu 92 disimak
Puluhan Ribu Calon Murid Baru SMA dan SMK di Kepri Bersaing Ketat Masuk Sekolah Negeri
Pendidikan 2 jam lalu 76 disimak
Tersangka ‘Rayap Besi’ Terowongan Pelita Positif Amphetamine dan Methamphetamine
Artikel 5 jam lalu 103 disimak
Pemerintah Beri Sinyal Turunkan Harga BBM Non-Subsidi
In Depth 5 jam lalu 115 disimak

POPULER PEKAN INI

Kalah Dari Australia, Nova Arianto Segera Evaluasi Tim Garuda Muda
Sports 6 hari lalu 685 disimak
ANALISIS DATA: Cuaca Batam & Kepri Sepekan ke Depan
Statistik 4 hari lalu 657 disimak
Piala Dunia 2026, Korea Selatan Comeback (2-1) Atas Republik Ceko
Sports 5 hari lalu 624 disimak
Gagal ke Final, Tim Garuda U19 Kalah Tipis dari Australia
Sports 6 hari lalu 619 disimak
Proyek Jembatan Batam–Bintan Senilai Rp17 Triliun Masih Mandek, Investor Belum Ada
Artikel 5 hari lalu 615 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?