Hubungi kami di

Dunia

4 Fakta di Peringatan 20 tahun Tragedi 11/9

Terbit

|

Menara Kembar World Trade Centre (WTC) di kota New York, AS, hancur ditabrak pesawat bajakan kelompok Al Qaeda, 9 September 2021. Poto: @detik.com

AMERIKA Serikat (AS) memperingati 20 tahun tragedi 9/11 pada Sabtu (11/9). Insiden penyerangan terhadap gedung World Trade Center (WTC) di New York itu hingga kini masih menyisakan trauma dan duka mendalam, baik bagi keluarga korban maupun penyintas.

Berikut rangkuman fakta tentang insiden 9/11 yang terjadi pada 11 September 2001, 20 tahun lalu.

1. Jumlah korban

Peristiwa 9/11 merenggut 2.997 nyawa. Sebanyak 19 pelaku yang terkait dengan kelompok al-Qaeda membajak empat pesawat. Dua di antaranya digunakan untuk menghantam gedung WTC.

Pesawat ketiga diarahkan untuk menubruk Pentagon yang berada di luar Washington. Sementara pesawat keempat jatuh di sebuah lapangan di Shanksville, Pennsylvania.

BACA JUGA :  Trump Kasih Sinyal Maju Lagi di Pilpres 2024

2. Target

Pentagon dan Twin Towers dipilih sebagai target serangan karena diduga merupakan simbol AS, yakni kekuasaan serta globalisasi.

Hal itu diperkirakan menjadi alasan mengapa para pelaku membidik kedua objek tersebut.

3. Regu penyelamat

Setelah serangan terhadap WTC, petugas darurat segera dikerahkan untuk menyelamat orang-orang di lokasi kejadian. Terdapat 412 petugas darurat dan 343 petugas pemadam kebakaran yang akhirnya turut tewas dalam operasi penyelamatan korban 9/11.

Lebih dari 6.000 orang terluka akibat insiden 9/11. Nama-nama korban meninggal dalam peristiwa itu dapat dilihat di sebuah monumen yang terletak di antara kompleks WTC.

4. Identikasi korban

Dua hari menjelang peringatan 20 tahun tragedi 9/11, dua korban meninggal berhasil diidentifikasi. Pertama adalah Dorothy Morgan, warga Hempstead, New York.

BACA JUGA :  Karine Jean Pierre, Lesbian yang Jadi Jubir Gedung Putih

Ia menjadi korban ke-1.646 yang berhasil teridentifikasi lewat analisis DNA. Sementara korban ke-1.647 adalah seorang pria yang namanya dirahasiakan atas permintaan keluarganya.

Morgan dan pria itu diidentifikasi oleh New York City’s Office of Chief Medical Examiner.

Mereka menggunakan teknologi forensik baru dan kemajuan dalam ilmu DNA dalam proses analisisnya.

Identitas Morgan dikonfirmasi melalui tes DNA dari sisa-sisa jasad yang ditemukan pada 2001.

Sementara Identitas pria yang tidak dipublikasikan identitasnya dikonfirmasi melalui potongan yang ditemukan pada tahun 2001, 2002, dan 2006.

(*/zhr)

Sumber: Republika

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid