Hubungi kami di

Tanah Air

4 Perwira Polisi Ditahan di Tempat Khusus terkait Kasus Brigadir J

Terbit

|

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan pers hasil perkembangan kasus pembunuhan Brigadir J di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/8/2022). F. Ricardo/JPNN

EMPAT perwira polisi ditahan di tempat khusus  karena diduga menghambat penanganan kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan penahanan terhadap empat perwira tersebut guna mempercepat penanganan kasus kematian Brigadir Yosua.

“Tapi yang jelas kita akan mengambil langkah cepat. Malam ini ada empat orang yang kita tempatkan di tempat khusus selama 30 hari,” kata Listyo dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Kamis (4/8) malam.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo, tidak menyampaikan identitas detail empat perwira yang ditempatkan di tempat khusus itu.

BACA JUGA :  Ketua Komisi III DPR Sebut Kasus Tembak Sesama Polisi di Rumah Kadiv Propram Janggal

Dedi hanya menyebut empat perwira itu berpangkat perwira pertama (pama) dan perwira menengah (pamen).

“Yang diamankan tiga orang itu dari Jakarta Selatan semuanya. Nanti saya sampaikan datanya. Satu lagi saya infokan nanti, dari Polda Metro (Jaya),” ujarnya, Jumat (5/8/2022).

Dalam kasus itu, sudah 25 personel Polri diperiksa oleh Inspektorat Khusus (Irsus) terkait dugaan ketidakprofesionalan dalam penanganan kematian Brigadir J.

Mereka antara lain tiga jenderal bintang satu, lima Kombes, tiga AKBP, dua Kompol, tujuh perwira pertama, serta bintara dan tamtama sebanyak lima personel.

BACA JUGA :  Enam Perwira Polisi Jadi Tersangka di Kasus Pembunuhan Brigadir J

Jika dalam pemeriksaan ditemukan ada unsur pidana, polisi menyatakan akan melanjutkan ke proses hukum. Selain itu terdapat 10 anggota Polri, termasuk Sambo yang dicopot dari jabatannya.

Sejauh ini, polisi telah menetapkan satu orang tersangka dalam kasus penembakan Brigadir J yakni Bharada E.

Bharada E dijerat Pasal 338 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 56 KUHP. Bharada E pun langsung ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka.

(*)

Sumber: CNN Indonesia.com

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid