Hubungi kami di

Gaptek? Gak Lah!

4 Vendor China Bergabung Bikin Pesaing Google PlayStore

Mike Wibisono

Terbit

|

Ilustrasi ponsel android, Foto : © business insider

EMPAT vendor ponsel asal China, Huawei, Oppo, Vivo, dan Xiaomi dikabarkan tengah menyiapkan sebuah platform toko aplikasi smartphone Android pesaing Google Play Store.

Platform toko aplikasi online tersebut diberi nama Global Developer Service Alliance (GDSA), yang diharapkan mulai beroperasi pada Maret 2019.

Target pasar Global Developer Service Alliance (GDSA) adalah negara-negara yang sedang berkembang termasuk Indonesia, India, Malaysia, Spanyol, Thailand, Filipina, dan Vietnam. Selain itu Rusia juga menjadi target pemasaran GDSA.

Vendor ponsel asal China selama ini dianggap kekurangan aplikasi buatan pihak ketiga di toko aplikasi mereka masing-masing. Hal itulah yang membuat Huawei, Oppo, Vivo, dan Xiaomi bekerja sama untuk membuat platform ini, dan terbuka bagi pengembang di luar China.

GDSA tidak akan memiliki satu toko aplikasi khusus layaknya Play Store. Alih-alih, aplikasi buatan pengembang yang tergabung dalam GDSA secara otomatis akan tersedia di toko aplikasi Huawei, Oppo, Vivo, dan Xiaomi.

BACA JUGA :  Ponsel Layar Meregang Dari LG

Aliansi GDSA berkomitmen untuk menyediakan layanan termasuk distribusi konten, dukungan pengembangan, operasi pemasaran, promosi merek, dan monetisasi kepada pengembang global.

Tak hanya itu, aliansi ini juga merupakan langkah yang jelas untuk menghindari ketergantungan vendor-vendor ponsel dari layanan Google dan Play Store di pasar internasional.

Hal ini bukan tanpa alasan, pasalnya larangan perdagangan yang diberlakukan oleh Amerika Serikat (AS) terhadap Huawei sampai saat ini belum juga berakhir. Karena itu, ponsel-ponsel baru Huawei tidak dapat memakai Google Play Store dan layanan Google lainnya.

Menurut VP of Mobility Canalys, Nicole Peng, kerja sama keempat vendor ponsel tersebut dapat meningkatkan popularitas masing-masing perusahaan di tingkat regional.

Meski aliansi ini masih dalam tahap awal, tetapi diharapkan langkah ini juga dapat membangun portofolio aplikasi yang solid dari keempat merek ponsel asal China tersebut.

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook