PERISTIWA kebakaran kembali terjadi di Kota Batam. Kali ini melanda kawasan permukiman padat penduduk di Pantai Stres, Jalan Duyung RT 03/RW 06, Kelurahan Sei Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, pada Minggu (15/03/2026) sekitar pukul 11.10 WIB.
Api yang muncul secara tiba-tiba dengan cepat membesar dan merambat ke sejumlah rumah warga yang berdiri berdekatan di kawasan rumah liar (ruli) tersebut.
Kondisi bangunan yang berhimpitan membuat kobaran api dengan mudah menjalar dari satu rumah ke rumah lainnya.
Seorang petugas dari Polsek Batu Ampar, Ipda Fadhlan, menjelaskan bahwa kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga setempat. Warga tersebut kemudian melaporkan kejadian itu kepada Ketua RT setempat.
Mengetahui adanya kebakaran, warga sekitar langsung memberi tahu pemilik rumah yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. Peristiwa tersebut juga segera dilaporkan ke layanan darurat kepolisian melalui nomor 110.
Menerima laporan tersebut, personel Polsek Batu Ampar langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk membantu penanganan.
Sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran, warga bersama aparat kepolisian berupaya melakukan pemadaman awal menggunakan selang air dan ember secara manual.
Sekitar pukul 11.30 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman. Berkat kerja cepat petugas serta bantuan warga, api berhasil dipadamkan dalam waktu relatif singkat.
“Benar ada kebakaran. Sekitar 10 menit setelah mobil damkar tiba, api berhasil dipadamkan,” ujar Ipda Fadhlan.
Dalam peristiwa tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, kerugian materiil cukup besar karena sejumlah rumah warga hangus terbakar.
Berdasarkan pendataan sementara, sedikitnya 12 unit rumah warga dilaporkan ludes dilalap api dalam kejadian tersebut.
“Kerugian masih dalam pendataan, namun untuk rumah yang terbakar tercatat sebanyak 12 unit,” jelasnya.
Saat ini, lokasi kebakaran telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Dari hasil informasi awal di lapangan, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik dari salah satu rumah warga.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik,” tambahnya.
Api diketahui tidak berlangsung lama karena warga sekitar dengan sigap turut membantu proses pemadaman sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi, sehingga kobaran api tidak meluas ke area permukiman lainnya. (*)


