WARGA dan pengguna jalan di kawasan Batam Kota harus ekstra sabar menghadapi penyesuaian lalu lintas harian. Pasalnya, proyek pengerjaan Jalan Tengku Sulung—ruas penghubung vital sepanjang 2,2 kilometer dari Simpang Cikitsu/Dotamana hingga Bundaran SMAN 3 Batam—kini berdampak langsung pada kelancaran akses transportasi publik.
Situasi di lapangan pada Senin (5/10/2026) menunjukkan mobilitas pengendara mengalami rekayasa cukup signifikan. Arus kendaraan dari arah Batam Center menuju Bandara Hang Nadim saat ini belum dapat melintasi ruas utama yang sedang dikerjakan. Sementara untuk arah sebaliknya, pengendara umum dialihkan melewati jalur alternatif melalui kawasan Plaza Botania menuju SDN 09 Batam Kota dan Perumahan Villa Pesona Asri.
“Kalau dari arah bandara terpaksa pakai jalan alternatif, tapi kalau untuk warga sekitar situ masih bisa lewat. Kalau yang dari Batam Center ke bandara memang tak bisa,” ungkap Agus Susilo, seorang pengendara yang kerap melintasi rute tersebut.
Di balik gangguan arus lalu lintas ini, Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) sedang mengejar target penataan infrastruktur senilai Rp14,6 miliar yang bersumber dari APBD Kota Batam. Kontraktor pelaksana, PT Medani Tractorindo Perkasa, saat ini memfokuskan pengerjaan pada pembentukan elevasi tanah—termasuk pemotongan jalan di depan Perumahan Pesona Boulevard dan peninggian permukaan (raise up) di area depan KFC—sebelum melangkah ke tahap pembetonan dan pengaspalan.
Kepala BMSDA Kota Batam, Metra Dinata, menjelaskan bahwa strategi pengerjaan dilakukan secara bertahap demi meminimalkan kelumpuhan total akses warga.
“Di saat kita membangun, kita desak dulu satu lajur agar bisa digunakan oleh masyarakat,” ujar Metra pada Senin (5/10) siang.
Pemko Batam telah meminta pihak kontraktor mempercepat proses perataan dan pemadatan tanah agar target penyelesaian proyek peningkatan jalan di Kelurahan Belian ini dapat rampung sesuai jadwal pada triwulan IV atau akhir tahun 2026. Pemerintah mengimbau masyarakat, khususnya warga di sepanjang Jalan Tengku Sulung, untuk dapat memaklumi gangguan sementara ini demi kenyamanan akses jalan di masa mendatang.
(dha)


