Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Pengendara Motor Tewas Ditabrak Fortuner Yang Dikendarai WNA
    24 menit lalu
    Pemprov Kepri Bentuk BLUD Konservasi Perairan Bintan
    3 jam lalu
    Tiga Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Batam
    1 hari lalu
    Kembali Menuai Sorotan Terkait Keluhan WNA, Imigrasi Batam Berikan Penjelasan
    1 hari lalu
    Pelaku Penebangan Pohon Jati Emas di Batam Mangaku Karena Tekanan Mental
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Bus Sekolah Gratis di Tanjungpinang Masih Sepi Peminat
    11 menit lalu
    PSG Tantang Arsenal di Partai Puncak Liga Champions Eropa
    2 hari lalu
    Inter Milan Raih Scudetto ke 21, Pesta Biru Hitam di Kota Milano
    4 hari lalu
    Disdik Batam Himbau Keluarga Mampu Pilih Sekolah Swasta
    4 hari lalu
    “Di Lahan Gambir yang Rusak dan Reruntuhan Istana Riouw Lama”
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Tabel Ringkasan Inflasi Kota Batam (April 2026)
    2 hari lalu
    Data Kemiskinan di Batam Terbaru
    5 hari lalu
    Data Kinerja Nilai Ekspor Batam Januari–Februari 2026 yang Turun
    6 hari lalu
    Pulau Pecong, Batam
    2 minggu lalu
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    2 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    4 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    10 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Seleksi Sekda Kepri ; Prosedural Tapi Minim Transparansi

Editor Redaksi 5 tahun lalu 930 disimak

PROSES pemilihan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri tidak memunculkan satupun pejabat Batam dalam daftar rekomendasi dari Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPTM) Provinsi Kepri.

Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Raja Ali Haji Tanjungpinang, Zamzami A Karim mengatakan proses pemilihan Sekda, prosedurnya sudah sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Meski dianggap prosedural, tapi dalam perjalanannya dianggap minim transparansi.

“Prosesnya sudah sesuai dengan ketentuan Undang-Undang (UU), Peraturan Pemerintah dan keputusan Menpan RB tentang pengangkatan Sekda,” kata Zamzami, Selasa (12/10).

Ia melihat wacana yang berkembang di tengah masyarakat, mengarah pada adanya dugaan bahwa Gubernur Kepri, Ansar Ahmad memilih orang terdekatnya sebagai calon Sekda.

“Kebetulan yang lolos itu orang terdekat, tapi orang Batam satupun tidak lolos. Ini hasil pilihan pansel, bukan Ansar. Hanya memang publik perlu tahu juga proses seleksi dari Pansel, sehingga jelas semuanya,” ujarnya lagi.

Untuk proses pemilihan Sekda tahun ini, Zamzami mengakui lebih berwarna. Karena, selain dari Batam dan Bintan, juga ada calon dari kabupaten lain.

Berbeda seperti sebelumnya, saat Nurdin Basirun menjabat sebagai Gubernur, aroma Karimun sangat terasa dalam prosesnya. Dan ujungnya, Sekda Karimun, TS Arif Fadillah melenggang menjadi Sekda Kepri.

Zamzami menceritakan bahwa ia pernah menjadi Pansel JPTM di 2016 lalu. Saat itu, tahapan demi tahapan dipublikasi lewat media. Sehingga, jika ada pihak yang keberatan atas putusan Pansel bisa mengajukan gugatan.

“Kita tidak melihat transparansi dalam tiap tahapan seleksi itu. Mulai dari seleksi administrasi, assestment, wawancara terhadap karya tulis yang melihat kemampuannya menulis dan menjabarkan bagaimana jabatannnya dalam bentuk tulisan. Lalu proses wawancara langsung. Baru setelah itu dijalankan, maka Pansel serahkan tiga nama ke Gubernur sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK),” terangnya lagi.

Dalam ketentuan baru, sebelum disahkan Gubernur, maka Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan mengevaluasi kembali, apakah prosesnya sudah berjalan sesuai prosedur.

“Saya rasa di Kemendagri tidak ada masalah, karena salah seorang Panselnya dari Kemendagri. Prosesnya seperti akan berjalan mulus sampai tiga nama calon Sekda ke tangan PPK. Lalu Ansar akan pilih diantara tiga nama,” jelasnya.

Dari tiga nama yang menjadi calon Sekda yakni, Adi Prihantara (Sekda Kabupaten Bintan), Sardison (Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Kepri, serta Misni (Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak), Zamzami menilai bahwa nama pertama merupakan kandidat terkuat menjadi Sekda.

“Memilih pejabat Sekda merupakan hak dari Gubernur. Saat ini kondisinya terlihat diademkan, menunggu reaksi dari Batam,” jelasnya.

Konstelasi politik memang tercium kuat dari proses pemilihan Sekda ini. Karena sebelumnya, sempat viral beberapa waktu lalu, mengenai janji politik antara Ansar dan Wakil Gubernur, Marlin Agustina terkait bagi-bagi jabatan, termasuk jabatan Sekda. Pihak dari Batam berharap bahwa pejabat Batam dapat duduk di kursi tersebut.

Tapi melihat sejarah Sekda Kepri, maka Gubernur memang selalu memilih orang terdekatnya untuk duduk di jabatan tersebut.

“Kalau Sekda mungkin ya sabar, nanti kan ada jabatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Beberapa OPD masih belum diketahui kepalanya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketika dikonfirmasi, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil yang telah dirumuskan oleh tim independen panitia seleksi.

“Mengenai Sekda, masih proses. Kita tunggu saja hasilnya. Prosesnya nanti dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) lalu ke Presiden,” ujar Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

Menurut Ansar, proses penilaian untuk posisi jabatan Sekda merupakan wewenang dari tim independen, yakni Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPTM) yang terdiri dari berbagai stakeholder, seperti pemerintah, akademisi dan lain-lain.

“Sedang dalam proses penilaian. Kita serahkan ke tim independen. Sama sekali tidak ada intervensi,” tegasnya.

Sebelumnya, tidak ada nama pejabat dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam daftar rekomendasi yang dikeluarkan oleh Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPTM) Provinsi Kepri untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri.

Adapun mereka yang mendapatkan rekomendasi adalah Adi Prihantara, Sardison, dan Misni.

Lewat pengumuman Nomor: 04/PANSEL-JPTM/KEPRI/2021 tentang Hasil Akhir Seleksi Terbuka JPTM Provinsi Kepri tertanggal 8 Oktober 2021, Pansel memutuskan tiga nama yang dinilai memenuhi kriteria untuk dipilih menjadi Sekda Provinsi Kepri definitif.

Nama pertama adalah Adi Prihantara yang merupakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bintan. Sedangkan dua nama lainnya berasal dari pejabat internal Pemprov Kepri. Mereka adalah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMD Dukcapil) Provinsi Kepri, Sardison, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Misni.

*(rky/GoWest)

Kaitan khas, kota, Provinsi Kepri, Sekdaprov Kepri, Seleksi Sekda Kepri, tanjungpinang, top, Zamzami A Karim
Redaksi 13 Oktober 2021 13 Oktober 2021
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya KPK Ajak Masyarakat Berpartisipasi dalam Survei Persepsi Kinerja
Artikel Selanjutnya Nyat Kadir: “Pelaku Usaha Mikro Harus Meningkatkan Kemampuan Di Bidang Teknologi”

APA YANG BARU?

Bus Sekolah Gratis di Tanjungpinang Masih Sepi Peminat
Pendidikan 11 menit lalu 71 disimak
Pengendara Motor Tewas Ditabrak Fortuner Yang Dikendarai WNA
Artikel 24 menit lalu 77 disimak
Pemprov Kepri Bentuk BLUD Konservasi Perairan Bintan
Artikel 3 jam lalu 81 disimak
Tiga Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Batam
Artikel 1 hari lalu 168 disimak
Kembali Menuai Sorotan Terkait Keluhan WNA, Imigrasi Batam Berikan Penjelasan
Artikel 1 hari lalu 155 disimak

POPULER PEKAN INI

“Di Lahan Gambir yang Rusak dan Reruntuhan Istana Riouw Lama”
Histori 5 hari lalu 641 disimak
Kedai-kedai Kopi Singapura yang Bertahan Lama
Catatan Netizen 6 hari lalu 549 disimak
Prakiraan Cuaca, Potensi Hujan Masih Terjadi di Batam dan Sekitarnya
Artikel 4 hari lalu 535 disimak
Polsek Bengkong Amankan Pelaku Pelecehan Seksual Kepada Anak Di Bawah Umur
Artikel 5 hari lalu 502 disimak
Ratusan Pengajuan UWT Warga Puskopkar Batuaji Tertahan di BP Batam
Artikel 6 hari lalu 495 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?