Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Rencana Batas Belanja Pegawai 30% pada APBD 2027, Nasib PPPK Bintan Terancam
    9 jam lalu
    Warga Tanjungpinang Terpaksa Beli Air Karena Kekeringan Panjang
    9 jam lalu
    Pungli di Pelabuhan Batam Center, Ombudsman Kepri Minta Perketat Pengawasan Pelayanan Publik
    13 jam lalu
    Kemarau Panjang, Pemko Batam dan Warga Gelar Salat Istisqa
    14 jam lalu
    Lonjakan Arus Balik di Pelabuhan Sekupang
    14 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
    13 jam lalu
    Atasi Volume Sampah di Batam, Pembangunan TPA Blok Baru di Kabil
    13 jam lalu
    Tahun 2026 Kemenag Batam Buka PMB Satu Pintu Jalur Prestasi Pada MTs Negeri
    2 hari lalu
    Debut Manis Herdman, Timnas Menang 4-0 Atas Saint Kitts
    3 hari lalu
    Dua Karakter Berbeda Orangtua
    2 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    3 minggu lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    1 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    1 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Pilihan gowest.id

9 ‘Mahaguru’ Dimas Kanjeng Direkrut dari Pengemis dan Asongan

Editor Redaksi 9 tahun lalu 2k disimak
Foto "Mahaguru" Dimas Kanjeng : © Radar Surabaya

KEBOHONGAN besar Taat Pribadi alias Dimas Kanjeng, 47, akhirnya terbongkar setelah Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim mengamankan delapan orang mahaguru palsu dari tersangka penipuan bergelar Sri Raja Prabu Rajasanagara tersebut.

Delapan mahaguru palsu ini ditangkap di kediamannya masing-masing di wilayah Tomang, Jakarta Barat, Sabtu malam (5/11). Sedangkan seorang mahaguru lagi diketahui sudah meninggal dunia.

Penangkapan ini dilakukan setelah polisi mendapat informasi dari kesaksian tersangka SP Maranata alias Vijay. Warga keturunan India ini mengaku mendapat perintah dari pengasuh padepokan Dimas Kanjeng di Dusun Cengkelek, Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, itu untuk mencari orang yang bisa dijadikan sebagai mahaguru abal-abal untuk mendukung praktik penipuan bermodus penggandaan uang yang dilakukannya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombespol RP Argo Yuwono menjelaskan bahwa pihaknya telah menangkap delapan mahaguru palsu itu masing-masing atas nama Ratim alias Abah Abdurohman, Abdul Karim alias Abah Sulaiman Agung, Murjang alias Abah Nogososro, dan Marno alias Abah Kholil.

Sedangkan tiga lainnya adalah Asep alias Abah Kalijogo, Sadeli alias Etong, Sutarno alias Abah Sutarno dan seorang lagi bernama Karwawi alias Mahaguru. Sedangkan satu orang mahaguru palsu lagi diketahui sudah meninggal dunia.

“Kedelapan orang ini ditengarai ikut terlibat dalam kasus penipuan bermodus penggandaan uang dengan tersangka utama Taat Pribadi,” kata Argo Yuwono di Mapolda Jatim, Minggu (6/11).

Argo pun membeberkan latar belakang dari delapan orang ini yang ternyata sangat berbeda jauh dengan peran mereka sebagai mahaguru alias penasihat spiritual Dimas Kanjeng.

Mahaguru yang diagung-agungkan oleh Taat Pribadi bahkan fotonya dengan jubah hitam dan sorban putih dipampang dalam pamflet-pamflet foto bersama dengan Dimas Kanjeng yang dibagikan ke para santri itu ternyata hanyalah seorang pengemis dan pedagang topi atau pedagang asongan di daerah Tomang, Jakarta.

Mereka direkrut oleh tersangka Vijay untuk dijadikan mahaguru supaya para pengikut padepokan Dimas Kanjeng percaya dengan kemampuan yang dimiliki Taat Pribadi, pria beristri lima tersebut.

“Jadi para mahaguru ini yang didatangkan ke pertemuan para pengikut Padepokan Dimas Kanjeng di Hotel Merlynn Park, Jakarta. Mereka ini sebelumnya telah di-setting oleh tersangka Vijay. Masing-masing orang mendapat imbalan antara Rp 1 juta sampai Rp 15 juta,” ungkapnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kedelapan mahaguru palsu itu masing-masing Ratim alias Abah Abdurrohman telah dihadirkan dalam istighotsah sebanyak sembilan kali, Abdul Karim alias Abah Sulaiman Agung sebanyak lima belas kali, dan Murjang alias Abah Nagasosro empat kali.

Sedangkan Marno alias Abah Kholil sebanyak sembilan kali, Acep alias Abah Kalijogo tiga kali, Sadeli alias Entong dua kali, dan Sutarno alias abah Sutarno sebanyak tujuh kali.

Argo menambahkan bahwa peran dari mahaguru ini adalah mengaku sebagai guru dari Taat untuk meyakinkan para korban tentang kemampuan spiritualnya. Mahaguru ini juga kerap kali duduk bersanding di kursi yang disiapkan di panggung bersama Taat Pribadi setiap ada pertemuan atau istighotsah.

“Peran Vijay ini bertugas sebagai ketua pelaksana event organizer (EO) untuk pertemuan para pengikut Padepokan Dimas Kanjeng yang dipusatkan di Jakarta. Vijay mendapat bayaran dari Taat yang ditransfer oleh sultan agung Suryono kurang lebih Rp 2 miliar,” beber perwira asal Kota Gudeg ini.

Untuk memuluskan aksi penipuannya itu, Taat menyuruh tersangka Vijay menyewa 155 kamar di Hotel Merlynn Park, Jakarta, pada 14-19 Maret 2016 lalu. Kamar itu dipakai untuk menggelar pertemuan dengan para pengikutnya.

Sebelumnya, Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Taufik Herdiansyah mengeler tersangka Vijay ke Jakarta, Sabtu pagi (5/11). Polisi menyuruh Vijay untuk menunjukkan keberadaan dan tempat tinggal sembilan mahaguru ini. Setelah ditangkap satu per satu, mereka segera diterbangkan ke Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan.

Setiba di Bandara Juanda, delapan orang itu dijemput dengan menggunakan lima mobil dan dibawa menuju ke gedung Ditreskrimum Polda Jatim untuk dilakukan pemeriksaan. “Sampai sekarang (tadi malam, Red), delapan orang ini masih dilakukan pemeriksaan intensif terkait keterlibatannya dalam kasus penipuan Dimas Kanjeng,” kata Argo.

Saat disinggung apakah delapan orang ini akan ditetapkan menjadi tersangka, Argo mengaku belum dapat memastikan. Sebab, penetapan tersangka merupakan wewenang dari tim penyidik. “Kita tunggu saja hasil pemeriksaan. Nanti kalau sudah ditetapkan menjadi tersangka, pasti akan kami share ke media,” pungkas alumnus Akpol 1991 ini. ***

Kaitan abal abal, ganda uang, Mahaguru, taat pribadi
Redaksi 8 November 2016 8 November 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Pemko Batam Yakin Serapan DAK Capai 90 Persen
Artikel Selanjutnya Belajar Makna Pahlawan Lewat “Surabaya Heroic Track”

APA YANG BARU?

Rencana Batas Belanja Pegawai 30% pada APBD 2027, Nasib PPPK Bintan Terancam
Artikel 9 jam lalu 109 disimak
Warga Tanjungpinang Terpaksa Beli Air Karena Kekeringan Panjang
Artikel 9 jam lalu 104 disimak
Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
Catatan Netizen 13 jam lalu 130 disimak
Atasi Volume Sampah di Batam, Pembangunan TPA Blok Baru di Kabil
Lingkungan 13 jam lalu 129 disimak
Pungli di Pelabuhan Batam Center, Ombudsman Kepri Minta Perketat Pengawasan Pelayanan Publik
Artikel 13 jam lalu 141 disimak

POPULER PEKAN INI

Akhir Maret ini SPPG Batam Mulai Distribusikan Kembali MBG ke Sekolah
Artikel 4 hari lalu 309 disimak
Diskominfo Batam Sosialiasikan Larangan Penggunaan Medsos Anak Dibawah 16 Tahun
Artikel 4 hari lalu 305 disimak
Kantor Imigrasi Batam Tindak Lanjuti Keluhan Pemerasan Kepada WNA di Pelabuhan
Artikel 4 hari lalu 303 disimak
Volume Air Waduk Menurun, BP Batam Pastikan Layanan Air Bersih Tetap Terjaga
Artikel 3 hari lalu 247 disimak
Sempat Hilang, Nelayan Karimun Berhasil Ditemukan Tim SAR Gabungan
Artikel 3 hari lalu 235 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?