Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Modus Bukti Transfer Fiktif, Pelaku Ditangkap Sebelum Kabur
    6 jam lalu
    Pemko Batam Masih Kaji WFH, ASN Tetap Masuk Kantor
    6 jam lalu
    Kakanwil Ditjen Imigrasi Kepri & Kepala Kantor Imigrasi Batam yang Baru Dilantik
    6 jam lalu
    Pemko Batam Canangkan Program Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) 2026
    18 jam lalu
    Buntut Kasus Pungutan Liar, Kepala Imigrasi Kepri dan Batam Diganti
    18 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Cerita Lokal Batam untuk Anak-Minim di Perpustakaan Kota Batam
    1 minggu lalu
    Bosnia Herzegovina Gagalkan Italia ke Piala Dunia 2026
    1 minggu lalu
    Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
    2 minggu lalu
    Atasi Volume Sampah di Batam, Pembangunan TPA Blok Baru di Kabil
    2 minggu lalu
    Tahun 2026 Kemenag Batam Buka PMB Satu Pintu Jalur Prestasi Pada MTs Negeri
    2 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    4 minggu lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    1 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    3 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    3 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

“Meja Kerja dan kinerja Penggunanya”

Editor Redaksi 9 tahun lalu 1.5k disimak
Ilustrasi meja kerja : © Olivia Howitt

TIAP karyawan kantoran, biasanya memiliki meja kerja yang mereka atur sedemikian rupa sesuai seleranya masing-masing.

Daftar Isi
BerantakanMinimalisPenjajahRuang pribadiPengamat

Sejumlah kajian mengisyaratkan bahwa cara seseorang mengatur tempat kerja, kemungkinan akan mempengaruhi cara mereka bekerja.

Mulai dari gagasan bahwa lingkungan yang berantakan akan menghasilkan kreatifitas sampai ke gagasan terlalu berantakan akan mengganggu perhatian.

Menurut Sam Gosling, seorang profesor psikologi dari University of Texas, Austin, Amerika Serikat di bukunya Snoop: What Your Stuff Says About you, sengaja atau tidak, kita selalu membuat pernyataan tentang diri kita melalui penampilan pribadi.

“Salah satu alasan ruang fisik, termasuk meja kerja seseorang, dapat mengungkapkan sesuatu adalah karena hal-hal itu pada dasarnya merupakan perwujudan dari sejumlah tingkah laku sepanjang waktu,” kata Profesor Sam di bukunya itu.

Lily Bernheimer, seorang konsultan psikologi lingkungan dan Direktur Space Works Consulting di Inggris, kemudian mengembangkan lima jenis kepribadian meja untuk sebuah perusahaan Inggris, Headspace Group, dengan didasarkan pada kajian Gosling dan psikolog kepribadian maupun lingkungan.

Peneliti di University of Surrey, Inggris itu muncu l dengan rincian yang didasarkan pada bukti-bukti yang digabung dengan hasil penelitian kepribadian, psikologi lingkungan, dan lima potret dasar kepribadian:

ekstrover, penyetuju, berhati-hati, cemas, dan terbuka untuk pengalaman.

Jadi apa yang disampaikan meja kerja tentang kepribadian seseorang? Berikut yang disarikan Lily Bernheimer seperti dikutip dari lamam BBC.

Berantakan

Tempat kerja si berantakan kacau, berwarna seringkali berisi berbagai hal barang pribadi. Bernheimer mengatakan si berantakan cenderung lebih ekstrover dan menyambut rekan kerjanya.

“Jika mereka harus memilih tempat duduk, mereka lebih nyaman dan bahagia di tengah lalu-lalang kantor.”

Kelemahannya? Mereka sering kali begitu sibuk dan aktif sehingga tidak memiliki cukup waktu untuk beres-beres, berbeda dengan rekan kerja yang tidak seramah mereka.

Tetapi ruang kerja mereka yang berantakan lebih ramah dibandingkan rekannya yang minimalis atau tumpukan kertas dari rekan yang kurang ramah.

Minimalis

Cinta rutinitas dan post-it atau kertas stiker kecil? Maka kamu menurut Bernheimer, kemungkinan seorang minimalis.

Tetapi karena minimalis tidak suka berantakan, bukan berarti mereka tidak ekstrover.

Menurut Bernheimer, “Tempat kerja yang sangat rapi dan teratur tidak mengisyaratkan seseorang itu seorang introver”.

Seorang minimalis lebih cenderung hati-hati dan disiplin. Mereka pekerja keras, terpercaya, berorientasi pada hasil dan mendukung struktur serta perencanaan, tambah Bernheimer.

Tetapi jika kamu tidak meninggalkan hal kecil sebagai pertanda pribadi kamu di meja, maka bisa dilihat sebagai isyarat bahwa kamu berencana untuk tidak bertahan lama di situ.

Penjajah

Penjajah’ senang menyatakan kehadirannya di wilayah kantor.

“Orang yang kepribadiannya lebih dominan akan lebih suka mempertahankan wilayahnya,” kata Bernheimer.

Namun dengan berjalannya waktu, barang pribadi mereka akan mulai menjajah ruang orang lain; jaket pada kursi cadangan atau sampah dari meja mereka yang merambah ke tempat lain.

“Mereka mungkin berupaya menandai daerah kekuasaan lebih luas untuk mereka dengan memindahkan cangkir kopi dan sandwich.”

Mereka suka tempat yang berada di pusat ruangan dan kemungkinan lebih agresif dalam menciptakan ruang fisiknya.

Apakah kamu perlu cemas? Jika kamu duduk di sampingnya maka kamu akan sangat bersyukur jika ada pembatas.

Namun jika kamu bekerja di meja bersama, mereka akan sangat mempertahankan wilayahnya dan berusaha menjajah sebagian wilayah kamu.

Ruang pribadi

Apakah kamu memiliki kumpulan buku dan majalah di meja kamu? Bagaimana dengan barang seni, foto perjalanan, atau barang-barang kenangan?

Kamu kemungkinan senang menciptakan ruang pribadi. “Ruang kerja sederhana, bergaya atau yang tidak biasa menunjukkan bahwa kamu adalah orang yang ‘terbuka’ dan kemungkinan besar kreatif, berpendidikan, serta terbuka untuk pengalaman-pengalaman baru,” kata Bernheimer.

Mereka ini tergolong orang yang ingin tahu, ekstrover, dan kreatif, kata Bernheimer.

Mereka juga lebih mungkin puas atas pekerjaannya, sehat secara jiwa raga dan merupakan hal yang menguntungkan bagi karyawan dan atasan.

Pengamat

Kamu tidak suka membelakangi pintu? Juga merasa tidak aman jika meja berada di daerah ramai? Ini semua ada alasannya.

“Jika dilihat secara evolusi, akan menguntungkan jika berada di tempat yang membuat kamu bisa melihat dengan baik potensi ancaman,” kata Bernheimer.

Pengamat suka ruang pribadi dan terlalu banyak selingan, rangsangan, maupun dan interaksi akan mengusik mereka. Mereka lebih gemar duduk membelakangi dinding dan bekerja sendirian. Mereka mungkin juga bersifat pengeluh.

Tetapi jangan terlalu cepat menilai: karena pengamat mungkin introver namun mereka juga sangat kreatif dan produktif, menurut Bernheimer. Biarkan saja mereka menyendiri dan jangan ganggu mereka dari belakang saat bekerja. ***

Kaitan ekstrovert, introvert, karyawan, kinerja, meja kerja
Redaksi 13 Desember 2016 13 Desember 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya VIDEO : Begini Jadinya Kalau Salah Menulis Bahasa Inggris
Artikel Selanjutnya Menara Masjid Agung Medan Akan Jadi Yang Tertinggi Ketiga di Dunia

APA YANG BARU?

Modus Bukti Transfer Fiktif, Pelaku Ditangkap Sebelum Kabur
Artikel 6 jam lalu 74 disimak
Pemko Batam Masih Kaji WFH, ASN Tetap Masuk Kantor
Artikel 6 jam lalu 70 disimak
Kakanwil Ditjen Imigrasi Kepri & Kepala Kantor Imigrasi Batam yang Baru Dilantik
Artikel 6 jam lalu 76 disimak
Pemko Batam Canangkan Program Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) 2026
Artikel 18 jam lalu 109 disimak
Buntut Kasus Pungutan Liar, Kepala Imigrasi Kepri dan Batam Diganti
Artikel 18 jam lalu 133 disimak

POPULER PEKAN INI

Selama Kegiatan MTQH XXXIV, Disdukcapil Buka Layanan Adminduk di Lokasi Acara
Artikel 3 hari lalu 324 disimak
Terkait ODGJ dan Orang Terlantar, Dinsos Batam Respon Cepat Laporan Masyarakat
Artikel 4 hari lalu 282 disimak
Tekan Tingkat Kobocoran, ABH Buka Legalisasi Sambungan Air
Artikel 4 hari lalu 274 disimak
45 Komunitas Ramaikan Jong Race Festival 2026 di Bintan
Artikel 4 hari lalu 259 disimak
Lonjakan Kebakaran Hutan di Tanjungpinang Saat Musim Kemarau
Artikel 6 hari lalu 254 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?