Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Lahan Tiga Hektar Di Lagoi Hangus Dilalap Si Jago Merah
    1 jam lalu
    4 Penerbangan RHF Tanjungpinang Batal dan 469 Penumpang Terdampak
    11 jam lalu
    Respon Aduan Warga, Polda Kepri Amankan 108 Pengguna Narkoba di Batam
    11 jam lalu
    Batam Belum Terdampak Abu Vulkanik Krakatau
    12 jam lalu
    Ribuan Penumpang di Bandara Hang Nadim Batam Terdampak
    12 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Makanan Beracun, dan Bagaimana McDonald’s Menghindarinya
    5 jam lalu
    Dari Letnan Asworth ke Brandes; Inkripsi Prasasti Budha di Karimun
    4 hari lalu
    Pembaca Lansia
    4 hari lalu
    Pasokan Anggur Lokal di Bintan Jadi Peluang Petani
    6 hari lalu
    Lomba Jong di Pantai Wan Seri Beni Bintan
    6 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    3 jam lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    11 jam lalu
    Tanjung Lamun, Batam
    2 hari lalu
    Gunung Kijang, Bintan
    2 hari lalu
    Gedung Beringin, Batam
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

KKP Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 30 Miliar Melalui Batam ke Singapura

Editor Admin 4 tahun lalu 538 disimak

KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 300.000 benih bening lobster (BBL) atau benur senilai Rp 30 miliar melalui Pulau Sambu, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) tujuan ke Singapura pada Minggu (28/8/2022).

Berdasarkan keterangan yang disampaikan Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP, Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin, bahwa benur tersebut dibawa menggunakan speedboat (kapal cepat) dari pesisir pantai timur Sumatra lewat Pulau Sambu di Batam, Kepri.

“Pelaku melarikan diri tapi speedboat dan 65 boks berisi BBL dapat diamankan,” kata Adin, dikutip dari Solopos.com, Senin (29/8/2022).

Hasil pencacahan ditemukan dalam setiap boks terdapat 24 kantong plastik yang masing-masing berisi 200 ekor. Total 300.000 BBL, terdiri dari lobster jenis pasir dan mutiara. Perinciannya lobster pasir sebanyak 288.000 ekor dan mutiara 12.000 ekor.

“Dengan asumsi lobster pasir Rp 100.000 per ekor dan lobster mutiara Rp 150.000 per ekor. Dari 300.000 ekor BBL dari dua jenis lobster ditaksir kurang lebih Rp 30 miliar,” sebutnya.

Adin menjelaskan pihaknya mendapatkan informasi awal soal penyelundupan BBL sehingga tim Unit Reaksi Cepat (URC) Hiu Biru 02 memantau sejak Minggu (28/8/2022) pagi hingga sore hari.

Pelaku penyelundupan ditengarai mengetahui pergerakan kapal pengawas sehingga melakukan aksinya menjelang sore hari. Padahal, Singapura hanya bisa menerima pengiriman BBL hingga pukul 17.30 waktu setempat.

Namun, lanjut Adin, penyelundup menunggu waktu hingga agak gelap. Pelaku beraksi pukul 18.30 waktu setempat, namun kemudian berbalik arah ke Indonesia.

Ia menjelaskan sempat terjadi kejar mengejar antara speedboat penyelundup dengan tim URC Hiu Biru 02 sampai perairan Sambu. Speedboat menabrak karang di Pulau Sambu. Pelaku melarikan diri meski kapal dan benur berhasil disita.

“Pangkalan PSDKP Batam akan mendalami pelaku. Kami akan mendalami pemilik speedboat dan informasi dari pihak Singapura. Informasi kedatangan kapal tercatat resmi ke Singapura,” jelasnya.

Ancaman Pidana

Sementara itu, mengacu UU Perikanan Pasal 88, setiap orang yang dengan sengaja memasukkan, mengeluarkan, mengadakan, mengedarkan, dan/atau memelihara ikan yang merugikan masyarakat, pembudidayaan ikan, sumber daya ikan, dan/atau lingkungan sumber daya ikan ke dalam dan/atau ke luar wilayah pengelolaan perikanan RI dipidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar.

Pidana tersebut juga mengacu Permen KP No.17/2021 yang menyatakan bahwa kegiatan pembudidayaan lobster dan distribusinya hanya bisa dilakukan di Indonesia.

Permen KP tersebut menjelaskan lobster, rajungan, dan kepiting dilarang dibudidayakan dan didistribusikan ke luar wilayah Indonesia.

Ia menyebut pelarangan sejalan dengan program strategis KKP untuk meningkatkan daya dukung lingkungan dengan budidaya ikan yang ramah lingkungan, baik budidaya laut dan pesisir.

Tujuannya meningkatkan produksi perikanan bernilai ekspor dan pemenuhan dalam negeri. “Harapannya dengan larangan ekspor lobster ini akan meningkatkan budidaya lobster di dalam negeri.”

(*)

Kaitan Benih Lobster, kepri, KKP, Kota Batam, penyelundupan
Admin 29 Agustus 2022 29 Agustus 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Dukung Percepatan Pembangunan di Batam, Semen Padang Jamin Pasokan Lancar
Artikel Selanjutnya Warga Tanjungpinang Antusias Saksikan Pertunjukan Kesenian Tradisional di PKD

APA YANG BARU?

Lahan Tiga Hektar Di Lagoi Hangus Dilalap Si Jago Merah
Artikel 1 jam lalu 69 disimak
Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
Situs Sejarah 3 jam lalu 122 disimak
Makanan Beracun, dan Bagaimana McDonald’s Menghindarinya
Catatan Netizen 5 jam lalu 167 disimak
Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
Statistik 11 jam lalu 107 disimak
4 Penerbangan RHF Tanjungpinang Batal dan 469 Penumpang Terdampak
Artikel 11 jam lalu 148 disimak

POPULER PEKAN INI

Diduga Dampak Karhutla, Langit Batam Mulai Diselimuti Kabut Asap
Artikel 6 hari lalu 437 disimak
BMKG Batam: “Cuaca Kota Batam Awal Bulan September Cerah Berawan”
Artikel 5 hari lalu 338 disimak
Pasokan Anggur Lokal di Bintan Jadi Peluang Petani
Lingkungan 6 hari lalu 308 disimak
Lomba Jong di Pantai Wan Seri Beni Bintan
Budaya 6 hari lalu 294 disimak
Krisis Air di Batam, Warga Konsumsi Air dari Pipa Pinggir Jalan
Artikel 6 hari lalu 291 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?