Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Kerangka Manusia Ditemukan di Area DAM Duriangkang Batam
    23 jam lalu
    Kloter Pertama Haji Embarkasi Batam (BTH 1) Tiba
    23 jam lalu
    Hujan Angin Kencang Tumbangkan Pohon, Atap Rumah Warga Tertimpa
    2 hari lalu
    Tabrakan Angkot vs Trailer di Jalan Brigjen Katamso, Tidak Ada Korban Jiwa
    2 hari lalu
    Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Polisi Periksa Kadishub Batam
    3 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Dikbud Karimun Terapkan SPMB Online Tahun 2026
    23 jam lalu
    Damkar Evakuasi Monyet di Lingkungan Warga Sebong Pereh
    2 hari lalu
    Rencana Larangan Bawa HP ke Sekolah untuk Siswa SMA/K di Kepri, Berlaku 2027
    2 hari lalu
    PSG Juara Lagi: Tundukkan Arsenal Lewat Adu Penalti 4-3
    2 hari lalu
    “Menyusur Sungai Bersama Sultan, Terjebak Badai di Gunung Tanda”
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Analisis Data Cuaca Kota Batam (Periode Mei 2026)
    2 hari lalu
    Data Akomodasi Batam: Hub Utama Pariwisata, Penggerak Okupansi di Kepri
    2 hari lalu
    Sultan Muhammad II Muazzam Shah (Sultan Riau Lingga Kedua 1832 – 1835)
    2 hari lalu
    Data Kependudukan Kota Batam 2026
    3 hari lalu
    Data Curah Hujan Tahunan di Batam 10 Tahun Terakhir
    5 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    3 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    11 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Sejarah BCA, Dari Salim Pindah ke Djarum

Editor Admin 3 tahun lalu 3.9k disimak

BANK Central Asia (BCA) adalah satu satu bank swasta terbesar yang ada di Indonesia. Saat ini, sudah banyak masyarakat Indonesia yang menggunakan Bank BCA untuk membantu memudahkan berbagai macam transaksi keuangan. Mulai dari menabung, melakukan pembayaran, mengambil pinjaman, hingga berinvestasi.

Daftar Isi
Awal Berdiri Bank BCAPerkembangan Bisnis Bank BCA

Pada awal berdirinya, Bank BCA pernah menjadi bagian dari Salim Group. Tetapi seiring berjalannya waktu, kini Bank BCA telah sepenuhnya dimiliki oleh keluarga Hartono, tepatya Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono. Keduanya merupakan pemilik perusahaan Djarum, salah satu produsen rokok besar di Indonesia.

Lantas, bagaimana sejarah Bank BCA? Melansir dari situs resmi Bank BCA, berikut rangkuman informasi mengenai sejarah Bank BCA dan perkembangannya.

Awal Berdiri Bank BCA

Didirikan oleh Soedono Salim atau yang dikenal dengan Liem Sioe Liong, pada 21 Februari 1957 silam. Meski begitu, cikal bakal dari berdirinya Bank BCA adalah dari pabrik rajut bernama NV Perseroan Dagang dan Industri semarang Knitting Factory yang telah ada sejak 1955.

Dua tahun beroperasi, NV Perseroan Dagang dan Industri memutuskan untuk mengubah nama dan jenis bisnis yang dijalaninya. Saat itu, digunakanlah nama NV Bank Central Asia untuk pertama kalinya. Setelah itu, Soedono Salim memindahkan kantor pusat NV Bank Central Asia dari Semarang ke Asemka, Jakarta. Kantor ini juga yang menjadi cabang pertama dari Bank BCA.

Pada 2 September 1975, nama NV Bank diubah secara permanen menjadi PT Bank Central Asia (BCA). Sejak saat itu, Bank BCA memperkuat jaringan cabang dengan melakukan merger atau penggabungan dengan bank lain.

Salah satu merger yang memberikan dampak besar bagi Bank BCA adalah dengan Bank Gemari milik Yayasan Kesejahteraan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia. Penggabungan dua bank ini membuat Bank BCA berkembang menjadi Bank Devisa pada 1997.

Status baru ini dimanfaatkan oleh Bank BCA untuk semakin mengembangkan perusahaannya. Bank BCA kemudian mengajukan permohonan kepada Bank Indonesia untuk mendapatkan izin guna mengeluarkan dan mengedarkan kartu kredit bernama BCA yang bisa berlaku secara internasional.

Tak hanya itu, mereka juga semakin memperluas jaringan kantor cabangnya dan mengeluarkan berbagai produk serta layanan keuangan perbankan. Bahkan, BCA pun mulai mengembangkan sistem teknologi informasi untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas.

Perkembangan Bisnis Bank BCA

Dengan menerapkan online system untuk jaringan kantor cabang, BCA meluncurkan produk pertamanya bernama Tabungan Hari Depan (Tahapan) BCA pada tahun 1980-an. Kemudian pada tahun 1990-an, Bank BCA mengembangkan alternatif jaringan layanan melalui ATM (anjungan tunai mandiri atau automated teller machine).

Aktifitas karyawan BCA pada masa lalu, © F. bca.co.id

Perkembangan jaringan dan fitur ini dilakukan secara intensif melalui kerja sama dengan institusi terkemuka. Salah satu kerjasamanya adalah BCA menggandeng PT Telkom untuk mengembangkan fitur pembayaran tagihan telepon melalui ATM BCA. BCA juga melakukan kerjasama dengan Citibank agar para nasabah yang memiliki kartu kredit Citibank dapat melakukan pembayaran tagihan melalui ATM BCA.

Saat krisis moneter di tahun 1998, Bank BCA mengalami bank rush atau penarikan besar-besaran oleh nasabah karena dianggap tidak mampu beroperasi lagi. Kondisi ini membuat BCA masuk dalam program rekapitalisasi dan restrukturisasi BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional). Akibatnya sekitar 92,8 persen saham Bank BCA dikuasai oleh pemerintah Indonesia melalui BPPN.

Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan sistem bisnis Bank BCA, saham kepemilikan pemerintah atas BCA terus menurun hingga mencapai nilai 5,02 persen pada 2005 lalu. Pada 2007, BCA mulai meluncurkan banyak produk seperti kartu prabayar Flazz, layanan mobile banking, tunai, debit, internet banking, dan lain sebagainya.

(*/ham)

Sumber : bca.co.id | tempo 

Kaitan bank, BCA, Djarum, Salim group, sejarah
Admin 24 Februari 2023 24 Februari 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Anggota DPRD Kepri Soroti Rencana Impor Ikan oleh Pemko Batam
Artikel Selanjutnya BP Batam Kenalkan Potensi Investasi Batam Dalam Forum Bakohumas

APA YANG BARU?

Dikbud Karimun Terapkan SPMB Online Tahun 2026
Pendidikan 23 jam lalu 250 disimak
Kerangka Manusia Ditemukan di Area DAM Duriangkang Batam
Artikel 23 jam lalu 252 disimak
Kloter Pertama Haji Embarkasi Batam (BTH 1) Tiba
Artikel 23 jam lalu 238 disimak
Damkar Evakuasi Monyet di Lingkungan Warga Sebong Pereh
Lingkungan 2 hari lalu 347 disimak
Rencana Larangan Bawa HP ke Sekolah untuk Siswa SMA/K di Kepri, Berlaku 2027
Pendidikan 2 hari lalu 334 disimak

POPULER PEKAN INI

“Kuala Dai 1872; Bertemu Sultan Riau Lingga”
Histori 6 hari lalu 825 disimak
BBM Subsidi Pertalite: Siapa yang Layak dan Apa Acuannya?
Artikel 6 hari lalu 804 disimak
Singapore Airlines Tambah Frekuensi Penerbangan Singapura–Amsterdam
Artikel 6 hari lalu 758 disimak
Prakiraan Cuaca Kepri Jumat (29/5/2026): Berawan hingga Hujan Ringan, Waspadai Petir
Artikel 5 hari lalu 705 disimak
Polda Kepri Hentikan Kasus Kecelakaan Maut WNA Tiongkok Lewat RJ
Artikel 6 hari lalu 654 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?