Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Jadikan Batam Destinasi Utama Investasi Digital di Asia Tenggara
    22 jam lalu
    Polda Kepri Pecat Tidak Hormat Empat Bintara Penganiaya Bripda Natanael
    24 jam lalu
    Tingkatkan Potensi Wisata, Pemkab Bintan Kembangkan Konsep Desa Wisata
    1 hari lalu
    MF Spesialis Curat Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Bintan Timur
    1 hari lalu
    Triwulan 1 2026 Sektor Logistik Batam Meningkat 12%
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
    2 hari lalu
    Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas Digelar di SMKN 1 Batam
    2 hari lalu
    Berapa Lama Emas Harus Disimpan Agar Menguntungkan?
    5 hari lalu
    Pemko Batam Rencanakan Bangun Zona Selamat Sekolah di SD Negeri 001 Batam Kota
    5 hari lalu
    Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    1 bulan lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    2 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    3 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    3 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    4 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Deretan Batu Bata ‘Batam’ di Bunker Tua Belanda

Editor Admin 3 tahun lalu 1.5k disimak
Bunker tua, diperkirakan sudah ada sejak akhir abad ke-19, berada di Desa Rantau Kasih Kecamatan Lawang Wetan, kabupaten Musi Banyuasin. F. © harianmuba/ disediakan oleh GoWest.ID

SEBUAH bunker tua, diperkirakan sudah ada sejak akhir abad ke-19, berada di Desa Rantau Kasih Kecamatan Lawang Wetan, kabupaten Musi Banyuasin. Bunker tersusun dari deretan batu bata tua sepanjang 100 meter. Yang menarik, pada deretan batu bata tua tersebut, terdapat tulisan : ‘Batam’.

Tim GoWest.ID melansir informasi dari laman harianmuba, lokasi bunker tua itu terletak di Dusun III, Desa Rantau Kasih, Kecamatan Lawang Wetan. Peninggalan bersejarah tersebut hampir terkubur.

“Masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin tidak banyak yang mengetahui hal ini karena minimnya publikasi dan dokumentasi sejarah peninggalan masa kolonial ini,” jelas Sekretaris POKDARWIS Muba, Hardoni Syafriansyah.

Masyarakat sekitar yang mengetahui keberadaan situs sejarah tua ini, biasa menyebutnya sebagai Goa Belanda. Lokasinya terhampar pada lahan seluas 100 meter persegi. Sudah banyak bebatuan yang runtuh termakan usia.

“Pada bunker dan sisa reruntuhan ditemukan batu bata bertuliskan ‘Batam’ dan ‘Benson’, ” lanjut Doni.

Doni menjelaskan Berdasarkan catatan sejarah, batu bata merk ‘Batam’ dibuat oleh perusahaan Batam Brick Work yang didirikan oleh Raja Haji Kelana pada tahun 1898. Sementara pabrik batu bata ‘Benson’ berdiri Pada tahun 1894 di bagian timur Kota Benson yang disebut Sekolah Riverside. 

Doni menjelaskan dari data yang dihimpun, selain bunker, dulu ada menara, tiang-tiang bangunan, dan juga lubang semacam kolam, dulunya. Ia tidak mengetahui fungsi dan kegunaannya.

“Namun, sekarang menara dan tiang bangunan tersebut sudah hancur, serta kolam-kolam itu semakin lapuk ditutupi semak belukar,’ lanjutnya.

Pabrik Batu Bata ‘Batam’

Berdasar catatan sejarah, pabrik batu bata pertama di Batam didirikan oleh Raja Ali Kelana bersama seorang pengusaha kaya dari Singapura bernama Ong Sam Leong, sekitar tahun 1896 – 1898 silam.

Sumur tua di pulau Buluh yang dibangun menggunakan batu bata merk ‘Batam’. F. Ist/ disediakan oleh GoWest.ID

Lokasinya, diperkirakan berada di sekitar kawasan industri Tanjung Uncang saat ini. Beberapa waktu lalu, tim sejarah pemerintah kota Batam, menemukan cerobong asap pabrik batu bata Batam Brick Works yang berlokasi di Tanjung Uncang, depan PT Viking Engineering Kecamatan Batu Aji.

Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disbudpar Kota Batam, Muhammad Zen mengatakan, ada rencana pemindahan cerobong asap pabrik batu bata Batam Brick Works menjadi salah satu koleksi Musuem Batam Raja Ali Haji.

Ia menyebutkan cerobong asap ini memiliki ukuran tinggi 3,5 meter, lebar 170 centi meter, diameter cerobong asap 65 centi meter, dan tebal bangunan 52 centi meter.

Pada masa Raja Ali Kelana, pabrik Batam Brick Works mampu memproduksi 30.000 batu bata keras (hard burnt brick) dengan kualitas bagus per hari-nya. Pada produk batu bata tersebut, biasanya tertulis kata “BATAM”.

(ham)

Kaitan Batu bata Batam, Bunker Belanda, Muba, sumsel
Admin 23 September 2023 23 September 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Warga di Tanjungpinang Suarakan Penolakan Relokasi Warga Rempang
Artikel Selanjutnya Saat Kedai Kopi Kampung Kian Termarjinalkan

APA YANG BARU?

Jadikan Batam Destinasi Utama Investasi Digital di Asia Tenggara
Artikel 22 jam lalu 128 disimak
Polda Kepri Pecat Tidak Hormat Empat Bintara Penganiaya Bripda Natanael
Artikel 24 jam lalu 154 disimak
Tingkatkan Potensi Wisata, Pemkab Bintan Kembangkan Konsep Desa Wisata
Artikel 1 hari lalu 155 disimak
MF Spesialis Curat Berhasil Diringkus Unit Reskrim Polsek Bintan Timur
Artikel 1 hari lalu 160 disimak
Triwulan 1 2026 Sektor Logistik Batam Meningkat 12%
Artikel 1 hari lalu 153 disimak

POPULER PEKAN INI

Kapolda Kepri Pastikan Proses Hukum Kematian Bripda Natanael Dijalankan Secara Transparan
Artikel 4 hari lalu 354 disimak
BP Batam Segera Bangun Dua Jaringan Pipa Distribusi
Artikel 4 hari lalu 310 disimak
BP Batam Pastikan Pengadaan Pot Bunga Pakai Dana CSR
Artikel 4 hari lalu 309 disimak
Penertiban Tambang Pasir Ilegal di Kampung Jabi, Batu Besar
Artikel 4 hari lalu 284 disimak
Perkuat Sinergi Lintas Pemerintah, Menkum RI Kunker di Kota Batam
Artikel 4 hari lalu 265 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?