Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Semester I 2026 Gugatan Cerai di PN Batam Tembus 177 Perkara, 97% oleh Pihak Istri
    12 jam lalu
    Prakiraan Cuaca, Hari ini (29 Juli) Batam Didominasi Awan Tebal
    14 jam lalu
    Truk Batu Koral Terguling di U-Turn KDA Luar, Jalan ke Bandara Hang Nadim Sempat Macet
    15 jam lalu
    Mulai 2027, Setiap RT/ RW di Batam Punya “Kader Pajak” untuk Bantu Urus Surat Pajak
    1 hari lalu
    Polda Kepri Tunggu Hasil Forensik, Buru “Otak” Judi Online Internasional di Batam
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Volume Sampah di Batam Melonjak 35 Persen
    2 hari lalu
    Alun-Alun Engku Putri Penuh Sorak, Event FIBA 3×3 2026 Ramaikan Batam
    3 hari lalu
    Bungkam China 22-9, Belanda Juara FIBA 3×3 Women’s Series Batam 2026
    4 hari lalu
    Curhat Penyandang Keterbelakangan Mental
    6 hari lalu
    31 Tim Basket 3×3 Internasional Mulai Berlaga di Batam Hari ini
    7 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    1 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    2 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    3 minggu lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    4 minggu lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    4 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    1 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    1 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    1 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    5 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Deretan Batu Bata ‘Batam’ di Bunker Tua Belanda

Editor Admin 3 tahun lalu 1.6k disimak
Bunker tua, diperkirakan sudah ada sejak akhir abad ke-19, berada di Desa Rantau Kasih Kecamatan Lawang Wetan, kabupaten Musi Banyuasin. F. © harianmuba/ disediakan oleh GoWest.ID

SEBUAH bunker tua, diperkirakan sudah ada sejak akhir abad ke-19, berada di Desa Rantau Kasih Kecamatan Lawang Wetan, kabupaten Musi Banyuasin. Bunker tersusun dari deretan batu bata tua sepanjang 100 meter. Yang menarik, pada deretan batu bata tua tersebut, terdapat tulisan : ‘Batam’.

Tim GoWest.ID melansir informasi dari laman harianmuba, lokasi bunker tua itu terletak di Dusun III, Desa Rantau Kasih, Kecamatan Lawang Wetan. Peninggalan bersejarah tersebut hampir terkubur.

“Masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin tidak banyak yang mengetahui hal ini karena minimnya publikasi dan dokumentasi sejarah peninggalan masa kolonial ini,” jelas Sekretaris POKDARWIS Muba, Hardoni Syafriansyah.

Masyarakat sekitar yang mengetahui keberadaan situs sejarah tua ini, biasa menyebutnya sebagai Goa Belanda. Lokasinya terhampar pada lahan seluas 100 meter persegi. Sudah banyak bebatuan yang runtuh termakan usia.

“Pada bunker dan sisa reruntuhan ditemukan batu bata bertuliskan ‘Batam’ dan ‘Benson’, ” lanjut Doni.

Doni menjelaskan Berdasarkan catatan sejarah, batu bata merk ‘Batam’ dibuat oleh perusahaan Batam Brick Work yang didirikan oleh Raja Haji Kelana pada tahun 1898. Sementara pabrik batu bata ‘Benson’ berdiri Pada tahun 1894 di bagian timur Kota Benson yang disebut Sekolah Riverside. 

Doni menjelaskan dari data yang dihimpun, selain bunker, dulu ada menara, tiang-tiang bangunan, dan juga lubang semacam kolam, dulunya. Ia tidak mengetahui fungsi dan kegunaannya.

“Namun, sekarang menara dan tiang bangunan tersebut sudah hancur, serta kolam-kolam itu semakin lapuk ditutupi semak belukar,’ lanjutnya.

Pabrik Batu Bata ‘Batam’

Berdasar catatan sejarah, pabrik batu bata pertama di Batam didirikan oleh Raja Ali Kelana bersama seorang pengusaha kaya dari Singapura bernama Ong Sam Leong, sekitar tahun 1896 – 1898 silam.

Sumur tua di pulau Buluh yang dibangun menggunakan batu bata merk ‘Batam’. F. Ist/ disediakan oleh GoWest.ID

Lokasinya, diperkirakan berada di sekitar kawasan industri Tanjung Uncang saat ini. Beberapa waktu lalu, tim sejarah pemerintah kota Batam, menemukan cerobong asap pabrik batu bata Batam Brick Works yang berlokasi di Tanjung Uncang, depan PT Viking Engineering Kecamatan Batu Aji.

Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disbudpar Kota Batam, Muhammad Zen mengatakan, ada rencana pemindahan cerobong asap pabrik batu bata Batam Brick Works menjadi salah satu koleksi Musuem Batam Raja Ali Haji.

Ia menyebutkan cerobong asap ini memiliki ukuran tinggi 3,5 meter, lebar 170 centi meter, diameter cerobong asap 65 centi meter, dan tebal bangunan 52 centi meter.

Pada masa Raja Ali Kelana, pabrik Batam Brick Works mampu memproduksi 30.000 batu bata keras (hard burnt brick) dengan kualitas bagus per hari-nya. Pada produk batu bata tersebut, biasanya tertulis kata “BATAM”.

(ham)

Kaitan Batu bata Batam, Bunker Belanda, Muba, sumsel
Admin 23 September 2023 23 September 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Warga di Tanjungpinang Suarakan Penolakan Relokasi Warga Rempang
Artikel Selanjutnya Saat Kedai Kopi Kampung Kian Termarjinalkan

APA YANG BARU?

Semester I 2026 Gugatan Cerai di PN Batam Tembus 177 Perkara, 97% oleh Pihak Istri
Artikel 12 jam lalu 87 disimak
Prakiraan Cuaca, Hari ini (29 Juli) Batam Didominasi Awan Tebal
Artikel 14 jam lalu 98 disimak
Truk Batu Koral Terguling di U-Turn KDA Luar, Jalan ke Bandara Hang Nadim Sempat Macet
Artikel 15 jam lalu 89 disimak
Mulai 2027, Setiap RT/ RW di Batam Punya “Kader Pajak” untuk Bantu Urus Surat Pajak
Artikel 1 hari lalu 146 disimak
Polda Kepri Tunggu Hasil Forensik, Buru “Otak” Judi Online Internasional di Batam
Artikel 1 hari lalu 105 disimak

POPULER PEKAN INI

Urusan Paspor di Imigrasi Batam? Jangan Lupa Bawa Dokumen Asli
Artikel 4 hari lalu 363 disimak
BP Batam Rekonstruksi Total Jalan Gajah Mada Mulai 25 Juli, Arus Dialihkan
Artikel 5 hari lalu 339 disimak
Alun-Alun Engku Putri Penuh Sorak, Event FIBA 3×3 2026 Ramaikan Batam
Sports 3 hari lalu 327 disimak
Kemenkeu Berikan Insentif Pajak 0% Selama 50 Tahun Untuk Investor di PFII
Artikel 5 hari lalu 315 disimak
Curhat Penyandang Keterbelakangan Mental
Catatan Netizen 6 hari lalu 299 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?