Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Aplikasi IKD Permudah Masyarakat Mengurus Administrasi Kependudukan
    6 jam lalu
    Rabu (26/08) Malam, Air Batam Hilir Matikan Sementara Di Berbagai Wilayah di Batam
    10 jam lalu
    BMKG Perkirakan Hari ini (26/08), Akan Terjadi Hujan di Batam, Bintan dan Karimun
    12 jam lalu
    Cemburu, Suami Siri Diduga Lakukan Pembunuhan Istrinya di Sekupang
    13 jam lalu
    Singapura Siapkan Reklamasi Tiga Pulau di Hadapan Batam
    14 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Pasokan Air Baku Sei Pulai dan Gesek Bertahan Lebih Baik Dibanding Waduk Batam
    14 jam lalu
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 1)
    3 hari lalu
    Jalan Kaki itu Membahagiakan
    3 hari lalu
    Anggaran Pendidikan Rp 820,9 Triliun Belum Sentuh Kesejahteraan Guru
    4 hari lalu
    Siswa SDN 005 Teluk Sebong Diajak Lebih Pede Lewat Kegiatan Literasi
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Gedung Beringin, Batam
    3 hari lalu
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    1 minggu lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    1 minggu lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    2 minggu lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Deretan Batu Bata ‘Batam’ di Bunker Tua Belanda

Editor Admin 3 tahun lalu 1.6k disimak
Bunker tua, diperkirakan sudah ada sejak akhir abad ke-19, berada di Desa Rantau Kasih Kecamatan Lawang Wetan, kabupaten Musi Banyuasin. F. © harianmuba/ disediakan oleh GoWest.ID

SEBUAH bunker tua, diperkirakan sudah ada sejak akhir abad ke-19, berada di Desa Rantau Kasih Kecamatan Lawang Wetan, kabupaten Musi Banyuasin. Bunker tersusun dari deretan batu bata tua sepanjang 100 meter. Yang menarik, pada deretan batu bata tua tersebut, terdapat tulisan : ‘Batam’.

Tim GoWest.ID melansir informasi dari laman harianmuba, lokasi bunker tua itu terletak di Dusun III, Desa Rantau Kasih, Kecamatan Lawang Wetan. Peninggalan bersejarah tersebut hampir terkubur.

“Masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin tidak banyak yang mengetahui hal ini karena minimnya publikasi dan dokumentasi sejarah peninggalan masa kolonial ini,” jelas Sekretaris POKDARWIS Muba, Hardoni Syafriansyah.

Masyarakat sekitar yang mengetahui keberadaan situs sejarah tua ini, biasa menyebutnya sebagai Goa Belanda. Lokasinya terhampar pada lahan seluas 100 meter persegi. Sudah banyak bebatuan yang runtuh termakan usia.

“Pada bunker dan sisa reruntuhan ditemukan batu bata bertuliskan ‘Batam’ dan ‘Benson’, ” lanjut Doni.

Doni menjelaskan Berdasarkan catatan sejarah, batu bata merk ‘Batam’ dibuat oleh perusahaan Batam Brick Work yang didirikan oleh Raja Haji Kelana pada tahun 1898. Sementara pabrik batu bata ‘Benson’ berdiri Pada tahun 1894 di bagian timur Kota Benson yang disebut Sekolah Riverside. 

Doni menjelaskan dari data yang dihimpun, selain bunker, dulu ada menara, tiang-tiang bangunan, dan juga lubang semacam kolam, dulunya. Ia tidak mengetahui fungsi dan kegunaannya.

“Namun, sekarang menara dan tiang bangunan tersebut sudah hancur, serta kolam-kolam itu semakin lapuk ditutupi semak belukar,’ lanjutnya.

Pabrik Batu Bata ‘Batam’

Berdasar catatan sejarah, pabrik batu bata pertama di Batam didirikan oleh Raja Ali Kelana bersama seorang pengusaha kaya dari Singapura bernama Ong Sam Leong, sekitar tahun 1896 – 1898 silam.

Sumur tua di pulau Buluh yang dibangun menggunakan batu bata merk ‘Batam’. F. Ist/ disediakan oleh GoWest.ID

Lokasinya, diperkirakan berada di sekitar kawasan industri Tanjung Uncang saat ini. Beberapa waktu lalu, tim sejarah pemerintah kota Batam, menemukan cerobong asap pabrik batu bata Batam Brick Works yang berlokasi di Tanjung Uncang, depan PT Viking Engineering Kecamatan Batu Aji.

Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Disbudpar Kota Batam, Muhammad Zen mengatakan, ada rencana pemindahan cerobong asap pabrik batu bata Batam Brick Works menjadi salah satu koleksi Musuem Batam Raja Ali Haji.

Ia menyebutkan cerobong asap ini memiliki ukuran tinggi 3,5 meter, lebar 170 centi meter, diameter cerobong asap 65 centi meter, dan tebal bangunan 52 centi meter.

Pada masa Raja Ali Kelana, pabrik Batam Brick Works mampu memproduksi 30.000 batu bata keras (hard burnt brick) dengan kualitas bagus per hari-nya. Pada produk batu bata tersebut, biasanya tertulis kata “BATAM”.

(ham)

Kaitan Batu bata Batam, Bunker Belanda, Muba, sumsel
Admin 23 September 2023 23 September 2023
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Warga di Tanjungpinang Suarakan Penolakan Relokasi Warga Rempang
Artikel Selanjutnya Saat Kedai Kopi Kampung Kian Termarjinalkan

APA YANG BARU?

Aplikasi IKD Permudah Masyarakat Mengurus Administrasi Kependudukan
Artikel 6 jam lalu 71 disimak
Rabu (26/08) Malam, Air Batam Hilir Matikan Sementara Di Berbagai Wilayah di Batam
Artikel 10 jam lalu 127 disimak
BMKG Perkirakan Hari ini (26/08), Akan Terjadi Hujan di Batam, Bintan dan Karimun
Artikel 12 jam lalu 133 disimak
Cemburu, Suami Siri Diduga Lakukan Pembunuhan Istrinya di Sekupang
Artikel 13 jam lalu 156 disimak
Pasokan Air Baku Sei Pulai dan Gesek Bertahan Lebih Baik Dibanding Waduk Batam
Lingkungan 14 jam lalu 170 disimak

POPULER PEKAN INI

BMKG Batam:”Hari Ini dan Besok, Cuaca Kepri Cerah Berawan”
Artikel 6 hari lalu 460 disimak
Anggaran Pendidikan Rp 820,9 Triliun Belum Sentuh Kesejahteraan Guru
Pendidikan 4 hari lalu 342 disimak
Pemerintah Usulkan Biaya Haji 2027 Sebesar Rp107,3 Juta
Artikel 4 hari lalu 341 disimak
Warga Temukan Kerangka Manusia di Sei Ladi
Artikel 4 hari lalu 328 disimak
PTSP BP Batam Siapkan Standar Pelayanan 2026
Artikel 4 hari lalu 317 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?