Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Presiden Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru di Kabinet Merah Putih
    22 jam lalu
    Baznas Kota Batam Perkuat Syiar Islam di Hinterland Melalui Pembinaan Dai
    1 hari lalu
    Uni Eropa Berikan Sanksi ke Terminal Minyak di Karimun
    1 hari lalu
    Polda Kepri Ungkap Jaringan Narkoba di Tanjungbalai Karimun
    1 hari lalu
    Pemko Batam Berikan Perlindungan Jamsos Naker Kepada RT/ RW
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Italia Menolak Mentah-mentah Gagasan Pengganti Iran di Piala Dunia 2026
    2 hari lalu
    Komisi X DPR RI Minta Pemerintah Benahi Status Guru Honorer di Kab. Karimun
    3 hari lalu
    Peringati Hari Bumi, Satgas Gema Batam ASRI Lakukan Penghijauan di Tg Banon
    4 hari lalu
    Bersih Pantai dan Laut Dalam Rangka Hari Bumi di Nirwana Gardens Bintan
    4 hari lalu
    “Etalase Publik”: Yang Lahir dari Transportasi Publik
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Pecong, Batam
    4 hari lalu
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    2 bulan lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    2 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    3 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    3 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    4 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Ragam

(Lagi-lagi) Tambah Ongkos Lagi

Editor Admin 9 tahun lalu 1.4k disimak
Foto jalan tol di Malaysia : © batamseksi.blogspot.sg

Pikiran ini, entah…, kenapa tiba-tiba muncul saat menumpang bus Singapura-Ipoh, yang memang membosankan itu; kurang lebih sembilan jam lamanya. Kami sekeluarga ke Malaysia pada 6 September 2017 lalu, untuk liburan sekolah. Nyaris sepanjang perjalanan sepanajang 550 kilometer, bus melewati jalan tol, tapi kebetulannya, nyaris juga di pinggir jalan tol itu, jalan raya umum ikut berbagi cerita: memberi gambaran tentang pembangunan di Malaysia. Bukankah indikator terbaik untuk melihat satu masyarakat, adalah melihat jalan umumnya? Bukan jalan tolnya.

Sudah bawaan orok: bukannya memilih tidur manis (saya memang kesulitan tidur jika tubuh tidak merebah), mata saya yang tidak pernah bisa diam, memang selalu berusaha menemukan “ini-itu” yang bisa untuk direnungkan. Dituliskan di blog. Syukur-syukur berbagi cerita atau ide dengan kawan-kawan Facebook.

Kalau jalan tol bagus, ya tentu itu wajar. Bukankah untuk bisa mengakses tol, kita perlu “tambah ongkos lagi”. Saya mengistilahkan jalan tol ini sebagai “jalan swasta”, bukan jalan umum. Bukan jalan masyarakat. Bukan jalannya orang melarat, karena motor dilarang lewat, cikar tidak boleh lewat, dan tukang becak tak bisa membawa penumpangnya ke sana. Bukan pula jalan publik, karena pengamen jalanan dilarang masuk. PKL-PLK (pedagang kaki lima) dilarang berjualan.

Bukankah, di Indonesia, banyak jalan tol yang memang dimiliki perusahaan swasta? Atau minimal investasinya dari sana. Karena itu, untuk bisa menikmati jalan tol harus bayar. Sama bayarnya ketika kita beli kopi di Starbuck. Atau beli kolor di Pasar Besar; meski bebas milih, kalau dibawa pulang tetap harus bayar. Kalau ndak bayar, siap-siap saja digebuki orang sepasar.

Jadi, ijinkan saya menyebut jalan tol sebagai “jalan swasta” ya. Jalannya orang-orang kaya! Atau yang merasa atau pura-pura kaya lah. Hehehe.

Jalan tol tidak bisa dijadikan ukuran keberhasilan pembangunan, karena ini sebetulnya cuma mengakomodasi kepentingan golongan tertentu saja. Tidak seharusnya Pemerintah Indonesia “menumpang kesuksesan” hanya karena sekarang banyak dibangun jalan tol. Pajak-pajak yang sekarang begitu gila ditagih(seharusnya pemerintah juga kudu SANGAT malu soal pemenuhan kewajibannya), tidak seharusnya untuk bangun jalan tol.

Boleh membangun jalan tol. Tapi, jalan raya umum yang seharusnya diprioritaskan dibangun. Diperbaiki, dilebarkan, ditata baik. Karena jalan raya umum inilah yang bisa dinikmati semua orang, miskin atau kaya, yang naik cikar maupun luxury car.

Oh ya, kalau tidak tahu arti apa itu cikar? Itu lho, gerobak yang ditarik sapi atau lembu. Di kampung saya, dulu biasa dipakai untung mengangkut tebu atau batu bata.

Jalan raya umum di Malaysia bagus-bagus. Selain besar dan tidak ada banyak lobang, jalinannya masuk hingga pelosok-pelosok gunung, untuk menjangkau petani-petani dan warga. Tahun 2006 saya pergi ke Sabah, jalanan di sana juga mulus-mulus. Tahun 2010 kami ke Sarawak dan bahkan jalan-jalan hingga mendekati perbatasan Kalimantan. Di sana, juga jalan-jalan umumnya bagus, mulus, lebar.

Yang paling membedakan jalan raya umum dan jalan tol di Malaysia, paling cuma macetnya dan lampu-lampu merah.

Baca terus cerita ini di sini, ya >>>

 

Kaitan jalan tol, jalan umum
Admin 13 September 2017 13 September 2017
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Kebetulan-Kebetulan Paling Tidak Terduga
Artikel Selanjutnya FULL : Pengakuan Dwi Djoko Wiwoho Tentang ISIS

APA YANG BARU?

Presiden Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru di Kabinet Merah Putih
Artikel 22 jam lalu 168 disimak
Baznas Kota Batam Perkuat Syiar Islam di Hinterland Melalui Pembinaan Dai
Artikel 1 hari lalu 176 disimak
Uni Eropa Berikan Sanksi ke Terminal Minyak di Karimun
Artikel 1 hari lalu 232 disimak
Polda Kepri Ungkap Jaringan Narkoba di Tanjungbalai Karimun
Artikel 1 hari lalu 237 disimak
Pemko Batam Berikan Perlindungan Jamsos Naker Kepada RT/ RW
Artikel 1 hari lalu 249 disimak

POPULER PEKAN INI

Peringati Hari Bumi, Satgas Gema Batam ASRI Lakukan Penghijauan di Tg Banon
Lingkungan 4 hari lalu 590 disimak
Mayat Pria Ditemukan Dalam Kolam Bekas Galian di Kawasan Imperium
Artikel 4 hari lalu 549 disimak
TBM Kepulauan Riau Lolos Kurasi Nasional
Budaya 5 hari lalu 526 disimak
Ditjen Imigrasi Amankan WNA Asal Tiongkok di Proyek Opus Bay Marina City
Artikel 4 hari lalu 491 disimak
Bersih Pantai dan Laut Dalam Rangka Hari Bumi di Nirwana Gardens Bintan
Lingkungan 4 hari lalu 471 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?