SEKTOR pariwisata Indonesia mengawali tahun baru dengan optimis. Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menegaskan Kepulauan Riau sebagai salah satu pintu masuk utama wisatawan mancanegara, seiring meningkatnya kunjungan wisman ke Batam.
Penegasan tersebut disampaikan saat Wamenpar menyambut langsung kunjungan wisman yang tiba di Batam pada hari pertama tahun 2026.
“Welcome to Batam our family from Malaysia, hope you enjoy stay here (Selamat datang di Kota Batam saudara kami dari Malaysia, semoga betah selama di sini),” kata Ni Luh menyambut kedatangan dua keluarga dari Malaysia, Kamis (1/01/2026).
Ni Luh berterima kasih atas kesediaan wisatawan tersebut untuk menerima penyambutan dari Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Kota Batam.
Dia memastikan para wisatawan mendapatkan kenyamanan dan pelayanan selama berada di Kota Batam.
“Kami menyambut kedatangan para tamu dengan cinta dan kehangatan pelayanan. Harapannya para turis bisa menikmati liburan selama di Batam,” ujarnya.
Penyambutan dilakukan terhadap penumpang kapal Kepri Coral Ferry yang datang dari Pelabuhan Stulang Laut, Malaysia yang tiba di Pelabuhan Gold Coast Bengkong.
Kapal tersebut membawa 105 penumpang yang terdiri atas 104 warga negara Malaysia, satu orang warga negara Indonesia.
Ni Luh juga mengatakan alasan dipilihnya Pelabuhan Gold Coast Bengkong sebagai tempat penyambutan karena merupakan pelabuhan baru yang perlu didukung.
Selain itu, pelabuhan baru khusus jalur internasional tersebut cukup ramai aktivitas penumpang.
Wisatawan disambut hangat dengan kalungan bunga, pertunjukan Tari Kreasi Melayu, serta bingkisan menarik sebagai wujud keramahan Indonesia dan pengalaman pertama yang berkesan.
Wamenpar menegaskan, Kepulauan Riau merupakan satu dari tiga pintu masuk utama wisman bersama Bali dan Jakarta.
“Tentu kita harus terus bersinergi untuk mengembangkan pariwisata yang semakin kuat, tangguh, berdaya saing, sekaligus berkelanjutan dan berkualitas,” ujarnya.
Sejak diresmikan Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada Mei 2025 tercatat sudah melayani 73 ribu penumpang dari Malaysia dan Singapura.
Hadir mendampingi Wamenpar di antaranya Asisten Pemerintah Kota Batam Heriman yang mengatakan Batam dan Malaysia sama-sama dari rumpun Melayu.
“Selamat datang saudara kami Malaysia, semoga betah menikmati destinasi wisatanya, ada kuliner, destinasi yang lain,” kata Heriman.
Salah satu warga Malaysia yang menerima penyambutan, Hanizah (45) mengaku senang mendapat sambutan hangat dari masyarakat Indonesia.
Ini merupakan kunjungan pertamanya ke Batam, dan terkesan dengan sambutan tersebut.
“Sambutannya sangat meriah sekali, terima kasih sudah menyambut kami. Rencana kami nak empat hari ke Batam. Nak liburan bersama kakak dan suami,” ujarnya.
(*)


