PERISTIWA tragis terjadi di aktifitas pelayaran di perairan Kepri. Seorang ibu asal Kota Batam meninggal dunia usai melahirkan secara darurat di atas kapal roro KMP Lome yang tengah berlayar dari Pelabuhan Mengkapan, Tanjung Buton, menuju Pelabuhan Telaga Punggur, Batam, Sabtu (3/01/2026).
Korban diketahui bernama Asmidar (38) warga Batu Aji, Batam, seorang ibu rumah tangga yang tiba-tiba mengalami kontraksi hebat ketika kapal masih berada di tengah laut.
Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan buruk dengan angin kencang dan gelombang tinggi. Dalam keterbatasan fasilitas medis di atas kapal, Asmidar terpaksa menjalani proses persalinan darurat.
Tim medis gabungan dari Balai Karantina Kesehatan, KSOP Khusus Batam, serta aparat kepolisian yang berada di kapal berupaya memberikan pertolongan dengan peralatan seadanya. Seorang bayi perempuan akhirnya lahir dalam kondisi selamat.
Namun, kondisi Asmidar terus menurun setelah proses persalinan. Ia segera dievakuasi setibanya kapal di Batam dan dilarikan ke Rumah Sakit Soedarsono Darmosoeiwito untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Menurut Kepala KSOP Batam, Takwim Masuku, persalinan yang dramatis itu langsung menarik perhatian awak kapal dan penumpang.
Tim medis kapal sigap memberikan pertolongan pertama untuk keselamatan ibu dan bayi.
Sayangnya, nyawa Asmidar tidak dapat diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit.
Awalnya, pihak Balai Karantina, KSOP Khusus Batam, dan Kepolisian bersiap melakukan evakuasi medis menggunakan kapal patroli untuk menurunkan pasien di Pelabuhan Nongsa Point Marina, Nongsa.
Namun, rencana itu tidak dapat dilaksanakan. Cuaca di perairan Batam dinilai kurang bersahabat dan berpotensi membahayakan keselamatan.
“Akhirnya, demi faktor keselamatan, diputuskan KMP Lome melanjutkan pelayaran hingga tiba di Pelabuhan Telaga Punggur,” jelas Takwim, dalam keteranganya Minggu (4/01/2026) sore.
Takwim Masuku juga memastikan, bayi yang dilahirkan dalam kondisi selamat dan saat ini masih berada dalam pengawasan medis.
“Bayinya selamat dan masih menjalani perawatan,” ujar Takwim.
Jenazah almarhumah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan, sementara bayi perempuan tersebut masih mendapatkan perawatan intensif guna memastikan kondisi kesehatannya stabil.
(*)


