Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Presiden Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru di Kabinet Merah Putih
    1 hari lalu
    Baznas Kota Batam Perkuat Syiar Islam di Hinterland Melalui Pembinaan Dai
    2 hari lalu
    Uni Eropa Berikan Sanksi ke Terminal Minyak di Karimun
    2 hari lalu
    Polda Kepri Ungkap Jaringan Narkoba di Tanjungbalai Karimun
    2 hari lalu
    Pemko Batam Berikan Perlindungan Jamsos Naker Kepada RT/ RW
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Italia Menolak Mentah-mentah Gagasan Pengganti Iran di Piala Dunia 2026
    2 hari lalu
    Komisi X DPR RI Minta Pemerintah Benahi Status Guru Honorer di Kab. Karimun
    4 hari lalu
    Peringati Hari Bumi, Satgas Gema Batam ASRI Lakukan Penghijauan di Tg Banon
    5 hari lalu
    Bersih Pantai dan Laut Dalam Rangka Hari Bumi di Nirwana Gardens Bintan
    5 hari lalu
    “Etalase Publik”: Yang Lahir dari Transportasi Publik
    5 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pulau Pecong, Batam
    5 hari lalu
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    2 bulan lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    2 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    3 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    3 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    3 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    4 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Akankah Pernyataan Presiden Jokowi, Akhiri Polemik Pegawai KPK?

Editor Redaksi 5 tahun lalu 824 disimak
Suasana Gedung Merah Putih kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terlihat dari ketinggian di kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (12/3/2021). Ketua KPK Firli Bahuri menyatakan sebanyak 1.362 pegawai KPK telah mengikuti proses alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan rencananya akan dilantik pada 1 Juni 2021 sebagai ASN. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc.

PRESIDEN Joko Widodo akhirnya angkat bicara soal polemik tes wawasan kebangsaan Komisi Pemberantasan Korupsi (TWK KPK). Ia menilai tes tersebut tidak boleh dijadikan alasan memberhentikan 75 pegawai yang tidak lulus.

“Hasil tes wawasan kebangsaan terhadap pegawai KPK hendaknya menjadi masukan untuk langkah-langkah perbaikan KPK, baik terhadap individu-individu maupun institusi KPK dan tidak serta merta dijadikan dasar untuk memberhentikan 75 pegawai,” kata Jokowi, Senin (17/5) kemarin.

Pernyataan Jokowi sebenarnya sekadar pengulangan dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang UU KPK yang menyatakan dalam peralihan status tidak boleh satu pun pihak-pihak yang dirugikan, termasuk para pegawai.

Jokowi meminta agar 75 pegawai yang tidak lulus sekadar diberikan pendidikan kedinasan tentang wawasan kebangsaan. Ia memerintahkan agar Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB), dan pimpinan KPK untuk menindaklanjuti rekomendasi tersebut.

Selain itu ia pun meminta hasil TWK dijadikan alat untuk memperbaiki institusi KPK.

Sikap Jokowi direspons positif oleh Wadah Pegawai (WP) KPK. WP KPK menilai pernyataan Jokowi membuat pegawai KPK kembali bersemangat memberantas korupsi, dan pernyataan ini menurut mereka telah membuktikan komitmen Presiden untuk pemberantasan korupsi.

“Kami, seluruh pegawai KPK, mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Presiden yang telah menjaga komitmen dalam pemberantasan korupsi dan juga menjaga KPK dari upaya-upaya pelemahanan,” kata Ketua WP KPK Yudi Purnomo, Senin (17/5).

Kegagalan para pegawai memang dikait-kaitkan dengan pelemahan komisi antirasuah. Ia dianggap hilir dari upaya yang telah dimulai bertahun-tahun lalu, tepatnya sejak UU KPK direvisi. Respons positif juga disampaikan anggota Dewan Pengawas KPK Syamsuddin Haris.

“Pada dasarnya saya sangat setuju dengan pandangan Presiden Jokowi,” katanya, Senin.

“Sama seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya, hasil TWK yang bermasalah tidak bisa dijadikan dasar pemberhentian pegawai KPK.”

Terkait tindak lanjut yang juga dikatakan Jokowi, dia mengatakan bentuknya bisa “pendidikan dan internalisasi nilai-nilai kebangsaan.”

Sementara itu, menurut Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi, pernyataan Jokowi semestinya menjadi alarm bagi Ketua KPK Firli Bahuri.

“Pesan ini semakin menegaskan bahwa TWK ini hanya dijadikan alat oleh Firli Bahuri untuk menyingkirkan penggawa-penggawa KPK,” kata salah satu anggota koalisi dari Indonesia Corruption Watch (ICW) Kurnia Ramadhana, Senin.

Pernyataan Jokowi juga membuat koalisi semakin yakin bahwa ada penyelewengan yang dilakukan oleh Firli. Koalisi melihat orang-orang ini tidak lulus karena memang dibuat demikian secara sistematis. Ada masalah personal antara para pegawai dengan Firli.

Para pegawai, misalnya, pernah terlibat dalam pelaporan dugaan pelanggaran etik Firli saat masih menjabat Deputi Penindakan, pernah menolak pencalonan Firli sebagai pimpinan KPK, hingga terlibat dalam advokasi agar panitia seleksi pimpinan KPK mencoret kandidat yang tidak taat lapor LHKPN.

Koalisi pun mendesak para pimpinan KPK untuk patuh pada perintah Jokowi.

Sebelumnya Surat Keputusan Pimpinan Nomor 625 Tahun 2021 terbit pada 11 Meri 2021 yang ditandatangani Firli memerintahkan para pegawai yang tak lolos menyerahkan tugas dan tanggung jawab ke atasan.

“Seluruh pimpinan KPK mematuhi perintah Presiden Joko Widodo dengan menganulir keputusan memberhentikan 75 pegawai KPK; dan kedua, Dewan Pengawas KPK segera mengambil langkah konkret dengan memanggil, memeriksa, dan menjatuhkan pelanggaran etik berat kepada Firli Bahuri,” kata Kurnia.

Pernyataan BKN, Kemen PAN-RB, dan KPK

DILAIN pihak, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo mengatakan “belum bisa jawab sekarang” terkait permintaan Jokowi.

“Saya, kan, harus koordinasi dengan Ketua KPK dan Kepala BKN,” kata Tjahjo, singkat.

Sementara Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengaku optimistis permintaan Presiden akan dapat dikondisikan secara cepat.

“Mestinya sih bisa cepat,” kata Bima kepada reporter Tirto, Senin.

Meski begitu dia belum bisa memastikan apakah permintaan akan dipenuhi semua atau tidak. “Kita akan kaji dari sisi hukumnya.”

Lalu bagaimana dengan pimpinan KPK sendiri? Wakil Ketua KPK Nurul Gufron menyambut positif pernyataan Presiden, bahwa “akan menjadikan hasil TWK sebagai masukan untuk langkah perbaikan lembaga dan individu KPK.”

Gufron pun sepakat dengan pandangan Jokowi bahwa pegawai KPK tidak boleh dirugikan akibat alih status menjadi ASN.

“Dengan arahan Presiden ini, kami berharap proses alih status pegawai KPK menjadi pegawai ASN dapat segera selesai dengan tetap taat asas dan prosedur sehingga kita bisa kembali fokus pada kerja-kerja pemberantasan korupsi,” tutur Gufron. (*)

Sumber : tirto.id

Kaitan kpk, Pegawai KPK, Presiden Jokowi, Tes Wawasan Kebangsaan, top
Redaksi 18 Mei 2021 18 Mei 2021
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Apindo Targetkan per Minggu 2 Ribu Warga Batam Divaksinasi
Artikel Selanjutnya Bulan Juni Lelang SPAM Batam | Dimulai dengan Lelang Konsultan

APA YANG BARU?

Presiden Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru di Kabinet Merah Putih
Artikel 1 hari lalu 248 disimak
Baznas Kota Batam Perkuat Syiar Islam di Hinterland Melalui Pembinaan Dai
Artikel 2 hari lalu 260 disimak
Uni Eropa Berikan Sanksi ke Terminal Minyak di Karimun
Artikel 2 hari lalu 308 disimak
Polda Kepri Ungkap Jaringan Narkoba di Tanjungbalai Karimun
Artikel 2 hari lalu 315 disimak
Pemko Batam Berikan Perlindungan Jamsos Naker Kepada RT/ RW
Artikel 2 hari lalu 329 disimak

POPULER PEKAN INI

Peringati Hari Bumi, Satgas Gema Batam ASRI Lakukan Penghijauan di Tg Banon
Lingkungan 5 hari lalu 634 disimak
Mayat Pria Ditemukan Dalam Kolam Bekas Galian di Kawasan Imperium
Artikel 5 hari lalu 593 disimak
TBM Kepulauan Riau Lolos Kurasi Nasional
Budaya 5 hari lalu 574 disimak
Ditjen Imigrasi Amankan WNA Asal Tiongkok di Proyek Opus Bay Marina City
Artikel 5 hari lalu 530 disimak
Bersih Pantai dan Laut Dalam Rangka Hari Bumi di Nirwana Gardens Bintan
Lingkungan 5 hari lalu 512 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?