Hubungi kami di

Dunia

China Laporkan Kasus Pertama Varian Baru Corona

ilham kurnia

Terbit

|

Petugas medis berpakaian hazma merawat pasien di salah satu rumah sakit di Wuhan, China. Foto: China Daily

CHINA mendeteksi kasus impor pertama dari varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris. Temuan kasus ini diumumkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China.

Dikutip dari Reuters, Jumat (1/1), varian baru corona terdeteksi pada seorang mahasiswi berusia 23 tahun yang kembali ke China dari Inggris. Ia menjalani pemeriksaan di Shanghai pada 14 Desember.

Laporan dari China CDC Weekly yang diterbitkan pada Rabu (30/12), mengatakan, para peneliti menjalankan pengurutan gen pada sampel pasien pada 24 Desember dan menemukan strain tersebut adalah varian yang dikenal sebagai VUI202012/01.

Varian tersebut termasuk mutasi genetik yang secara teori dapat menyebabkan COVID-19 menyebar lebih mudah di antara manusia.

Saat ini, pasien tersebut telah dikarantina di fasilitas medis. Tracing kontak erat pasien pun sudah dimulai.

Kemlu China pada pekan lalu telah berencana untuk segera menangguhkan penerbangan langsung dari dan ke Inggris hingga batas waktu yang tak ditentukan.

BACA JUGA :  Jasad Kepala Desa Itu Masih Utuh Setelah 2 Tahun Dikubur

Masyarakat Diminta Tak Panik soal Varian Baru Corona

Pejabat CDC China memastikan tidak ada tanda-tanda varian baru virus corona akan memengaruhi dampak kekebalan dari vaksin yang baru saja diizinkan untuk penggunaan publik.

Atas hal ini, masyarakat China diminta tak panik. Pemeritah China baru saja menyetujui izin pemakaian vaksin Sinopharm pada Kamis (31/12).

“Tidak perlu panik,” kata Xu Wenbo, seorang pejabat di CDC China, kepada TV pemerintah.

“Varian yang bermutasi, dibandingkan dengan varian mutasi sebelumnya sejauh ini tidak ada perubahan yang jelas dalam kemampuannya menyebabkan penyakit,” tambahnya.

Xu menambahkan mutasi pada protein virus tidak akan memengaruhi sensitivitas sebagian besar tes COVID-19 buatan China, yang menargetkan asam nukleat virus, pembawa informasi genetik.

(*)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook