Hubungi kami di

Budaya

Ciptakan Musisi Lokal yang Mampu Bersaing dengan Musisi Internasional

Terbit

|

Ilustrasi musik. F unsplash

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melalui Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Musik Indonesia (LSPMI), Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPRI) menggelar uji kompetensi musik bagi para seniman musik Kepri di Baverly Hotel, Nagoya, Kamis (14/4) lalu.

“Kami dengan Bekraf sudah melakukan uji kompetensi di 5 kota pariwisata yakni Medan, Ambon, Mataram Lombok, Manado dan di Batam, dan akan terus dilanjutkan di kota lainnya,” kata Direktur LSMPI dan juga Sekjen PAPRI, Johnny Maukar.

Tujuan dari uji kompetensi ini yakni untuk meningkatkan kualitas dan kualifikasi seniman musik di daerah pariwisata seperti di Batam.

“Sehingga dengan adanya sertifikasi musisi yang ada di tempat-tempat pariwisata seperti di kafe, maka akan memiliki skill dan pengalaman yang sudah teruji dan berdampak pada peningkatan kualitas pelaku pariwisata Indonesia,” jelasnya.

BACA JUGA :  Sekdako Lantik 43 Kelompok Sadar Wisata ( Pokdarwis) Kota Batam

Ia melanjutkan di destinasi wisata perlu ditempatkan musisi berkualitas yang bisa menghibur wisatawan lokal dan mancanegara yang tengah menikmati waktunya berlibur.

“Maka dari itu kita mulai berikan sertifikasi untuk meningkatkan kualitas,” imbuhnya.

Sementara itu, Perwakilan Direktorat Standarisasi Kompetensi Bidang Sumber Daya Manusia Kemenparekraf, Sulistriati mengatakan pihaknya berharap dengan adanya uji kompetensi dapat menciptakan musisi yang unggul.

Peserta uji kompetensi musik yang digelar Kemenparekraf dengan sejumlah asosiasi musik di Baverly Hotel, Kamis (14/4). F dok Disbudpar Batam

“Dengan adanya uji kopetensi ini diharapkan pelaku musik di Kota Batam bisa bersaing dengan musisi internasional,” ujarnya.

Ketua PAPRI provinsi Kepri Berto Izaak Doko mengungkapkan rasa senang dan bangganya karena Kepri menjadi daerah prioritas yang dijadikan sebagai kota kelima dari pelaksanaan uji kompetensi bagi seniman musik Provinsi Kepri.

“Tentunya sebagai tuan rumah kami mengucapkan banyak terima kasih kepada LSP yang sudah memberilan ruang kepada musisi kepri. Ini bagi kami sangat luar biasa, sudah tepat LSP bekerjasama dengan kami, kami peduli dengan ini dan siap mendukung,”ucapnya.

BACA JUGA :  Awali Rangkaian Kegiatan Ramadan | BP Batam Serahkan Santunan ke Panti Asuhan

“Kami juga mengapresiasi Kemenparekraf yang sudah memfasilitasi kegiatan ini secara gratis yang tidak membebani teman-teman musisi di Kepri,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri Buralimar  menyatakan dengan adanya uji kopetensi musik sangat membantu pihaknya dalam memajukan pariwisata di Kepri.

“Mudah-mudahan ini bisa dilaksanakan rutin, tidak hanya musik tapi 17 sektor pariwisata. Tentunya ini sangat  membantu memajukan Pariwisata Kepri,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Batam, Ardiwinata mengatakan pihaknya menyambut baik pelaksanaan uji kompetensi bagi pemusik ini.

“Kegiatan ini memang ditunggu sebab banyak pemusik Batam perlu dibekali sertifikasi untuk lebih maju lagi, termasuk pemusik Melayu yang kiprahnya baik di Batam, lewat kompetisi lomba cipta lagu Melayu yang pertama kali di Batam,” ungkapnya (leo).

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid