Hubungi kami di

Ini Batam

Coreng Institusi Polri, Oknum Polisi Pengawal Pribadi Gubernur Kepri Terancam Dipecat

Terbit

|

Kabid Humas Polda Kepri, Harry Goldenhardt, (kiri) menunjukkan foto tiga tersangka kasus narkoba saat konferensi pers di Mapolda, Batam, Rabu (2/2/2022). F. Dok. jpnn.com/Antara/Ogen

OKNUM polisi berinisial ARG, yang bertugas sebagai pengawal pribadi (walpri) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, terancam dipecat dari anggota Polri.

Sebab, ARG diduga terlibat kasus kepemilikan narkotika jenis sabu-sabu seberat 6,7 kilogram.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Polisi Harry Goldenhardt, mengatakan bahwa tindakan ARG tidak bisa ditolerir, sebab telah mencoreng nama baik institusi Polri.

“Kapolda Kepri atas instruksi Kapolri, akan menerapkan hukuman pidana dan pemecatan terhadap ARG,” kata Kombes Harry Goldenhardt dalam keterangan pers di Mapolda Kepri, Batam, Rabu (2/2/2022).

BACA JUGA :  KPU Kepri Lakukan Verifikasi Faktual Parpol Non-Parlemen Mulai 14 Oktober

Harry menjelaskan oknum ARG baru sekitar tiga bulan menjadi pengawal pribadi Gubernur Ansar Ahmad.

Ia ditangkap Tim Satnarkoba Polres Tanjungpinang bersama dua rekan lainnya berinisial M dan BTP di dua lokasi berbeda, yakni di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan, Senin 24 Januari 2022. Polisi turut menyita alat bukti narkoba jenis sabu seberat 6,7 kilogram dari ketiganya.

Saat diamankan, oknum polisi dari kesatuan Brimob itu sedang tidak melaksanakan tugas kedinasan mengawal Gubernur Kepri.

Ketiganya saat ini masih menjalani pemeriksaan secara maraton oleh Tim Penyidik Direktorat Polda Kepri.

BACA JUGA :  Pemasangan Box Culvert Simpang Batu Ampar | Rute Lalulintas Dialihkan

“Penyidik tengah mendalami motif ketiga pelaku, dan asal-usul narkoba tersebut,” ungkapnya.

Harry menyampaikan perbuatan ketiga tersangka melanggar Pasal 114 Ayat (2) atau Pasal 112 Ayat (2) Juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup dan paling lama 20 tahun.

“Khusus oknum polisi ARG ditambah hukuman pemecatan,” katanya menegaskan.

Harry mengatakan Polri sudah berkomitmen akan menindak tegas bagi anggota yang terlibat tindak pidana, khususnya narkotika.

(*)
sumber: Republika.co.id

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid