Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Aniaya Seorang Buruh Bangunan, Dua Pelaku Diamankan Polsek Sagulung
    19 jam lalu
    KJRI Johor Bahru Pulangkan 87 WNI dan PMI ke Batam
    20 jam lalu
    Kualitas Udara Batam Memburuk Lagi
    20 jam lalu
    Prabowo Resmikan 6 Kodam Baru, Kepri Resmi Punya Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah
    2 hari lalu
    Imbas Pelebaran Jalan Tengku Sulung, Pengendara Diarahkan Lewat Botania
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Kenalkan Sejarah dan Budaya di Ranah Digital
    20 jam lalu
    Polibatam Bawa 9 Inovasi Unggulan ke The Premier Manufacturing Indonesia Series 2026
    20 jam lalu
    Timnas Indonesia Raih Tropi Internasional Sepakbola, Setelah 35 Tahun Puasa Gelar
    2 hari lalu
    Lila di Hulu Sungai Bere & Makam Tua Di Pengujan
    3 hari lalu
    Singapura, & Hidup Bersama Kecerdasan Artifisal
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
    1 minggu lalu
    Pelawan Merah: Pohon Eksotis yang Menjaga Hutan Kepulauan Riau
    1 minggu lalu
    Nazief Soesiladharma (Walikota Batam Ketiga)
    1 minggu lalu
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    2 minggu lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    4 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    4 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    4 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    8 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

DARI TANJUNG UNCANG, PINDAH KE BATU BESAR | Sejarah Bandara Hang Nadim, Batam (1)

Editor Admin 6 tahun lalu 6.3k disimak

PROYEK pembangunan Bandara Hang Nadim di Batam sudah mulai dilakukan sejak era Batam dikelola oleh Pertamina di bawah Ibnu Soetowo pada tahun 1974.

Awalnya, lokasi bandara di Batam ditetapkan di wilayah Tanjung Uncang. Kemudian dengan beberapa pertimbangan, akhirnya dipindah ke Batu Besar karena adanya aturan internasional yang menerangkan bahwa lokasi itu dapat mengganggu intensitas penerbangan bandara Paya Lebar di Singapura.

Proses pemilihan lokasi bandara di Batu Besar dilakukan secara sederhana saja dengan topografi dan peninjauan lapangan langsung oleh Marsekal pertama  Soedjatmiko selaku Kepala Badan Pelaksana (Kabalak) dan staf teknik Otorita Batam serta pihak kontraktor Robin Ednasa.

Kondisi Batam saat itu masih dipenuhi hutan belantara.

“Ya, hutan. Semua mobil di sini Land Rover karena dia menghendaki double gardan kan untuk jalan di lumpur”, kata Dirut PT. Esqarada, Daniel Burhannudin dalam keterangannya tentang Batam di era 70-an seperti dikutip dari dokumenter “Mereka Bicara Tentang Batam – Dulu, Sekarang dan Yang Akan Datang“.

Dalam buku : “Mengungkap Fakta Pembangunan Batam Era Ibnu Soetowo – JB Sumarlin“, di era Ibnu Soetowo disebutkan bahwa pada awal pembangunan, bandara ini hanya memiliki landasan pacu sepanjang 850 meter saja. Baru bisa dioperasikan dan didarati oleh pesawat jenis twin otter, sky van serta helikopter.

Dekade 70-an memang merupakan tonggak awal pembukaan Batam sebagai daerah industri. Awalnya oleh Pertamina dan kemudian dilanjutkan oleh Badan Otorita Batam (BP Batam saat ini, pen).

Pada era ini, selain bandara, pemerintah juga membangun wilayah Batu Ampar sebagai lokasi industri berikut pelabuhan lautnya.

Menurut mantan Direksi PT. Persero Batam, Kasimun di dokumenter “Mereka Bicara Tentang Batam – Dulu, Sekarang dan Yang Akan Datang“, untuk pengembangan pelabuhan laut sendiri, pemerintah juga menggandeng kontraktor asal Singapura, Robin Shipyard.

“Saat itu Batam masih dipegang Pertamina (era Ibnu Soetowo, pen). Berjalan tiga tahun pembangunan pelabuhan, Batam kemudian dialihkan ke Otorita Batam”, kata Kasimun.

Sementara itu, pada tahun 1980, bandara Hang Nadim sudah bisa beroperasi layaknya bandara perintis dan didarati pesawat jenis Fokker 28.

Saat awal beroperasi itu, gedung terminalnya masih dibangun secara sederhana dengan bentuk semi permanen berbahan triplek dan biasa disebut sebagai gedung terminal A.

Gedung terminal pertama bandara Hang Nadim Batam tahun 1980. Foto : Repro

“Saya masuk ke Batam bulan Desember 1983. Bertepatan dengan terbentuknya Pemerintah Kota Batam (kota Madya Batam, pen). Kondisi Batam saat itu masih sangat sepi”, kata mantan Karyawan Otorita Batam Fitrah Kamaruddin di dokumenter “Mereka Bicara Tentang Batam – Dulu, Sekarang dan Yang Akan Datang“.

Ia masih mendapati gedung terminal A bandara Hang Nadim Batam yang sederhana dan terbuat dari triplek.

“Waktu lihat Airportnya sedih sekali. Airportnya dari triplek (gedung terminalnya, pen)”, lanjut Fitrah Kamaruddin.


(Bersambung)

(*/lis/GoWestID) 

Kaitan bandara, batam, hang nadim, sejarah, top
Admin 11 April 2020 11 April 2020
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Purnama Perige 8 April 2020, Supermoon di Masa Pandemi Corona
Artikel Selanjutnya 20.000 Test Kit dan 2 PCR dari Singapura Tiba di Batam

APA YANG BARU?

Aniaya Seorang Buruh Bangunan, Dua Pelaku Diamankan Polsek Sagulung
Artikel 19 jam lalu 79 disimak
Kenalkan Sejarah dan Budaya di Ranah Digital
Budaya 20 jam lalu 262 disimak
Polibatam Bawa 9 Inovasi Unggulan ke The Premier Manufacturing Indonesia Series 2026
Pendidikan 20 jam lalu 480 disimak
KJRI Johor Bahru Pulangkan 87 WNI dan PMI ke Batam
Artikel 20 jam lalu 291 disimak
Kualitas Udara Batam Memburuk Lagi
Artikel 20 jam lalu 305 disimak

POPULER PEKAN INI

Lila di Hulu Sungai Bere & Makam Tua Di Pengujan
Histori 3 hari lalu 566 disimak
Rapor Merah Industri Perhotelan di Tengah Tren ‘Wisata Sehari’ Batam
In Depth 4 hari lalu 529 disimak
Kapolri Baru Lakukan Mutasi Besar-besaran, Kapolda Kepri Diangkat Jadi Kabareskrim
Artikel 5 hari lalu 522 disimak
Tiga Bulan Air Mati, Ratusan Warga Nongsa Turun ke Jalan; Singgung Proyek Data Center
Artikel 3 hari lalu 516 disimak
Imbas Pelebaran Jalan Tengku Sulung, Pengendara Diarahkan Lewat Botania
Artikel 2 hari lalu 504 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?