TIMNAS Portugal berhasil menapakan kakinya di babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Kroasia 2-1 pada babak 32 besar dalam pertandingan yang digelar pada Jum’at (3/07/2026) pagi.
Pertandingan Potugal vs Kroasia yang digelar di Stadion Toronto, Kanada tersebut, pada babak pertama berjalan dengan tempo tidak terlalu tinggi dan berakhir dengan skor 0-0.
Pada menit keempat, peluang pertama bagi Portugal tercipta. Berawal dari umpan Rafael Leao, Bruno Fernandes melepas tembakan datar, tetapi bisa ditepis. Bola muntah ditembak lagi, tapi membentur kaki bek lawan.
Dua menit berselang giliran Ronaldo mendapat peluang. Umpan silang Pedro Neto tepat sasaran, tetapi gagal dijangkau kepala Ronaldo. Bek-bek Kroasia juga tak bisa menjangkau.
Seusai jeda rehidrasi, Ronaldo kembali dapat peluang mencetak gol. Umpan Neto tepat di muka gawang dekat Ronaldo, tetapi tak kena saat hendak disambut CR7.
Bertubi-tubi serangan diciptakan Portugal, tetapi peluang-peluang itu menguap begitu saja. Lini depan Portugal, utamanya Ronaldo, seperti kurang beruntung dalam laga ini.
Selepas turun minum Kroasia menggebrak. Mateko Kovacic hampir membobol gawang Portugal pada ment ke-47, tetapi Diogo Costa dengan sigap membuang tembakan Kovacic.
Pada menit ke-53, umpan Josip Stansic ditanduk bek Portugal, tetapi jatuh ke Ivan Perisic. Pemain PSV Eindhoven itu dengan tenang menendang bola yang tidak bisa dijangkau Diogo Costa.
Siatuasi ini membuat Portugal tertekanan. Portugal kembali kebobolan pada menit ke-56. Beruntung gol tersebut langsung dianulir wasit karena sudah didahului gerakan offside.
Gol peyeimbang Portugal tercipta pada menit ke-68. Penalti didapat setelah Renato Veiga ditarik jatuh Nikola Vlasic saat sepak pojok. Usai meninjau VAR, wasit memustuskan penalti.
Ronaldo ditunjuk menjadi algojo 12 pas. Dengan dingin pemain 41 tahun tersebut mengecoh kiper Kroasia. Livakovic bergerak ke kanan, sedangkan eksekuski Ronaldo ke tengah.
Dalam sebuah gelombang serangan, Kroasia lewat Kovacic hampir mencetak gol. Sayang tendangan voli pengguna nomor punggung delapan tersebut masih bisa ditepis Costa.
Kroasia juga sempat mencetak go pada menit ke-80 lewat kaki Luka Sucic, tetapi dianulir. Sebelum Sucic membobol gawang Portugal, sudah aksi offside dari pemain Kroasia.
Goncalo Ramos lantas mengantar Portugal berbalik unggul 2-1 pada menit ke-90+4. Gol tersebut diciptakan lewat sundulan, memanfaatkan assist Rafael Leao.
Saat laga sepertinya akan usai, pada menit ke-90+14, Kroasia mencetak gol lewat kaki Josko Gvardiol. Namun, setelah dicek VAR, gol disebut didahului offside.
Dengan ini Portugal mengunci kemenangan babak 32 besar dengan kemenangan 2-1. Portugal pun lolos ke babak 16 besar dan akan berhadapan dengan Spanyol.
Susunan Pemain:
Portugal: Diogo Costa (PG); Joao Cancelo, Ruben Dias, Renato Viega, Nuno Mendes; Joao Neves, Vintinha; Pedro Neto, Bruno Fernandes, Rafael Leao; Cristiao Ronaldo
Kroasia: Dominik Livakovic (PG); Josip Stanisic, Josip Sutalo, Marin Pongracic, Ivan Perisic; Mateo Kovacic, Luka Modric; Nikola Vlasic, Peter Sucic, Martin Baturina; Ante Budimir
Swiss Hentikan Perjuangan Aljazair
Sementara itu dipertandingan lainya, Timnas Swiss memastikan tempat di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Aljazair pada babak 32 besar.
Pertandingan berlangsung di Stadion BC Place, Vancouver, Jumat (3/07/2026) pagi WIB. Hasil Swiss vs Aljazair berakhir dengan skor 2-0.
Gol Swiss dicetak oleh Breel Emboyo (10′) dan Dan Ndoye (46′). Kemenangan ini memastikan dongeng Aljazair di Piala Dunia 2026 berakhir.
Kemenangan tersebut membawa La Nati (julukan timnas Swiss) melangkah ke fase berikutnya. Pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Swiss akan menghadapi pemenang pertandingan Kolombia melawan Ghana.
Aljazair datang ke laga ini dengan kepercayaan diri tinggi setelah menciptakan kejutan pada fase grup. Les Fennecs lolos ke fase gugur usai bermain imbang 3-3 melawan Austria pada laga terakhir grup.
Sementara itu, Swiss tampil konsisten sepanjang penyisihan grup. Tim asuhan Murat Yakin menyelesaikan fase tersebut tanpa kekalahan sekaligus menjadi juara grup.
Pertemuan kedua tim berlangsung dengan kekuatan terbaik masing-masing. Swiss akhirnya mampu mengakhiri langkah Aljazair sekaligus mengamankan tiket menuju perdelapan final.
Susunan Pemain Swiss vs Aljazair
Swiss (4-2-3-1): 1-Gregor Kobel; 6-Denis Zakaria (3-Widmer 87′), 4-Nico Elvedi, 5-Manuel Akanji, 13-Ricardo Rodriguez; 8-Remo Freuler, 10-Granit Xhaka; 11-Dan Ndoye (20-Aebischer 87′), 9-Johan Manzambi (19-Okafor 71′), 17-Ruben Vargas (22-Rieder 71′); 7-Breel Embolo (23-Amdouni 83′). Pelatih: Murat Yakin
Aljazair (4-2-3-1): 23-Luca Zidane; 17-Rafik Belghali (20-Boulbina 82′), 2-Aissa Mandi, 21-Ramy Bensebaini, 15-Rayan Ait-Nouri; 8-Houssem Aouar (13-Hadjam 58′), 19-Nabil Bentaleb (14-Boudaoui 71′); 7-Riyad Mahrez (11-Moussa 71′), 6-Ramiz Zerrouki (9-Gouiri 58′), 10-Fares Chaibi; 22-Ibrahim Maza Pelatih: Vladimir Petkovic
(*)


