Hubungi kami di

Ini Batam

Gara-Gara Jual iPhone 7, Toko Ponsel Lucky Plaza Digerebek

iqbal fadillah

Terbit

|

SEJUMLAH pria yang diduga dari kepolisian dan Direktorat Pengawasan Barang Beredar dan Jasa, Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, menggerebek tiga toko ponsel di pusat penjualan elektronik di Lucky Plaza Batam, Senin (26/9/2016).

Dilansir batampos.co.id, Razia ini diduga muncul setelah sejumlah toko memajang telepon pintar besutan Apple itu, sementara belum resmi dirilis secara resmi di Indonesia.

Akibat razia itu, sejumlah toko tampak tutup. Mereka diduga menghindari razia.

Sertifikasi iPhone 7 (kode A1778) dan iPhone 7 Plus (kode A1784) seperti dikutip dari laman liputan6.com memang masih dalam tahap pengurusan. Pada 23 September 2016 lalu, masih ada di tahap pembuatan SP3 (Surat Perintah Pengujian Perangkat) di Ditjen SDPPI (Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika).

Dari tahap itu, masih ada beberapa tahap yang harus dilalui hingga iPhone 7 dan iPhone 7 Plus dinyatakan lulus dan sertifikatnya diterbitkan.

Subdirektorat Pengawasan Jasa, Direktorat Pengawasan Barang Beredar dan Jasa, Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, memang sedang memantau tempat-tempat penjualan iPhone 7, termasuk penjualan lewat online. Penjualan sebelum perizinan keluar dianggap ilegal. ***

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook