Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Pertama Kali di Batam, RSUD Embung Fatimah Berhasil Lakukan Operasi Clipping Aneurisma Otak
    10 jam lalu
    Bareskrim Polri Jerat Bos Kasino di Batam Dengan Pasal TPPU
    13 jam lalu
    Warga Temukan Kerangka Manusia di Semak Bakau
    18 jam lalu
    21 Kendaraan Knalpot Brong Disita Dalam Patroli Dini Hari di Batam
    18 jam lalu
    Empat Hari Krisis Air di Batam, Warga Mulai Kesulitan
    18 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 2)
    15 jam lalu
    Garuda Spark Hub Resmi Meluncur
    3 hari lalu
    Pasokan Air Baku Sei Pulai dan Gesek Bertahan Lebih Baik Dibanding Waduk Batam
    5 hari lalu
    Negeri Lingga, 1861 (Bagian 1)
    7 hari lalu
    Jalan Kaki itu Membahagiakan
    1 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Gedung Beringin, Batam
    1 minggu lalu
    Rata-Rata Lama Sekolah Warga Batam Tembus 11,34 Tahun, Tertinggi di Kepri
    2 minggu lalu
    Inflasi Kota Batam Juli 2026 Stabil di Angka 3,49 Persen
    2 minggu lalu
    Bandar Udara Raja Haji Abdullah, Karimun
    2 minggu lalu
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    7 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
BenarNews.org

Indonesia Bersiap Meratifikasi Perjanjian ZEE Dengan Vietnam

Editor Admin 1 tahun lalu 697 disimak
Presiden Indonesia Prabowo Subianto (kanan) berjabat tangan dengan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam To Lam setelah konferensi pers di Istana Kepresidenan di Jakarta, 10 Maret 2025. © F. Bay Ismoyo/AFPDisediakan oleh GoWest.ID

KESEPAKATAN Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) antara Indonesia dan Vietnam yang akan segera diratifikasi menandai langkah strategis kedua negara dalam memperkuat kedaulatan maritim dan menghadapi tekanan geopolitik di Laut China Selatan (LCS), kata pengamat, Rabu.

Indonesia diperkirakan akan meratifikasi perjanjian dengan Vietnam mengenai batas ZEE bulan depan, kata Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuannya dengan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Viet Nam, To Lam, yang berkunjung ke Jakarta, Senin.

Ratifikasi ini menandai berakhirnya sengketa antara Indonesia dan Vietnam selama lebih dari satu dekade terkait perairan yang tumpang tindih.

Jakarta dan Hanoi mencapai kesepakatan mengenai batas ZEE pada Desember 2022 setelah melakukan negosiasi selama 12 tahun. Sebelumnya, kedua negara bersitegang akibat klaim tumpang tindih di perairan sekitar Kepulauan Natuna di Laut China Selatan.

Agar perjanjian ini dapat berlaku, masing-masing parlemen kedua negara harus meratifikasinya.

Zona Ekonomi Eksklusif memberi hak eksklusif kepada suatu negara untuk mengelola sumber daya alam di perairan dan dasar lautnya. Dengan batas yang jelas, diharapkan tidak akan terjadi lagi kesalahpahaman dan pengelolaan yang keliru antara kedua negara, kata peneliti Laut China Selatan asal Vietnam, Dinh Kim Phuc.

“Janji ratifikasi perjanjian ZEE ini mengirimkan sinyal positif, baik dari segi keamanan maupun ekonomi,” kata Phuc. “Di antara pencapaian terbaru dalam hubungan bilateral kedua negara, menurut saya ini yang paling penting.”

Ia juga menambahkan bahwa perjanjian ini bisa menjadi preseden berharga bagi negara-negara ASEAN lainnya dalam menyelesaikan sengketa maritim secara damai.

“Kita berharap ratifikasi oleh parlemen kita bulan April sesudah Idulfitri dan mereka juga dalam legislatif mereka juga. Mereka akan ratifikasi (dalam) waktu dekat,” kata Prabowo dalam konferensi pers setelah pertemuan dengan To Lam. “Insyaallah, saya akan tanda tangan di Hanoi pada kunjungan kenegaraan saya sebagai balasan kepada kunjungan dari Yang Mulia To Lam.” 

Dalam kunjungan To Lam, Indonesia dan Vietnam juga meningkatkan hubungan bilateral menjadi kemitraan strategis komprehensif, mencerminkan kerja sama yang semakin erat antara kedua negara.

Prabowo menambahkan bahwa ia berencana melakukan kunjungan balasan ke Vietnam dalam waktu dekat, di mana ia akan menandatangani perjanjian pelaksanaan (implementing agreement) dengan pihak Vietnam. “Saya yakin kesepakatan ini akan membawa kesejahteraan bagi rakyat kedua negara,” ujarnya.

Perairan yang berbatasan dengan Kepulauan Natuna sebelumnya menjadi titik konfrontasi antara aparat penegak hukum Indonesia dan Vietnam, terutama terkait aktivitas nelayan Vietnam yang sering dituduh melanggar batas dan melakukan penangkapan ikan ilegal. Indonesia berulang kali menahan dan menenggelamkan kapal-kapal ikan Vietnam yang dianggap melanggar wilayahnya.

Pembicaraan tentang penetapan batas ZEE dimulai pada 2010 dan melalui lebih dari selusin putaran negosiasi sebelum akhirnya mencapai kesepakatan.

Perumahan dan perahu warga di Pelabuhan Teluk Baruk di Pulau Natuna di Provinsi Kepulauan Riau, 22 September 2023. [Bay Ismoyo/AFP]

Raden Mokhamad Luthfi, pengamat hubungan internasional dari Universitas Al Azhar Indonesia, menilai kesepakatan ini dipengaruhi oleh kebutuhan kedua negara untuk memiliki dasar hukum yang kuat dalam mengeksplorasi sumber daya di perairan tersebut. 

“Vietnam memang tegas soal kedaulatan lautnya, tetapi mereka bukan negara ekspansionis seperti China. Ini membuat kesepakatan lebih mudah dicapai,” kata Luthfi kepada BenarNews.

Kesepakatan ini juga memperkuat posisi Indonesia dan Vietnam dalam menghadapi klaim sepihak China di Laut China Selatan, kata Luthfi. 

“Perjanjian ini menunjukkan bahwa Indonesia dan Vietnam sama-sama menolak klaim sembilan garis putus-putus yang tidak memiliki dasar dalam hukum internasional UNCLOS 1982,” kata Luthfi, merujuk kepada garis wilayah yang dicetak oleh China di peta mereka sebagai dasar klaim historis atas hampir 90 persen wilayah Laut China Selatan.

Pakar hukum maritim dari Universitas Gadjah Mada, I Made Andi Arsana, mengatakan bahwa kesepakatan ini memberikan kejelasan mengenai hak penangkapan ikan di Laut China Selatan.

“Dengan adanya kesepakatan ZEE, secara logika, pengelolaan dan penanganan lintas batas menjadi lebih mudah,” kata Arsana kepada BenarNews. 

“Sebelumnya, masing-masing negara memiliki klaimnya sendiri, sehingga sulit menentukan apakah sebuah kapal telah melanggar batas. Sekarang, dengan adanya batas yang diakui secara hukum, regulasi dapat ditegakkan dengan lebih tegas.”

Ia menganalogikan situasi sebelumnya seperti bertetangga tanpa pagar.

“Jika kita berbicara dengan tetangga tanpa pagar, akan sangat rumit untuk menentukan apakah mereka melewati pagar kita atau tidak, mencuri atau tidak.”

Hingga saat ini, pemerintah China belum memberikan komentar mengenai pernyataan Presiden Indonesia terkait perjanjian ini. Baik ZEE Vietnam maupun Indonesia berada dalam area yang diklaim oleh Beijing sebagai bagian dari “sembilan garis putus-putus”.

Kaitan indonesia, Ratifikasi, vietnam, Zee
Admin 14 Maret 2025 14 Maret 2025
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Dikecam, Pemotongan Anggaran di Tengah Meningkatnya Ancaman Bencana
Artikel Selanjutnya Semua Izin Terbit, iPhone 16 Siap Dijual di Indonesia

APA YANG BARU?

Pertama Kali di Batam, RSUD Embung Fatimah Berhasil Lakukan Operasi Clipping Aneurisma Otak
Artikel 10 jam lalu 56 disimak
Bareskrim Polri Jerat Bos Kasino di Batam Dengan Pasal TPPU
Artikel 13 jam lalu 129 disimak
Negeri Lingga, 1861 (Bagian 2)
Histori 15 jam lalu 124 disimak
Warga Temukan Kerangka Manusia di Semak Bakau
Artikel 18 jam lalu 127 disimak
21 Kendaraan Knalpot Brong Disita Dalam Patroli Dini Hari di Batam
Artikel 18 jam lalu 125 disimak

POPULER PEKAN INI

Rabu (26/08) Malam, Air Batam Hilir Matikan Sementara Di Berbagai Wilayah di Batam
Artikel 4 hari lalu 343 disimak
Pasokan Air Baku Sei Pulai dan Gesek Bertahan Lebih Baik Dibanding Waduk Batam
Lingkungan 5 hari lalu 338 disimak
Singapura Siapkan Reklamasi Tiga Pulau di Hadapan Batam
Artikel 5 hari lalu 317 disimak
Aplikasi IKD Permudah Masyarakat Mengurus Administrasi Kependudukan
Artikel 4 hari lalu 307 disimak
Dugaan Selundupkan 800 Kg Ketamine, Kapal Kargo Berbendera Komoro Disergap di Perairan Anambas
Artikel 5 hari lalu 307 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?