Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Lebih Mudah dan Murah, Trans Batam Resmi Layani Tujuan Bandara Hang Nadim
    6 jam lalu
    Awal Pekan, Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Batam Turun
    21 jam lalu
    KSOP Batam Bantah Isu Tongkang Granit Terbalik karena Ditolak Singapura
    22 jam lalu
    Sensus Ekonomi 2026: BPS Batam Terjunkan 800 Petugas, Sisir 400 Ribu Keluarga dan Pelaku Usaha
    23 jam lalu
    Debarkasi Haji Batam Hampir Tuntas, 10.516 Jamaah Pulang, Tinggal Kloter 25 di Madinah
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Jerman dan Belanda Bernasib Sama, Tersingkir Lewat Adu Penalti
    2 jam lalu
    Lumpuhkan Samurai Jepang, Brasil Lolos ke Babak 16 Besar
    8 jam lalu
    Krisis Anggaran dan Infrastruktur, Kepri Mundur Jadi Tuan Rumah Porwil Sumatera 2027
    19 jam lalu
    Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026, Banyak Partai Bigmatch
    1 hari lalu
    Piala Dunia 2026, Tuan Rumah Kanada Lolos ke Babak 16 Besar
    1 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Mei 2026: Inflasi Sektor Informasi dan Komunikasi Karimun di Angka 0,1 Persen
    19 jam lalu
    Kancil/ Pelanduk (Tragulidae) di Kepulauan Riau
    3 hari lalu
    Data Volume Sampah di Kota Batam 2026
    3 hari lalu
    Statistika Harga Makanan dan Rokok Melonjak di Batam
    5 hari lalu
    Ikan Lepu (Lion Fish)
    6 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    7 hari lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    1 minggu lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 minggu lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Situs Sejarah

Istana Kota Piring

Editor Admin 2 tahun lalu 1.2k disimak
Sisa-sisa istana kota piring di pulau Biram Dewa, Tanjungpinang. © F. Kemendikbud/ disediakan oleh GoWest.ID

SITUS Cagar Budaya Kota Piring secara administratif terletak di RT 03/RW 07, Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Memiliki letak astronomis N 0⁰ 55′ 30,5” E 104⁰ 29′ 30,1”, dengan  ketinggian rata-rata 27 m dari permukaan laut.

Istana Kota Piring dibangun pada tahun 1777 oleh Yang Dipertuan Muda Riau IV, Raja Haji Fisabilillah. Istana Kota Piring merupakan tempat kedudukan bagi Yang Dipertuan Muda sedangkan kedudukan Yang Dipertuan Besar berada di Sungai Galang Besar. Di dalam karyanya yang berjudul Tuhfat Al-Nafis, Raja Ali Haji melukiskan tentang Istana Kota Piring:

“Kota baru yang bertatahkan dengan pinggan dan piring sangatlah indah, dan sekarang masih ada bekasnya, di ulu Riau adanya. Dan, satu pula balai dindingnya. Cermin adalah tiang balai itu, bersalut dengan kaki pahar. Kaki tiang itu yaitu tembaga, dan kota itu sebelah atasnya berkisi-kisikan bocong. Kota itu ketika terkena sinar matahari memancar-mancarlah cahayanya.”

“Kemudian dibuat pula satu istana di Sungai Galang Besar. Perhiasan istana dari emas dan perak, hingga rantai-rantai setelob-nya dengan rantai perak. Juga talam dan ceper kebanyakan dibuat di negeri China dan seperti tepak dan balang air mawar daripada emas dan perak yang dibuat di negeri Benila (Manila) yang berkarang dan bertakhtakan intan dan yang ber-serodi. Dan, adapun pinggan mangkuk dan cawan khawa dan cawan teh kebanyakan diperbuat di negeri China serta berserut dengan air emas. Pada pantat cawan tersebut tertera nama Pulau Biram Dewa atau Malim Dewa”. (http://www.rajaalihaji.com/id/opinion.php?a=YUgvcw%3D%3D=)

Kemegahan sebagaimana yang tertera dalam kitab Tuhfat Al-Nafis ini sudah tidak dapat dilihat lagi, kondisinya saat ini sangat memprihatinkan, yang terlihat hanya sebagian tembok istana yang sudah lapuk dan bagiannya sudah bayak yang hilang terlebih lagi piring-piring yang digambarkan melekat pada tembok-tembok istana, piring-piring yang melekat pada tembok telah banyak yang dicongkeli oleh masyarakat.

Sisa-sisa istana kota piring di pulau Biram Dewa, Tanjungpinang. © F. Kemendikbud/ disediakan oleh GoWest.ID

Menurut peneliti pada Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisi, Anastasia Wiwik Swastiti, Istana Kota Piring tidak difungsikan lagi sebagai pusat pemerintahan sejak Kerajaan Riau – Lingga kalah dalam Perang Riau yang terjadi pada tahun 1784, dan kemudian pada tahun 1787 Sultan Mahmud Shah III memindahkan pusat pemerintahan ke Daik, Lingga. Di sana beliau membangun pasar, masjid, dan benteng kota berupa parit. Seiring dengan perpindahan pusat kekuasaan maka Istana Kota Piring dan Istana Yang Dipertuan Besar mengalami penurunan dalam fungsinya.

Totok Roesmanto dalam makalahnya memaparkan beberapa pendapat berkaitan dengan Istana Kota Piring diantaranya adalah pendapat Meuraxa yang menyebutkan bahwa “Kota Piring berupa pagar yang terdiri dari piring”, pendapat lain menyebutkan bahwa Kota Piring merupakan tempat penyimpanan koleksi piring Kesultanan Melayu Riau.

Istana adalah sebuah bangunan besar atau mewah yang biasanya didiami oleh keluarga kerajaan, keluarga kepala negara atau petinggi lainnya. Kata istana kadang-kadang juga dipakai untuk merujuk kepada gedung besar yang merupakan pusat suatu lembaga. Di Jawa dan sekitarnya tempat tinggal raja disebut pula keraton, pura atau puri. (http://id.wikipedia.org/wiki/Istana)

Tembok Istana Kota Piring dipenuhi dengan piring-piring terbuat dari keramik buatan Cina dan Eropa, itulah sebabnya kenapa disebut dengan Istana Kota Piring, dan disetiap tiangnya diberi lapisan tembaga yang berwarna kuning berkilau yang jika terkena sinar matahari di pagi hari dan ketika bulan purnama pada malam hari akan memperlihatkan pemandangan yang sangat menakjubkan.

Tidak banyak yang dapat diamati pada situs Istana Kota Piring terlebih lagi berkaitan dengan arsitekturnya sebab bagian-bagian yang tersisa hanya berupa tembok-tembok yang juga sudah tidak utuh lagi. Totok Roesmanto mencoba merekonstruksi arsitektur Istana Kota Piring melalui kajian kesejarahan berdasarkan teks kuno, menurutnya teks kuno yang paling dapat dipercaya adalah Tuhfat Al Nafis yang ditulis oleh Raja Ali Haji. Hal ini dilakukan sebelumnya oleh Daniel Perret dalam mendeskripsikan Kota Raja melalui teks Kesusastraan Melayu Lama. Beliau mengkajinya melalui 24 teks sejarah berbentuk hikayat maupun syair yang mengandung data yang dapat memberi sumbangan bagi sejarah perkotaan di Dunia Melayu. Untuk menjelaskan bagaimana arsitektur Istana Kota Piring akan lebih tepat menggunakan deskripsi yang dibuat oleh Daniel Perret yang didasari oleh naskah-naskah melayu berkaitan dengan Kota Raja, menurutnya teks-teks melayu mengandung fakta-fakta kejadian pada masa lalu sehingga beritanya dapat dipertanggungjawabkan.

Berkaitan dengan bentuk atau struktur dari istana melayu yang Daniel Perret menyebutnya dengan Kota Raja, banyak ditemukan pada masa pendirian dari urban settlement atau pada saat dilaksanakannya upacara dan pada saat ada kunjungan orang besar (Daniel Perret, 2011: 252). Di dalam Hikayat Deli disebutkan bahwa di atas pintu gerbangnya dibuat sebuah rumah yang namanya Melawati yaitu berupa tempat berjaga-jaga siang dan malam, ditempat itu pula disimpan senjata, peluru dan obat bedil. Cerita seperti ini yang terdapat di hikayat-hikayat dapat memberikan gambaran berkaitan dengan bagaimana struktur dan bentuk sebuah kota atau istana.

Begitupula dengan Kota Piring seperti yang digambarkan oleh Raja Ali Haji dalam Tuhfat al-Nafis yang salah satunya menyebutkan berkaitan dengan keindahan Istana Kota Piring dengan temboknya yang bertatahkan piring-piring yang indah. Namun penggambaran tersebut cukup sulit untuk dikembalikan mengingat keadaan Istana Kota Piring yang saat ini hanya berupa sisa-sisa tembok saja, dan hanya ditemukan sedikit struktur bangunan yang berkaitan dengan pondasi bangunan, selain itu semakin padatnya rumah-rumah penduduk mengakibatkan tingkat kerusakan struktur yang masih tersisa menjadi cukup tinggi.

(nes)

Sumber : Kemendikbud, wikipedia

Kaitan Biram Dewa, Istana kota piring, Kesultanan, Riau lingga, tanjungpinang
Admin 5 Juli 2024 5 Juli 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Kiki Fatmala Meninggal di Usia 56 Tahun, Transformasinya Dalam Kenangan
Artikel Selanjutnya Jasad Pria yang Ditemukan di Punggur adalah Warga Batam Kota

APA YANG BARU?

Jerman dan Belanda Bernasib Sama, Tersingkir Lewat Adu Penalti
Sports 2 jam lalu 53 disimak
Lebih Mudah dan Murah, Trans Batam Resmi Layani Tujuan Bandara Hang Nadim
Artikel 6 jam lalu 111 disimak
Lumpuhkan Samurai Jepang, Brasil Lolos ke Babak 16 Besar
Sports 8 jam lalu 74 disimak
Mei 2026: Inflasi Sektor Informasi dan Komunikasi Karimun di Angka 0,1 Persen
Statistik 19 jam lalu 148 disimak
Krisis Anggaran dan Infrastruktur, Kepri Mundur Jadi Tuan Rumah Porwil Sumatera 2027
Sports 19 jam lalu 159 disimak

POPULER PEKAN INI

Akomodasi Keluhan Warga, Pemko Batam Alihkan Proyek TPS ke 140 Bin Kontainer
Lingkungan 3 hari lalu 435 disimak
Walikota Batam Enggan Jawab Saat Ditanya Ada Orasi Politik di Pawai MBG Siswa
Artikel 6 hari lalu 435 disimak
Ikan Lepu (Lion Fish)
Rupa 6 hari lalu 382 disimak
Sah! Batam Punya Perda PSU, Pengembang Wajib Sediakan Jalan hingga TPS
Artikel 5 hari lalu 350 disimak
Data Volume Sampah di Kota Batam 2026
Statistik 3 hari lalu 327 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?