Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Penuhi Kebutuhan Warga, Perumda Tirta Mulia Unit Kundur Tambah Jam Operasional
    5 jam lalu
    Pungli di Pelabuhan Batam Center, Oknum Petugas Imigrasi Batam Resmi Ditahan
    6 jam lalu
    Soroti Layanan Keimigrasian, Kepala BP Batam Sidak Pelabuhan Internasional
    8 jam lalu
    DPRD Batam Bentuk Pansus LKPJ Walikota Batam Tahun 2025
    20 jam lalu
    Wako Batam Minta Kinerja ASN Lebih Responsif Terhadap Kebutuhan Masyarakat
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Tidak Ada “Kota Hantu” di Singapura
    2 hari lalu
    Atasi Volume Sampah di Batam, Pembangunan TPA Blok Baru di Kabil
    2 hari lalu
    Tahun 2026 Kemenag Batam Buka PMB Satu Pintu Jalur Prestasi Pada MTs Negeri
    3 hari lalu
    Debut Manis Herdman, Timnas Menang 4-0 Atas Saint Kitts
    4 hari lalu
    Dua Karakter Berbeda Orangtua
    2 minggu lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    3 minggu lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    1 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    2 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    1 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    2 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    3 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Situs Sejarah

Istana Kota Piring

Editor Admin 2 tahun lalu 1.1k disimak
Sisa-sisa istana kota piring di pulau Biram Dewa, Tanjungpinang. © F. Kemendikbud/ disediakan oleh GoWest.ID

SITUS Cagar Budaya Kota Piring secara administratif terletak di RT 03/RW 07, Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Memiliki letak astronomis N 0⁰ 55′ 30,5” E 104⁰ 29′ 30,1”, dengan  ketinggian rata-rata 27 m dari permukaan laut.

Istana Kota Piring dibangun pada tahun 1777 oleh Yang Dipertuan Muda Riau IV, Raja Haji Fisabilillah. Istana Kota Piring merupakan tempat kedudukan bagi Yang Dipertuan Muda sedangkan kedudukan Yang Dipertuan Besar berada di Sungai Galang Besar. Di dalam karyanya yang berjudul Tuhfat Al-Nafis, Raja Ali Haji melukiskan tentang Istana Kota Piring:

“Kota baru yang bertatahkan dengan pinggan dan piring sangatlah indah, dan sekarang masih ada bekasnya, di ulu Riau adanya. Dan, satu pula balai dindingnya. Cermin adalah tiang balai itu, bersalut dengan kaki pahar. Kaki tiang itu yaitu tembaga, dan kota itu sebelah atasnya berkisi-kisikan bocong. Kota itu ketika terkena sinar matahari memancar-mancarlah cahayanya.”

“Kemudian dibuat pula satu istana di Sungai Galang Besar. Perhiasan istana dari emas dan perak, hingga rantai-rantai setelob-nya dengan rantai perak. Juga talam dan ceper kebanyakan dibuat di negeri China dan seperti tepak dan balang air mawar daripada emas dan perak yang dibuat di negeri Benila (Manila) yang berkarang dan bertakhtakan intan dan yang ber-serodi. Dan, adapun pinggan mangkuk dan cawan khawa dan cawan teh kebanyakan diperbuat di negeri China serta berserut dengan air emas. Pada pantat cawan tersebut tertera nama Pulau Biram Dewa atau Malim Dewa”. (http://www.rajaalihaji.com/id/opinion.php?a=YUgvcw%3D%3D=)

Kemegahan sebagaimana yang tertera dalam kitab Tuhfat Al-Nafis ini sudah tidak dapat dilihat lagi, kondisinya saat ini sangat memprihatinkan, yang terlihat hanya sebagian tembok istana yang sudah lapuk dan bagiannya sudah bayak yang hilang terlebih lagi piring-piring yang digambarkan melekat pada tembok-tembok istana, piring-piring yang melekat pada tembok telah banyak yang dicongkeli oleh masyarakat.

Sisa-sisa istana kota piring di pulau Biram Dewa, Tanjungpinang. © F. Kemendikbud/ disediakan oleh GoWest.ID

Menurut peneliti pada Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisi, Anastasia Wiwik Swastiti, Istana Kota Piring tidak difungsikan lagi sebagai pusat pemerintahan sejak Kerajaan Riau – Lingga kalah dalam Perang Riau yang terjadi pada tahun 1784, dan kemudian pada tahun 1787 Sultan Mahmud Shah III memindahkan pusat pemerintahan ke Daik, Lingga. Di sana beliau membangun pasar, masjid, dan benteng kota berupa parit. Seiring dengan perpindahan pusat kekuasaan maka Istana Kota Piring dan Istana Yang Dipertuan Besar mengalami penurunan dalam fungsinya.

Totok Roesmanto dalam makalahnya memaparkan beberapa pendapat berkaitan dengan Istana Kota Piring diantaranya adalah pendapat Meuraxa yang menyebutkan bahwa “Kota Piring berupa pagar yang terdiri dari piring”, pendapat lain menyebutkan bahwa Kota Piring merupakan tempat penyimpanan koleksi piring Kesultanan Melayu Riau.

Istana adalah sebuah bangunan besar atau mewah yang biasanya didiami oleh keluarga kerajaan, keluarga kepala negara atau petinggi lainnya. Kata istana kadang-kadang juga dipakai untuk merujuk kepada gedung besar yang merupakan pusat suatu lembaga. Di Jawa dan sekitarnya tempat tinggal raja disebut pula keraton, pura atau puri. (http://id.wikipedia.org/wiki/Istana)

Tembok Istana Kota Piring dipenuhi dengan piring-piring terbuat dari keramik buatan Cina dan Eropa, itulah sebabnya kenapa disebut dengan Istana Kota Piring, dan disetiap tiangnya diberi lapisan tembaga yang berwarna kuning berkilau yang jika terkena sinar matahari di pagi hari dan ketika bulan purnama pada malam hari akan memperlihatkan pemandangan yang sangat menakjubkan.

Tidak banyak yang dapat diamati pada situs Istana Kota Piring terlebih lagi berkaitan dengan arsitekturnya sebab bagian-bagian yang tersisa hanya berupa tembok-tembok yang juga sudah tidak utuh lagi. Totok Roesmanto mencoba merekonstruksi arsitektur Istana Kota Piring melalui kajian kesejarahan berdasarkan teks kuno, menurutnya teks kuno yang paling dapat dipercaya adalah Tuhfat Al Nafis yang ditulis oleh Raja Ali Haji. Hal ini dilakukan sebelumnya oleh Daniel Perret dalam mendeskripsikan Kota Raja melalui teks Kesusastraan Melayu Lama. Beliau mengkajinya melalui 24 teks sejarah berbentuk hikayat maupun syair yang mengandung data yang dapat memberi sumbangan bagi sejarah perkotaan di Dunia Melayu. Untuk menjelaskan bagaimana arsitektur Istana Kota Piring akan lebih tepat menggunakan deskripsi yang dibuat oleh Daniel Perret yang didasari oleh naskah-naskah melayu berkaitan dengan Kota Raja, menurutnya teks-teks melayu mengandung fakta-fakta kejadian pada masa lalu sehingga beritanya dapat dipertanggungjawabkan.

Berkaitan dengan bentuk atau struktur dari istana melayu yang Daniel Perret menyebutnya dengan Kota Raja, banyak ditemukan pada masa pendirian dari urban settlement atau pada saat dilaksanakannya upacara dan pada saat ada kunjungan orang besar (Daniel Perret, 2011: 252). Di dalam Hikayat Deli disebutkan bahwa di atas pintu gerbangnya dibuat sebuah rumah yang namanya Melawati yaitu berupa tempat berjaga-jaga siang dan malam, ditempat itu pula disimpan senjata, peluru dan obat bedil. Cerita seperti ini yang terdapat di hikayat-hikayat dapat memberikan gambaran berkaitan dengan bagaimana struktur dan bentuk sebuah kota atau istana.

Begitupula dengan Kota Piring seperti yang digambarkan oleh Raja Ali Haji dalam Tuhfat al-Nafis yang salah satunya menyebutkan berkaitan dengan keindahan Istana Kota Piring dengan temboknya yang bertatahkan piring-piring yang indah. Namun penggambaran tersebut cukup sulit untuk dikembalikan mengingat keadaan Istana Kota Piring yang saat ini hanya berupa sisa-sisa tembok saja, dan hanya ditemukan sedikit struktur bangunan yang berkaitan dengan pondasi bangunan, selain itu semakin padatnya rumah-rumah penduduk mengakibatkan tingkat kerusakan struktur yang masih tersisa menjadi cukup tinggi.

(nes)

Sumber : Kemendikbud, wikipedia

Kaitan Biram Dewa, Istana kota piring, Kesultanan, Riau lingga, tanjungpinang
Admin 5 Juli 2024 5 Juli 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Kiki Fatmala Meninggal di Usia 56 Tahun, Transformasinya Dalam Kenangan
Artikel Selanjutnya Jasad Pria yang Ditemukan di Punggur adalah Warga Batam Kota

APA YANG BARU?

Penuhi Kebutuhan Warga, Perumda Tirta Mulia Unit Kundur Tambah Jam Operasional
Artikel 5 jam lalu 63 disimak
Pungli di Pelabuhan Batam Center, Oknum Petugas Imigrasi Batam Resmi Ditahan
Artikel 6 jam lalu 70 disimak
Soroti Layanan Keimigrasian, Kepala BP Batam Sidak Pelabuhan Internasional
Artikel 8 jam lalu 63 disimak
DPRD Batam Bentuk Pansus LKPJ Walikota Batam Tahun 2025
Artikel 20 jam lalu 69 disimak
Wako Batam Minta Kinerja ASN Lebih Responsif Terhadap Kebutuhan Masyarakat
Artikel 1 hari lalu 115 disimak

POPULER PEKAN INI

Akhir Maret ini SPPG Batam Mulai Distribusikan Kembali MBG ke Sekolah
Artikel 5 hari lalu 322 disimak
Kantor Imigrasi Batam Tindak Lanjuti Keluhan Pemerasan Kepada WNA di Pelabuhan
Artikel 6 hari lalu 318 disimak
Diskominfo Batam Sosialiasikan Larangan Penggunaan Medsos Anak Dibawah 16 Tahun
Artikel 5 hari lalu 315 disimak
Volume Air Waduk Menurun, BP Batam Pastikan Layanan Air Bersih Tetap Terjaga
Artikel 5 hari lalu 257 disimak
Sempat Hilang, Nelayan Karimun Berhasil Ditemukan Tim SAR Gabungan
Artikel 4 hari lalu 248 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?