Hubungi kami di

Parlementaria

Jangan Panik! Rudy Chua: Penyebaran Omicron XBB Tidak Berdampak Pada Kematian

Terbit

|

ANGGOTA DPRD Kepri, Rudy Chua, mengingatkan kepada masyarakat agar tidak panik dengan lonjakan kasus Covid-19 subvarian Omicron XBB yang mulai tersebar di Kepri.

Selain pengendalian yang masih dilaksanakan oleh satuan tugas (Satgas) masyarakat juga diminta agar kembali patuhi protokol kesehatan (protkes) dan melengkapi vaksinasi dengan dosis ketiga atau booster.

Rudy mengatakan tidak adanya hal baru dalam penanganan Covid-19 subvarian Omicron XBB di Kepri saat ini oleh Satgas bukan berarti menganggap sebagai sesuatu yang biasa. Satgas hanya membuat suasana agar masyarakat tidak panik yang dapat menggangu kelancaran ekonomi dan pariwisata yang mulai bangkit.

BACA JUGA :  DPD Golkar Kepri Siapkan Bantuan 2 Kontainer Berisi APD dan Masker Untuk Gugus Tugas Covid-19 Kepri

“Itu hal yang dilakukan oleh Singapura dan Malaysia, bahkan kita lihat mereka sudah tidak gunakan masker, padahak lonjakan Omicron varian XBB cukup tinggi,” kata Rudy, Senin (14/11) di Tanjungpinang.

Rudy menyebutkan bagi Singapura jika kelonggaran tidak menimbulkan kasus kematian, maka itu bukanlah sebuah persoalan.

Sementara itu, aturan di Kepri tentang penerapan protokok kesehatan masih belum dicabut, padahal tingkat kepatuhan sudah jauh menurun.

Legislator Partai Hanura ini menilai ada dua sisi yang dihadapi pemerintah, selain keterbatasan anggaran seperti penyediaan vaksin booster yang sangat sulit, vaksin yang ada hanya mampu melayani seperempat masyatakat yang hadir.

BACA JUGA :  BMKG Natuna Keluarkan Peringatan Dini: Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter

“Selain itu masyarakat dan pemerintah sebenarnya juga sudah jenuh,” sebutnya

Sekarang di Kepri, masyarakat tidak perlu khawatir dengan penyebaran subvarian Omicron XBB, jika benar-benar didata sekarang ini jumlah orang terpapar varian baru itu menurut Rudy angkanya akan berkali-lipat karena sekarang orang yang demam sangat banyak.

“Jadi sepanjang itu tidak menimbulkan kematian maka dianggap hal biasa, bukan berarti ini pembiaran karena sakit itu tetap tidak menyenangkan,” ungkapnya.

(pir)

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid