Hubungi kami di

Jiran

Kasus Covid 19 di Singapura Kembali Tinggi, RS Mulai Padat

Terbit

|

Ilustrasi

KASUS Covid-19 di Singapura kembali tinggi. Hari Minggu (19/9/2021) kemarin, ada 1.012 kasus baru Covid-19, jadi yang tertinggi semenjak puncak wabah di bulan April tahun 2020 lalu di negara itu.

Menteri Kesehatan Singapura Ong Ye Kung menjelaskan, mulai banyak pasien yang membanjiri rumah sakit (RS). Lansia 80 tahun keatas yang belum divaksinasi disebut paling berisiko karena berkontribusi terhadap angka kematian Covid-19 tertinggi sampai di atas 15 persen pada periode Mei-September 2021.

BACA JUGA :  Singapura Batasi Kunjungan Mulai 17 Maret 2020

“Kapasitas ICU kita masih cukup, tapi UGD dan poli umum yang mulai berada di bawah tekanan. RS dan tenaga kesehatan tidak boleh sampai kewalahan,” kata Menkes Ong seperti dikutip dari CNA, Senin (20/9/2021).

Menkes Ong mengatakan, meski terjadi lonjakan kasus Covid-19, lebih dari 98 persen merupakan kasus bergejala ringan atau bahkan tidak bergejala. Ini disebut jadi bukti bahwa program vaksinasi berhasil memberikan efek perlindungan.

Para pemuda yang terkonfirmasi positif dan mengalami gejala ringan diimbau untuk isolasi mandiri.

Tujuannya agar kapasitas tempat tidur RS tidak penuh dan bisa digunakan untuk pasien yang kritis, terutama pada kelompok lansia.

BACA JUGA :  Kasus Positif Harian Kepri Dilaporkan Tertinggi, Pemprov Kepri Pastikan Data BNPB Keliru

“Tidak bisa dipungkiri bila rakyat kita sebelumnya tidak ramai-ramai vaksinasi, sistem kesehatan kita pasti sudah kewalahan sekarang,” kata Menkes Ong.

Singapura diketahui menjadi salah satu negara dengan tingkat cakupan vaksinasi Covid-19 tertinggi di dunia. Dilaporkan sekitar 80 persen populasinya sudah mendapat vaksin lengkap.

(*)

Sumber : CNA | DETIK.COM 

Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Sebaran

Facebook

id
enid

id
enid