Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • đź”´ Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    BP Batam Bangun Sinergi dan Kolaborasi Dengan Kementerian Komdigi RI
    15 jam lalu
    Potong 17 Hewan Qurban, Rangkaian Kegiatan Idul Qurban Masjid Al-Ishlaah Resmi Ditutup
    17 jam lalu
    Dishub Batam Siapkan Bus Trans Batam Rute Batam Center-Bandara Hang Nadim
    17 jam lalu
    KSOP Batam Evakuasi Sembilan Awak Kapal MV Golden Star 1 yang Tenggelam di Selat Malaka–Singapura
    2 hari lalu
    Kapal Kargo MV Golden Star 1 Tenggelam di Selat Singapura
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Tiket Semifinal Dramatis: Eksekusi Penalti Evandra Florasta Singkirkan Vietnam
    20 jam lalu
    Bagaimana Kota Pesisir Pengaruhi Kesehatan Terumbu Karang: Kisah dari Batam dan Natuna
    1 hari lalu
    Anakronisme Gambar Raja Ali Haji
    2 hari lalu
    Bungkam Timor Leste 0-3, Garuda Muda Buka Peluang ke Semifinal
    4 hari lalu
    Juknis SPMB Kepri 2026/2027 Terbit, Batam Siapkan 18.228 Kursi di SMA/K Negeri
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Infografis: Penanganan Insiden Tenggelamnya MV Golden Star 1 di Selat Singapura
    2 hari lalu
    Data Inflasi di Propinsi Kepri Semester I 2026
    2 hari lalu
    Data, Kuota dan Distribusi BBM Bersubsidi di Batam
    3 hari lalu
    Raja Haji Ali (Tengku Selat)
    4 hari lalu
    Tren Pendaftar SPMB SMA/SMK Kepri 3 Tahun Terakhir
    4 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    5 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    11 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • đź”´ Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
VOA Indonesia

Kecelakaan Pesawat Jeju Air: Korban Tewas Tambah Jadi 174 Orang, Jeju Air Mohon Maaf

Editor Admin 1 tahun lalu 767 disimak
Para petugas damkar memadamkan api dari sebuah pesawat yang keluar dari landasan pacu saat mendarat di Bandara Internasional Muan, di Provinsi Jeolla Selatan, Korea Selatan, Minggu, 29 Desember 2024. (Foto: Yonhap via Reuters)Disediakan oleh GoWest.ID

PESAWAT Jeju Air yang nahas itu membawa sekitar 181 penumpang dan dalam penerbangan kembali dari Bangkok, Thailand.


SETIDAKNYA 174 orang dipastikan tewas setelah pesawat yang dioperasikan maskapai penerbangan Jeju Air mengalami kecelakaan saat mendarat, Dinas Pemadam Kebakaran Korea Selatan mengatakan, Minggu (29/12). Baru dua orang yang berhasil diselamatkan, keduanya awak pesawat.

Para pejabat memperingatkan kecil kemungkinan sebagian besar dari 181 orang di dalam pesawat itu, akan selamat.

“Sejauh ini dua berhasil diselamatkan dan 120 dipastikan meninggal,” kata Badan Pemadam Kebakaran Nasional dalam pernyataannya, seperti dilansir oleh AFP. Dalam pernyataan sebelumnya, badan itu mengatakan salah satu korban yang berhasil diselamatkan adalah seorang penumpang.

Video yang dibagikan oleh televisia lokal MBC menunjukkan pesawat Jeju Air – yang menggunakan Boeing 737-8AS menurut Flight Radar – mendarat di landasan pacu bandara Muan, dengan asap keluar dari mesinnya, sebelum seluruh pesawat dengan cepat dilalap api.

Para pejabat menduga kegagalan roda pendaratan, yang kemungkinan karena bertabrakan dengan sekawanan burung, menyebabkan kecelakaan tersebut. Mereka telah memulai penyelidikan di lokasi untuk mengetahui penyebab pastinya, kantor berita Korea Selatan Yonhap melaporkan.

Para petugas damkar memadamkan api yang membakar pesawat Jeju Air di Bandara Muan, Provinsi Jeolla Selatan, Korea Selatan, Minggu, 29 Desember 2024. (Foto: Yonhap via Reuters)

Lee Hyeon-ji, petugas tim tanggap di pemadam kebakaran setempat, sebelumnya telah memperingatkan bahwa “jumlah korban bisa bertambah karena mereka yang terluka parah”.

Otoritas penyelamat sedang mengevakuasi penumpang dari bagian belakang jet, kata Lee, seperti dikutip oleh AFP.

Bandara Internasional Muan berada di daerah Muan, yang berjarak sekitar 288 kilometer (179 mil) barat daya Seoul.

Badan pemadam kebakaran mengatakan telah mengerahkan 32 mobil pemadam kebakaran dan sejumlah petugas pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.

Minta Maaf

PESAWAT nahas itu membawa 175 penumpang dan enam awak, lanjut Yonhap, yang dikutip oleh Associated Press.

Sebuah foto menunjukkan para petugas pemadam kebakaran dan kendaraan darurat berada di dekat pesawat yang bagian ekor jet dilalap api di sisi landasan pacu

Jeju Air, yang merupakan maskapai penerbangan bertarif murah, meminta maaf dan berjanji akan melakukan apa pun untuk membantu para korban.

“Kami di Jeju Air akan melakukan segala daya kami untuk menanggapi kecelakaan ini. Kami dengan tulus meminta maaf karena menimbulkan kekhawatiran,” kata maskapai tersebut dalam pernyataan yang diunggah di saluran media sosialnya.

Sementara itu Reuters melaporkan, Minggu, bahwa Kepala Eksekutif (CEO) Jeju Air Kim E-bae juga menyampaikan permohonan maaf kepada para korban.

Dalam konferensi pers singkat, Kim mengatakan prioritas saat ini adalah memberi dukungan bagi para kerabat korban yang berduka.

Seorang kerabat penumpang Jeju Air yang mengalami kecelakaan saat mendarat di Bandara Internasional Muan, di Muan, Korea Selatan, tampak menangis, Minggu, 29 Desember 2024. (Foto: Kim Hong-Ji)

Reuters juga melaporkan, Choi Sang-mok, yang baru saja ditunjuk sebagai penjabat Presiden Korea Selatan pada Jumat (27/12) di tengah krisis politik, sudah tiba di lokasi kecelakaan. Choi mengatakan pemerintah mengerahkan seluruh sumber daya untuk mengangani kecelakaan tersebut.

Kecelakaan Udara Terburuk Sejak 1997

Menurut data Kementerian Transportasi, kecelakaan tersebut adalah kecelakaan terburuk yang menimpa maskapai penerbangan Korea Selatan sejak jatuhnya pesawat Korean Air pada 1997 di Guam yang menewaskan lebih dari 200 orang.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Muan Lee Jung-hyun mengatakan para penyelidik meneliti tabrakan dengan kawanan burung dan kondisi cuaca sebagai kemungkinan faktor penyebab kecelakaan. Yonhap, mengutip otoritas bandara mengatakan, tabrakan dengan kawanan burung mungkin menyebabkan roda-roda pendaratan tidak berfungsi.

Menurut Kementerian Transportasi, pesawat nahas itu adalah pesawat Boeing 737-800 yang dibuat pada 2009.

Boeing mengatakan dalam pernyataan melalui email bahwa “Kami sedang menghubungi Jeju Air mengenai penerbangan 2216 dan siap memberikan dukungan kepada mereka.”

Boeing juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, baik penumpang maupun awak pesawat.

Regulator penerbangan sipil Amerika Serikat (the U.S. Federal Aviation Administration/FAA) tidak segera menanggapi permintaan Reuters untuk memberikan komentar mengenai kecelakaan Jeju Air itu.

Seluruh penerbangan domestik dan internasional di bandara Muan telah dibatalkan, lapor Yonhap.

[ft/ah]

Kaitan jeju air, Korea Selatan
Admin 30 Desember 2024 30 Desember 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Krisis Air Bersih di Batam: Evaluasi Pengelolaan dan Janji Perubahan
Artikel Selanjutnya Prabowo Bantah Akan Memaafkan Koruptor

APA YANG BARU?

BP Batam Bangun Sinergi dan Kolaborasi Dengan Kementerian Komdigi RI
Artikel 15 jam lalu 123 disimak
Potong 17 Hewan Qurban, Rangkaian Kegiatan Idul Qurban Masjid Al-Ishlaah Resmi Ditutup
Artikel 17 jam lalu 257 disimak
Dishub Batam Siapkan Bus Trans Batam Rute Batam Center-Bandara Hang Nadim
Artikel 17 jam lalu 188 disimak
Tiket Semifinal Dramatis: Eksekusi Penalti Evandra Florasta Singkirkan Vietnam
Sports 20 jam lalu 222 disimak
Bagaimana Kota Pesisir Pengaruhi Kesehatan Terumbu Karang: Kisah dari Batam dan Natuna
Catatan Netizen 1 hari lalu 319 disimak

POPULER PEKAN INI

8Th Anniversary CAF Batam, Ceria Dalam Pesona Nusantara
Artikel 5 hari lalu 999 disimak
Disdukcapil Batam Sederhanakan Layanan, Perubahan Data Bisa di Kecamatan
Artikel 5 hari lalu 633 disimak
USD Terus Menguat Terhadap Rupiah, Picu Kekhawatiran Pengusaha Batam
Artikel 4 hari lalu 596 disimak
Pendidikan Keselamatan Berlalu Lintas untuk Siswa SD/ SMP Negeri di Batam
Pendidikan 4 hari lalu 571 disimak
Ada Posko di Tiap Sekolah untuk Bantu Pendaftaran SPMB Batam
Pendidikan 5 hari lalu 569 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?