Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Air Keruh dan Berbau di Wilayah Tiban – Sekupang, ABH Minta Maaf
    6 jam lalu
    Polisi Amankan 6 Tersangka Pengeroyokan di Batam Usai Video Viral
    6 jam lalu
    Raja Situmorang, Pelaku Ujaran Kebencian Berhasil Diamankan Polisi
    1 hari lalu
    Dua Orang Tersangka Pengedar Sabu Ditangkap di Tiban BTN
    1 hari lalu
    LAM Kota Batam Ambil Sikap Tegas Kepada Pelaku Ujaran Kebencian
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Ada Posko di Tiap Sekolah untuk Bantu Pendaftaran SPMB Batam
    6 jam lalu
    Dikbud Karimun Terapkan SPMB Online Tahun 2026
    2 hari lalu
    Damkar Evakuasi Monyet di Lingkungan Warga Sebong Pereh
    3 hari lalu
    Rencana Larangan Bawa HP ke Sekolah untuk Siswa SMA/K di Kepri, Berlaku 2027
    3 hari lalu
    PSG Juara Lagi: Tundukkan Arsenal Lewat Adu Penalti 4-3
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Analisis Data Cuaca Kota Batam (Periode Mei 2026)
    3 hari lalu
    Data Akomodasi Batam: Hub Utama Pariwisata, Penggerak Okupansi di Kepri
    3 hari lalu
    Sultan Muhammad II Muazzam Shah (Sultan Riau Lingga Kedua 1832 – 1835)
    3 hari lalu
    Data Kependudukan Kota Batam 2026
    4 hari lalu
    Data Curah Hujan Tahunan di Batam 10 Tahun Terakhir
    6 hari lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    4 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    4 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    5 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    11 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Lebih Dekat, Tentang Buzzer

Editor Admin 9 tahun lalu 1.4k disimak
Ilustrasi

PADA tahun 2012 lalu, sineas Kuntz Agus merilis sebuah film berjudul Republik Twitter. itu adalah sebuah film drama percintaan yang menjadikan bisnis konsultan sosial media sebagai latar belakang filmnya. Dalam kisah yang diperankan Abimana Aryasatya tersebut, seorang mahasiswa tingkat akhir yang terlibat dalam bisnis pencitraan politik berbasis sosial media.

Sekelompok orang mengangkat isu atau membangun image seseorang di sosial media untuk kepentingan yang dipesan oleh para pemakai jasanya. Trailernya sudah banyak ditonton orang dan bisa diakses di jejaring berbagi video Youtube.

Kisah film tersebut mungkin hanyalah fiksi. Namun, keberadaan buzzer untuk kepentingan politik bukan hanya rekaan belaka. Salah satu yang cukup terkenal adalah Jasmev (Jokowi Ahok Social Media Volunteer). Tim relawan ini dibentuk kala Jokowi dan Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) mencalonkan pada Pemilukada DKI Jakarta tahun 2012. Tim pemenangan Jokowi-Ahok kala itu jadi yang pertama mengorganisasi tim sosial medianya untuk membentuk opini di dunia daring.

Jasmev terbilang cukup berhasil. Terbukti Jokowi sukses melanggeng menjadi Gubernur DKI Jakarta kemudian berlanjut menjadi Presiden RI. Hasil ini kemudian membuat keberadaan cyber army menjadi sesuatu yang turut diperhitungkan oleh setiap kontestan politik. Pilkda DKI Jakarta 2017 ini misalnya, ketiga pasang yang berkompetisi memiliki tim sosial media resmi yang dibentuk untuk kepentingan pemenangan.

Sebelum Jokowi dengan Jasmev-nya, Barack Obama juga berhasil meraih kesuksesan yang sama. Adalah nama Laura Olin yang disebut-sebut sebagai sutradara yang membuat moncernya popularitas Barack Obama di dunia maya. Diakhir pemilihan ia sukses membuat Obama memiliki lebih dari 60 juta pengikut di twitter dan facebook.

Laura Olin terbilang jenius. Menjadi direktur sosial media Blue State Digital, sebuah perusahaan pemasaran digital. Ia bersama timnya sukses membaca minat dari pengguna sosial media yang berbeda. Sehingga ia bisa menyampaikan pesan yang tepat dan diterima dengan baik oleh sasarannya. Sebuah bentuk kesuksesan tim cyber army atau buzzer dalam kampanye politik.

Tim Cyber Army dan buzzer sebenarnya berbeda. Tim Cyber Army biasanya adalah sekelompok orang yang berkerja bersama untuk mengelola isu atau memblow-up topik. Kebanyakan mereka menggunakan akun bodong alias bot untuk mendongkrak isu atau topik yang indikator keberhasilannya hanyalah trending topic.

Sementara buzzer adalah influencer. Mereka adalah akun pribadi dari orang sungguhan, memiliki follower dalam jumlah cukup banyak. Setiap post orang dengan follower ini akan menarik para pengikutnya untuk berinteraksi dan terpengaruh. Saat seorang influencer dibayar untuk melakukan promosi berbayar, maka ia sudah menjadi seorang buzzer.

Meski belakangan gaungnya lebih kencang di ranah politik, sebenarnya keberadaan cyber army dan buzzer sama-sama dibutuhkan di semua bidang, khususnya pemasaran produk. Keberadaan keduanya masih dalam ranah kepentingan sosial media marketing. Karenanya bisnis agensi jasa cyber army maupun seorang buzzer sama-sama menjanjikan.

“Penghasilannya bisa mencapai hingga belasan juta rupiah,” tutur Herjuno Aji Prayogo, Sarjana Tekhnik Informatika jebolan Universitas Islam Indonesia (UII) seperti diberitakan Rakyat Kalbar.

Dia mengaku pernah menjadi pedagang follower dan like semasa duduk di bangku kuliah. Ia menyediakan ribuan akun bodong yang siap menjadi follower, me-like, ataupun meretweet postingan seseorang yang membayar. Ia sendiri tidak benar-benar tahu apakah jasa yang diperdagangkannya kala itu sesuatu yang melanggar hukum.

“Yang pasti itu melanggar term of service sosial media yang mewajibkan penggunaannya memasukkan idientitas aslinya,” ujarnya.

Untuk mencari pembeli ataupun pengguna jasanya, Herjuno mengaku tidak terlalu sulit. Ada forum-forum tertentu yang biasa jadi tempat untuk mencari proyek semacam ini.

“Terlebih mereka yang pandai bahasa Inggris, akan mudah mendapat klien,” ujarnya.

Pengguna jasanya bisa datang dari beragam kalangan. Mulai dari mereka yang ingin kelihatan sebagai seleb, karena banyak follower hingga tokoh-tokoh yang sebenarnya sudah punya nama. Namun pria yang akrab disapa Juno ini menyebut, keberadaan akun-akun bodong yang jadi pengikut ini sebenarnya tidak begitu bermanfaat.

“Untuk digital marketing mereka ini tak organik, mereka bot dan nggak mungkin ada interaksi. Justru buzzer yang biasanya jauh lebih berguna,” jelasnya.

Juno menganggap jasa yang ditawarkannya dulu hanyalah untuk menambah statistik follower. Namun lemah secara kualitas.

Sementara Hajon Mahdy Mahmudin, seorang konsultan sosial media marketing menyebut keberadaan buzzer adalah sesuatu yang normal dan sah-sah saja.

“Karena mereka memang dibutuhkan untuk kepentingan marketing di sosial media,” ujarnya.

Ia menggambarkan keberadaan buzzer tidak ubahnya seperti memilih brand ambasador sebuah produk. Seorang influencer atau buzzer akan selalu mendapat perhatian dari para pengikutnya. Karenanya biasanya para buzzer ini adalah orang terkenal atau selebrity.

“Tapi tidak mesti juga, beberapa user yang punya niche atau topik bagus juga bisa jadi buzzer yang efektif,” jelasnya.

Ia mencontohkan, sebuah akun sosial media yang rutin mempost tentang kesehatan, bisa menjadi rujukan orang-orang tentang kesehatan. Akun tersebut tentu layak untuk jadi buzzer bagi penyedia produk-produk kesehatan. Keberadaan buzzer tentu tidak melanggar hukum.

“Hanya saja karena mereka berbayar ini, orang-orang kadang menganggap negatif sebagai tukang iklan atau alat propaganda. Ya itu balik lagi sih kepandaian buzzer mengemas pesan yang ingin disampaikan,” jelasnya. ***

Kaitan akun, buzzer politik, pilkada, sosial media
Admin 5 Februari 2017 5 Februari 2017
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Raja Sawit Dunia Masih Indonesia
Artikel Selanjutnya iPhone Akan Dibuat di India

APA YANG BARU?

Air Keruh dan Berbau di Wilayah Tiban – Sekupang, ABH Minta Maaf
Artikel 6 jam lalu 120 disimak
Ada Posko di Tiap Sekolah untuk Bantu Pendaftaran SPMB Batam
Pendidikan 6 jam lalu 117 disimak
Polisi Amankan 6 Tersangka Pengeroyokan di Batam Usai Video Viral
Artikel 6 jam lalu 120 disimak
Raja Situmorang, Pelaku Ujaran Kebencian Berhasil Diamankan Polisi
Artikel 1 hari lalu 102 disimak
Dua Orang Tersangka Pengedar Sabu Ditangkap di Tiban BTN
Artikel 1 hari lalu 158 disimak

POPULER PEKAN INI

Prakiraan Cuaca Kepri Jumat (29/5/2026): Berawan hingga Hujan Ringan, Waspadai Petir
Artikel 6 hari lalu 779 disimak
Data Curah Hujan Tahunan di Batam 10 Tahun Terakhir
Statistik 6 hari lalu 710 disimak
SPMB Kota Batam 2026/2027 Dibuka Lebih Awal: Jalur Afirmasi Mulai 8 Juni 2026
Pendidikan 6 hari lalu 679 disimak
“Menyusur Sungai Bersama Sultan, Terjebak Badai di Gunung Tanda”
Histori 4 hari lalu 579 disimak
Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Batam Melejit Sabtu Ini
Artikel 4 hari lalu 542 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?