Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Gagalkan Penyelundupan 506 Ribu Batang Rokok Ilegal, Bea Cukai Batam Amankan Dua Speedboat
    3 jam lalu
    Rehabilitasi Asrama Haji Tanjungpinang Rp4 Miliar Ditargetkan Rampung Akhir 2026
    3 jam lalu
    Tanah Bergeser Hingga 8 Meter, Jalan Gajah Mada Rawan Kerusakan Berulang
    4 jam lalu
    Ratusan Eks Karyawan PT Ghimli Kembali Datangi DPRD Batam
    4 jam lalu
    Desak DPR Segera Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Buruh Batam Soroti Outsourcing Nakal dan Minta Upah Naik 10 Persen
    21 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    FIFA ASEAN Cup 2026, Menang Dramatis 9-2 Atas Bangladesh, Indonesia Singkirkan Malaysia
    18 jam lalu
    FIFA ASEAN Cup 2026, Laga Lawan Bangladesh Timnas Garuda Harus Menang Besar
    1 hari lalu
    Asian Games 2026, Panahan Sumbang Koleksi Emas untuk Indonesia
    1 hari lalu
    Asian Games 2026, Indonesai Tambah Emas Kembali dari Panjat Tebing Putri
    1 hari lalu
    Asian Games 2026, Ganda Putra Bulutangkis Sumbangkan Emas Ketiga Untuk Indonesia
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
    2 hari lalu
    Pelawan Merah: Pohon Eksotis yang Menjaga Hutan Kepulauan Riau
    3 hari lalu
    Nazief Soesiladharma (Walikota Batam Ketiga)
    3 hari lalu
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    2 minggu lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    4 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    8 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Artikel

“Maaf Tuhan, Malam Ini Saya Berhutang Seribu Padanya”

Editor Admin 10 tahun lalu 2.5k disimak
Ilustrasi : un.org

SAYA selalu melihatnya, hampir tiap malam usai pulang kerja.  Biasanya, ia selalu ada di sudut jalan yang sama di perempatan Kallista. Posisinya juga hampir selalu begitu. Tertidur ayam-ayaman dengan posisi duduk di bahu beton pinggir jalan. Tangannya yang memegang setumpuk koran didekapkan di dada.

Umur bocah itu saya tebak tidak lebih dari enam tahun.  Masih terlalu kecil untuk menjadi seorang penjaja koran pinggir jalan. Apalagi hingga selarut ini. Tapi kondisi memaksanya untuk mau melakukan pekerjaan itu.

Malam ini, entah sudah malam ke berapa saya melihatnya lagi. Waktu sudah menunjukkan pukul 22.00 WIB.  Posisinya tetap sama ; tertidur ayam-ayaman dengan posisi duduk. Tangannya memegang tumpukan koran yang didekapkan di dada.

Sekarang, saya lebih leluasa mengamatinya. Lampu pengatur jalan sedang menyala merah. Kendaraan saya berada di posisi terdepan dalam antrian ini. Tapi, bising mesin diesel  jip saya ternyata tidak cukup ampuh untuk membangunkannya. Ia tetap tertidur. Sesekali kepalanya hampir terjatuh pertanda ia sebenarnya sudah hampir terlelap.

Saat lampu pengatur jalan menyala merah, seharusnya jadi kesempatan baginya untuk menjajakan koran. Menawarkan dari satu pengemudi kendaraan ke pengemudi kendaraan lainnya. Kesempatan itu sepertinya bakal terlewatkan untuk kali ini.

Lima… sepuluh… lima belas…. dua puluh detik! Bocah itu tetap dengan posisinya.

Saya merogoh-rogoh kantong celana, mencari uang receh yang mungkin terselip sisa kembalian membeli rokok tadi siang.

“Kok nggak ada”, ujar saya dalam hati.

Tangan saya kemudian beralih ke kantong bagian belakang untuk mengeluarkan dompet. Tiba-tiba, lampu sudah berubah jadi hijau. Spontan, tangan ini beralih lagi ke laci mobil yang ada di bagian samping. Berharap ada uang recehan yang biasa sengaja saya siapkan untuk membayar biaya parkir kendaraan. Tapi, saya hanya menemukan selembar ribuan saja.

“dik, dik…. Dik” teriak saya dari balik mobil berusaha membangunkan bocah itu. Ia bereaksi dan langsung menoleh. Secepatnya ia bangkit dan kemudian setengah berlari menghampiri kendaraan saya.

“Ini ambil, ambil saja” kata saya sambil mengulurkan tangan padanya. Saya sudah harus bersiap-siap jalan. Suara klakson yang bersahutan di belakang memang sudah tidak sabar menunggu.

“Nggak, om beli saja” kata bocah itu. Ia mengambil uang di tangan saya kemudian memasukkan satu eksemplar korannya ke dalam mobil.

“korannya bawa saja” kata saya sambil berjalan perlahan dengan kendaraan.

Tangan saya mengambil koran yang tadi dimasukkannya ke dalam. Tapi bocah itu sudah beralih ke kendaraan di belakang, berusaha menawarkan korannya lagi. Sepertinya, ia berusaha memanfaatkan sedikit waktu sebelum kendaraan-kendaraan di perempatan ini benar-benar  jalan. Ia ingin mengganti waktunya yang tadi terbuang karena tertidur.

Mendadak terlintas kekhawatiran terhadap bocah itu. Takut terjadi apa-apa padanya. Tubuhnya yang kecil, bisa saja tidak terlihat pengendara lain yang sedang bersiap-siap menjalankan kendaraannya lagi. Apalagi, kesadarannya juga belum pulih setelah tadi sempat tertidur sejenak.

Jika terjadi apa-apa padanya, saya akan merasa jadi orang yang paling berdosa. Sayalah yang tadi membangunkannya. Dari balik spion kendaraan, saya mengamati sampai akhirnya tubuh mungil itu menghilang ditelan malam.

“Alhamdulillah, anak itu baik-baik saja” gumam saya.

Sambil mengemudikan kendaraan menuju rumah, saya lihat lagi koran yang tadi dilemparkan bocah itu ke dalam. Saya cuma bisa tersenyum kecut saat melihat bandrol harganya : 32 halaman – Rp 2000,-

“Maaf Tuhan,  malam ini saya berhutang seribu padanya”. ***

Kaitan anak, lampu merah, Pekerja anak, penjual koran, traffic light
Admin 2 November 2016 2 November 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Madonna Pacaran Dengan Calon “James Bond”?
Artikel Selanjutnya “Tragedi Para TKI di Awal Hari”

APA YANG BARU?

Gagalkan Penyelundupan 506 Ribu Batang Rokok Ilegal, Bea Cukai Batam Amankan Dua Speedboat
Artikel 3 jam lalu 142 disimak
Rehabilitasi Asrama Haji Tanjungpinang Rp4 Miliar Ditargetkan Rampung Akhir 2026
Artikel 3 jam lalu 185 disimak
Tanah Bergeser Hingga 8 Meter, Jalan Gajah Mada Rawan Kerusakan Berulang
Artikel 4 jam lalu 133 disimak
Ratusan Eks Karyawan PT Ghimli Kembali Datangi DPRD Batam
Artikel 4 jam lalu 162 disimak
FIFA ASEAN Cup 2026, Menang Dramatis 9-2 Atas Bangladesh, Indonesia Singkirkan Malaysia
Sports 18 jam lalu 110 disimak

POPULER PEKAN INI

Terkait Judul “Tambang Rexvin”, PT. Rexvin Group Beri Klarifikasi: Kami Bukan Perusahaan Tambang
Artikel 2 hari lalu 671 disimak
Penyelundupan 11,31 Kg Emas ke Singapura Gagal
Artikel 4 hari lalu 564 disimak
Nasib 1.025 Buruh PT Ghim Li Indonesia Masih Menggantung
Artikel 4 hari lalu 495 disimak
Uji Ketahanan Infrastruktur di Balik Lonjakan Investasi Rp500 Triliun Pusat Data Batam
In Depth 2 hari lalu 489 disimak
Pohon Belian: Raksasa Kayu Besi dan Jejak Sejarahnya di Pulau Batam
Rupa 2 hari lalu 486 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?