SATUAN Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 kembali melaporkan perkembangan penyebaran kasus virus Corona di Indonesia, Rabu (24/8/2022). Hari ini, kasus konfirmasi positif di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali meledak.
Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, hari ini jumlah kasus positif di Kepri bertambah sebanyak 23 kasus. Ada kenaikan dibanding kemarin yang berjumlah 16 kasus.
Sementara itu, secara nasional tercatat sebanyak 5.428 kasus baru Covid-19 pada hari ini. Sedangkan kasus aktif kini sebanyak 48.363 kasus.
DKI Jakarta masih menyumbang jumlah kasus terbanyak dengan total 2.307. Disusul oleh Jawa Barat dengan total 1.121 kasus, kemudian Banten dengan total 669 kasus.
Dengan tambahan pasien positif sebanyak 5.428 orang pada hari ini, maka total kasus positif hingga saat ini menjadi 6.329.143.
Satgas juga mencatat terdapat 5.550 orang sembuh dari Covid-19 pada hari ini. Dengan demikian, total pasien sembuh dari paparan virus corona menjadi 6.123.342 orang. Kemudian, pasien meninggal bertambah 18, maka kini menjadi 157.438 jiwa.
Detail perkembangan virus Corona, Rabu (24/8/2022):
- Pasien positif bertambah 5.428 menjadi 6.329.143
- Pasien sembuh bertambah 5.550 menjadi 6.123.342
- Pasien meninggal bertambah 18 menjadi 157.438
Tercatat sebanyak 102.217 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 6.687.
Berikut sebaran Corona di Indonesia, Rabu (24/8/2022):
- DKI Jakarta: 2.307 kasus
- Jawa Barat: 1.121 kasus
- Banten: 669 kasus
- Jawa Timur: 433 kasus
- Jawa Tengah: 168 kasus
- Sumatra Utara: 99 kasus
- Bali: 99 kasus
- Kalimantan Timur: 58 kasus
- DI Yogyakarta: 52 kasus
- Kalimantan Tengah: 46 kasus
- Kalimantan Selatan: 42 kasus
- Riau: 41 kasus
- Sulawesi Utara: 40 kasus
- Sumatra Selatan: 29 kasus
- Sulawesi Selatan: 27 kasus
- Papua: 27 kasus
- Sumatra Barat: 24 kasus
- Papua Barat: 24 kasus
- Kepulauan Riau: 23 kasus
- Lampung: 19 kasus
- Jambi: 17 kasus
- Kalimantan Barat: 14 kasus
- Sulawesi Tengah: 12 kasus
- Bangka Belitung: 9 kasus
- Aceh: 7 kasus
- NTT: 7 kasus
- NTB: 3 kasus
- Sulawesi Tenggara: 3 kasus
- Sulawesi Barat: 3 kasus
- Kalimantan Utara: 2 kasus
- Maluku: 2 kasus
- Bengkulu: 1 kasus
(*)
Sumber: detik.com


