Hubungi kami di

Budaya

“MELUKIS DENGAN CAHAYA” | Photography Seni Sebagai Ekspresi Budaya

Terbit

|

MENCINTAI dan kemudian menggeluti hobi sepenuh hati. Itu yang dilakukan seorang wanita bernama Meyani di Batam.

Kecintaannya yang tinggi terhadap seni Photography, justru membawanya untuk menggeluti dunia Photography lebih dalam lagi. Kini, ia dikenal sebagai salah satu dari sedikit photographer perempuan di kota ini.

“Photography itu seni juga, sama seperti melukis. Bedanya ini melukis menggunakan cahaya”, kata wanita yang akrab disapa Mey ini.

Fenomena ini terlihat dari makin banyaknya orang yang menggeluti dunia photography. Media yang membahas tentang dunia photography juga kian beragam. Mulai dari koran, majalah, televisi dan internet.

Bermacam cabang seni photography yang bermunculan. Mulai Landscape Photography, Macro Photography, dan Potrait Photography. Belakangan, muncul satu cabang baru yang ikut meramaikan dunia fotografi yaitu Food Photography.

Meyani memilih untuk menggeluti yang terakhir ; Food & Product’ Photography.

Sudah sejak 2014 ia menekuni cabang Photography seni ini secara profesional. Ia juga memiliki studio khusus untuk menjalani profesinya dari rumah.

Photo : © Beplus Indonesia

Meyani dan Food Photography

APA Anda pernah melihat photo makanan cantik di media sosial seperti Instagram atau yang lainnya? Nah, sederhananya seperti itulah maksud dari food photography ini.

BACA JUGA :  Tradisi Meriam Buluh Saat Ramadan di Benan

Istilah dalam dunia photo satu ini akhir – akhir ini memang sering sekali dibicarakan. Tak sedikit pula orang yang awalnya hanya coba – coba kemudian terjun untuk menjadikan aktivitas membuat photo makanan ini sebagai profesi.

Photo : © Beplus Indonesia

Food Photography sendiri merupakan sebuah cabang seni Photography yang bertujuan untuk mengabadikan segala macam bentuk dari makanan yang disetting sedemikian rupa sehingga mampu tergambar lezat atau mengundang selera, tanpa banyak bercerita, hanya gambar yang berbicara.

Photo : © Beplus Indonesia

Dalam pengertian sederhana, ini adalah teknik memotret makanan menjadi lebih menggoda. Di industri kuliner seperti produsen makanan, rumah produksi, periklanan, hotel, kafe, dan lainnya, Photography makanan mutlak dibutuhkan.

Karena itu pelaku food photography semakin dicari. Baik food photographer, chef sebagai pembuat makanan, maupun food stylist yang menata makanan saat difoto. 

Photo : © Beplus Indonesia

“Alhamdulillah, saat ini terus berkembang dan menciptakan peluang tambahan sebagai mentor photography”, katanya saat ditemui tim kami dari Beplus Indonesia dan GoWest Indonesia awal pekan kemarin.

BACA JUGA :  Hikayat Kabil & Kampung Panau (Bagian 2)
Photo : © Beplus Indonesia

Untuk mentor Photography, biasanya Mey mengajarkan secara langsung dalam bentuk workshop. Namun, karena pandemi, ia kemudian memutuskan membuka kursus secara online.

Kami tertarik mengupas aktifitas wanita ini untuk program dialog tv, Bual-Bual. Banyak hal yang diungkapkannya tentang dunia Photography dan aktifitasnya di seni memotret makanan/ minuman serta produk.

Jenis Photography satu ini menurutnya, memiliki teknik dan komposisi tersendiri. Selain pencahayaan, komposisi objek makanan juga perlu diatur dan didesain sedemikian rupa agar hasil akhirnya bisa seperti yang diharapkan.

“Tidak sebatas mengambil photo dengan menampilkan unsur makanan yang lengkap, tidak blur dan cantik. Seorang fotografer seni di jalur ini, juga wajib mengerti sisi photo agar kelezatan makanan bisa terlihat”, katanya.

(*)

Sumber : BEPLUS INDONESIA 

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook