Hubungi kami di

Berita

“Menaruh Harapan Pada Laut Karimata”

Mike Wibisono

Terbit

|

PULAU Karimata memiliki luas sekitar 77.000 hektare. Statusnya sebagai Suaka Alam Laut (SAL). Lokasi di sekitar pulau ini menjanjikan keindahan bawah laut yang belum banyak dikenal oleh para penghobi kegiatan bawah laut di Indonesia.


PUNCAK Festival Sail Selat Karimata berlangsung pada sabtu, 15 Oktober 2016. Presiden Joko Widodo sendiri sudah tiba di Tanah Kayong sejak Jumat (14/10) untuk meresmikan festival yang digelar di Pantai Pulau Datok tersebut.

Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan perayaan Sail Karimata yang dilakukan pada tahun ini, tidak berhenti hanya sebatas keramaian dan seremonial semata.

“Saya tidak ingin nanti setelah Sail ini berakhir juga langsung sepi, langsung senyap, tidak ada dampaknya bagi pergerakan ekonomi dan rakyat di daerah. Saya sudah tekankan beberapa kali kepada menteri-menteri, Sail ini harus jadi momentum kita bersama untuk menjaga, untuk merawat dan memanfaatkan sumber daya alam laut kita dengan baik.,” kata Presiden Jokowi seperti dikutip laman seskab.go.id saat membuka acara puncak Sail Karimata 2016 di Pantai Pulau Datuk, Kabupatan Kayong Utara, Kalimantan Barat, Sabtu (15/10) pagi.

Foto : setkab.go.id

Foto : setkab.go.id

Jokowi mengatakan, sebagai bangsa, kita harus mampu menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai penggerak perekonomian Indonesia. Masyarakat harus bersungguh-sungguh melindungi dan menjaga laut Indonesia dari pencurian ikan, pencemaran serta kerusakan ekosistem.

Menurut Jokowi, Ketika ikan sudah kembali berlimpah, kita juga harus terus memperkuat industri perikanan.

Dorong Wisata Bahari

Dalam kesempatan itu Presiden Jokowi juga mengemukakan, bahwa pemerintah juga tengah mendorong wisata bahari. Indonesia memiliki pantai-pantai yang indah dan keindahan bawah laut yang terbaik di dunia.

Foto : ©Detikcom

Foto : ©Detikcom

“Kita memiliki Bunaken, kita memiliki Raja Ampat, kita memiliki Teluk Tomini, kita memiliki Selat Karimata di sini, dan banyak yang lainnya.  Ini akan dibenahi semuanya, dibenahi promosinya, dibangun infrastrukturnya dan fasilitas pendukungnya. Sehingga akan menjadi sebuah tempat tujuan wisata, destinasi wisata yang menarik,” terang Presiden.

BACA JUGA :  Meski Sering Mogok, Seskab: Presiden Tetap Bertahan Menggunakan Mobil Itu

Untuk itu, Presiden Jokowi minta untuk tahun-tahun berikutnya, promosi penyelenggaraan even Sail Karimata agar lebih digencarkan lagi. Termasuk melalui sosial media.

Menurut Jokowi, tidak ada keraguan untuk menegaskan bahwa laut Indonesia adalah masa depan bersama.  Untuk itu, ia mengajak semua pihak untuk kembali ke laut, kembali ke selat, kembali ke samudera.

“Jadikan laut sebagai tempat menaruh harapan menuju Indonesia sebagai bangsa bahari, bangsa yang maju, menjadi bangsa pemenang,” pungkas Presiden Jokowi.

Pulau Karimata Yang Indah

Di samping eksotisme taman lautnya, potensi landscape kepulauan Karimata yang dihuni oleh lebih dari 1.400 jiwa, menawarkan pesona yang tidak kalah menawan.

Foto :© Detikcom

Foto :© Detikcom

Berada di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, Kepulauan Karimata dikenal memiliki lokasi yang eksotis. Kepulauan tersebut diharapkan menjadi primadona wisata baru.

Selain menjadi venue dari event Sail Karimata, Kepulauan Karimata juga punya banyak potensi wisata yang menarik. Mulai dari gugusan pulau cantik hingga kekayaan bawah laut yang mempesona, semua dapat dinikmati oleh traveler.

Menurut Bupati Kayong Utara Hildi Hamid,  kepulauan Karimata itu memiliki 60 pulau kecil. Wisata yang ingin digali adalah Pulau Karimatanya karena bisa menjadi lokasi diving, snorkeling dan memancing bagi wisatawan.

“Kami ingin potensi ekonomi di sini bisa tumbuh. Contohnya penduduk bisa menyewakan rumahnya pada tamu yang datang,” harap Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid. ***

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook