Hubungi kami di

Uang

Mendapat Dukungan Penuh, Pengembangan BLE Terus Berlanjut

Terbit

|

Aktifitas bongkar muat di Pelabuhan Batu Ampar, Batam. Foto: @Dok.

EMPAT pilar dari platfom Batam Logistic Ecosystem (BLE) terus digesa pengembangannya oleh tim dari Bea Cukai (BC) Batam dan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam.

Pengembangan BLE ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Untuk simplifikasi antar layanan pemerintah Kepala BC Batam, Ambang Priyonggo mengatakan sampai dengan 15 November sudah tercatat 71 transaksi layanan Ship to Ship dengan sistem Single Submission (SSm), yang terdapat di dalam BLE.

“Saat ini kami sedang proses penyusunan Service Level Agreement (SLA) dan pengembangan utilitas kolaborasi STS tersebut,” kata Kepala Bea Cukai Batam, Ambang Priyogo, Senin (22/11).

Sedangkan layanan persetujuan kedatangan kapal, hingga 12 November 2021 sudah tercatat 3.182 transaksi.

BACA JUGA :  JUMAT BERKAH BERSAMA NASI ID | EDISI 9 APRIL 2021

“Saat ini juga kemajuan lainnya adalah bersama Lembaga National Single Window (LNSW) kita kembangkan SSm untuk pengangkut yang dimaksudkan agar agen pelayaran cukup menyampaikan seluruh informasi terkait kedatangan/keberangkatan kapal satu kali saja ke Sistem Indonesia National Single Window (INSW),” paparnya.

Selanjutnya Ambang memaparkan progres dan capaian terkait kolaborasi sistem layanan logistik antar pelaku usaha.

“Pemesanan truk sudah tercatat 44 transaksi, pemesanan kapal 97 transaksi, dan pemesanan gudang 195 transaksi, juga kami telah melaksanakan sharing session dengan para pelaku usaha di bidang tersebut untuk mengevaluasi dan mengetahui kondisi lapangan,” kata Ambang.

Terkait layanan pembayaran, Ambang melaporkan bahwa telah dilakukan penandatangan perjanjian kerja sama (PKS) dan sharing session dengan Bank Mandiri untuk memaksimalkan layanan pembayaran pada BLE.

BACA JUGA :  Pemerintah Dorong Pengembangan Industri Pariwisata Kota Batam

“Bank Mandiri sudah PKS, juga akan disusul bank-bank BUMN dan swasta lainnya,” lanjut Ambang.

Terakhir Ambang memaparkan progres penataan sistem dan tata ruang Pelabuhan Batu Ampar.

“Untuk Pelabuhan Batu Ampar, gate in/out telah selesai direnovasi dengan CCTV akan terintegrasi dengan Auto Gate System (AGS) KPU BC Batam dan Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, perkerasan Container Yard seluas 2 hektar dan tempat pemeriksaan fisik terpadu telah selesai dibangun, juga kami sampaikan Delivery Order (DO) sudah tercatat sebanyak 11.515 transaksi, dan Surat Penyerahan Peti Kemas (SP2) tercatat 875 transaksi,” pungkas Ambang.

*(rky/GoWestId)

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook