Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Polisi Gadungan Asal Lampung Peras Perempuan Tanjung Uban Rp20 Juta Lewat Tinder
    12 jam lalu
    Iming-Iming “SIM C Tanpa Antre” Berujung Jerat Pidana
    13 jam lalu
    Bahas Kebebasan Pers se-Asia Tenggara, Fesmed Selat Malaka AJI 2026 Sukses Digelar di Batam dan Tanjungpinang
    22 jam lalu
    Ancaman Krisis Air, Energi, dan Minimnya Serapan Kerja di Proyek Data Centre Batam
    24 jam lalu
    Mediasi Daerah Dinilai Buntu, Buruh PT Ghim Li Mengadu ke Mabes Polri
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Perluasan Kolam Retensi Untuk Tekan Titik Banjir di Batam
    12 jam lalu
    Indonesia Pecah Telur di Aichi-Nagoya 2026, Tim Beregu Putra Bulutangkis Sumbang Emas Pertama
    21 jam lalu
    Timnas Basket 3×3 Indonesia Kawinkan Gelar Juara SEABA U17 2026 di Batam
    4 hari lalu
    Batam 10K 2026 Diikuti 2.500 Pelari
    5 hari lalu
    Assiamkang; Jejak Komunitas Teochew di Belantara Batam
    6 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    5 hari lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    1 minggu lalu
    Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
    2 minggu lalu
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    3 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Catatan Netizen

Merakyatnya Sepakbola di Singapura

Karena sehat dan bersenang-senang itu mahal

Editor Admin 2 tahun lalu 853 disimak
Penulis dan salah satu tim sepakbolanya © F. Sultan YohanaDisediakan oleh GoWest.ID

JIKA tim sepakbola yang saya gabungi di hari Sabtu didominasi orang India, tim veteran hari Minggu dan tim mahasiswa kebanyakan orang China, tim di foto ini lain lagi.

Oleh: Sultan Yohana


SAYA baru bergabung sekitar dua bulan dengan tim yang didominasi orang Melayu ini. Mereka kerap mengajak saya main setiap kali ada laga persahabatan, dan di waktunya tak pernah sama. Kadang Sabtu siang, bisa Minggu pagi, atau malah Jumat sore. Bahkan bisa Selasa hampir tengah malam. Skil mereka, terutama yang muda-muda, keren-keren. Sialnya, begitu menginjak usia 30 atau sudah menikah; lingkar perut mereka susah untuk dikontrol kembali.

Kegemukan, memang menjadi masalah masyarakat Melayu. Juga masyakarat India di Singapura.

Btw, kenapa saya bergabung dengan banyak tim sepakbola? Empat tim. Ada satu alasan yang itu, bisa menggambarkan betapa merakyatnya sepakbola di Singapura. Olahraga ini, dicintai sekaligus dinikmati oleh hampir semua lapisan masyarakat Singapura.

Oleh anak-anak hingga kakek-kakek. Oleh pengangguran seperti saya hingga manajer bank bergaji seratus limapuluh juta sebulan. Oleh mereka bertubuh fit maupun yang sudah tak bisa lari karena keberatan badan. Oleh segala macam etnis dan komunitas kenegaraan yang ada di Singapura.

Saya pernah bermain dengan orang Spanyol, Jerman, Inggris, Brazil, Rusia, Myanmar, Thailand, Malaysia. Hanya satu bangsa yang belum pernah bareng bermain. Dari Philipina. Memang, kebanyakan orang Philipina tak suka sepakbola. Kalau cari orang Philipina di Singapura, Anda pasti bisa menemukan di dua tempat: di lapangan basket dan Orchard Road saat hari Minggu.

Kecuali tim hari Sabtu yang tak bermasalah dengan lapangan – karena main di taman pemukiman – tiga tim lainnya selalu bermasalah dengan lapangan bola. Di Singapura, pemerintah mengizinkan lapangan-lapangan di SMP Singapura dipakai untuk publik. Tentu saja di luar jam pelajaran.

Lapangan-lapangannya, baik yang berumput asli maupun artifisial, nyaris semua berkualitas bagus. Kondisinya, mengingatkan saya pada lapangan rumput terbaik yang pernah saya injak di Indonesia: lapangan rumput di markas besar Kostrad di Singosari Malang.

Lapangan itulah letak persoalannya. Setiap tim, lewat internet, berebut booking lapangan yang memang dibuat gratis itu. Tiap game dapat jatah dua jam. Saking banyaknya tim yang ingin booking, seringkali tim-tim kami ndak kebagian. Padahal sudah booking dua minggu sebelumnya. Padahal, lapangan dibuka dari pukul 9 pagi hingga 7 sore.

Susahnya mendapat lapangan ini, membuktikan, olahraga satu ini masih menjadi salah satu olahraga yang paling digemari masyarakat di Singapura. Sangat banyak grup sepakbola yang aktif bermain di Singapura.

Karena itulah saya menggabungkan diri dengan empat tim. HIngga bisa nyaris tiap minggu isa main. Kalau tim satunya tak dapat lapangan, ndilalah tim lain yang dapat. Jika keempatnya benar-benar tak dapat lapangan bola, cara terakhir, ya menyewa lapangan swasta. Dan itu tak murah.

Btw, meski paling popular, paling merakyat, kenapa timnas Singapura melempem? Jawabannya mudah: di sini, pemain sepakbola dibayar rendah. Meski begitu, menariknya, di sini sekolah-sekolah sepakbola subur Makmur oleh peserta, kompetisi-kompetisi amatir sekelas tarkam nyaris tak pernah berhenti sepanjang tahun.

Dan semua itu digelar hanya untuk satu tujuan: berSENANG-SENANG dan mencari SEHAT! Dua hal yang bagi saya, justru menjadi ESENSI utama kenapa sepakbola diciptakan manusia.

(*)

Penulis/ Vlogger : Sultan Yohana, Citizen Indonesia berdomisili di Singapura. Menulis di berbagai platform, mengelola blog www.sultanyohana.id 
Rubrik : Catatan Netizen jadi platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi para netizen yang gemar menulis, tentang apa saja hal positif yang bisa dibagikan melalui wadah GoWest.ID. Kirim artikel/ konten/ esai anda secara mandiri lewat cara ini ya.

Kaitan Catatan, netizen, sepakbola, singapura
Admin 26 Desember 2024 26 Desember 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Istri Anggota Polres Bintan Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Perdagangan Manusia
Artikel Selanjutnya Nelayan Batam Diteror Kapal Patroli Singapura di Perairan Pulau Nipah

APA YANG BARU?

Polisi Gadungan Asal Lampung Peras Perempuan Tanjung Uban Rp20 Juta Lewat Tinder
Artikel 12 jam lalu 201 disimak
Perluasan Kolam Retensi Untuk Tekan Titik Banjir di Batam
Lingkungan 12 jam lalu 370 disimak
Iming-Iming “SIM C Tanpa Antre” Berujung Jerat Pidana
Artikel 13 jam lalu 390 disimak
Indonesia Pecah Telur di Aichi-Nagoya 2026, Tim Beregu Putra Bulutangkis Sumbang Emas Pertama
Sports 21 jam lalu 192 disimak
Bahas Kebebasan Pers se-Asia Tenggara, Fesmed Selat Malaka AJI 2026 Sukses Digelar di Batam dan Tanjungpinang
Artikel 22 jam lalu 288 disimak

POPULER PEKAN INI

Hujan Sebentar; Batam Banjir, Mobil Warga Hanyut
Artikel 4 hari lalu 631 disimak
Ancaman Krisis Air, Energi, dan Minimnya Serapan Kerja di Proyek Data Centre Batam
In Depth 24 jam lalu 444 disimak
BMKG: Hujan Guyur Batam 3-5 Hari ke Depan, Waspada Cuaca Cepat Berubah
Artikel 3 hari lalu 414 disimak
Assiamkang; Jejak Komunitas Teochew di Belantara Batam
Histori 6 hari lalu 408 disimak
Iming-Iming “SIM C Tanpa Antre” Berujung Jerat Pidana
Artikel 13 jam lalu 390 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?