Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Siswi SMK di Bintan Ditemukan Meninggal Tergantung di Kamarnya
    3 jam lalu
    Udara di Batam Terpantau Kabur dan Berasap, Cuaca Berawan Merata Di Semua Wilayah
    17 jam lalu
    Bentrokan Berdarah di Setokok: 4 Orang Lagi Jadi Tersangka, Total 10 Ditahan
    18 jam lalu
    Proyek Jalan Lingkar Batam: Pengaspalan Bertahap Dimulai Tahun Ini hingga 2029
    1 hari lalu
    Penyelundupan 11,31 Kg Emas ke Singapura Gagal
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Asian Games 2026, Ganda Putra Bulutangkis Sumbangkan Emas Ketiga Untuk Indonesia
    5 jam lalu
    Siswa di Tanjungpinang Diliburkan, Belajar Online
    6 jam lalu
    Disdik Kota Batam Kembali Lakukan Kebijakan Belajar Dari Rumah (BDR)
    15 jam lalu
    FIFA ASEAN Cup 2026, 10 Pemain Garuda Tahan Imbang Harimau Malaya
    1 hari lalu
    Hujan Belum Cukup Sapu Kabut Asap Karhutla di Batam
    1 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pelawan Merah: Pohon Eksotis yang Menjaga Hutan Kepulauan Riau
    12 jam lalu
    Nazief Soesiladharma (Walikota Batam Ketiga)
    12 jam lalu
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    1 minggu lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    2 minggu lalu
    Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Nama Papua dari Masa ke Masa

Editor Admin 10 tahun lalu 5.1k disimak

PAPUA merupakan pulau terbesar kedua di dunia setelah Greenland yang dimiliki Denmark. Pulau ini juga menjadi yang terbesar di Indonesia.

Bila digabung dengan Papua New Guinea, besarnya hampir lima kali luas pulau Jawa.

Dibalik luasnya tanah Papua, sudah tahukah Anda bahwa provinsi itu sempat berganti nama berkali-kali? Ya, pergantian itu dimulai sejak Indonesia, khususnya tanah Papua, masih dijajah Belanda.

Dikutip laman Pogauokto.blogspot.co.id, Minggu 13 November 2016 berikut perubahan namanya:

200-700 Masehi
Penamaan Papua dipengaruhi oleh banyaknya orang yang datang ke pulau itu. Mulai dari peneliti, para pedagang dari China, seorang pengarang Tiongkok, hingga kedatangan para pencari rempah. Papua punya banyak penyebutan, sesuai siapa yang tengah bersinggah.

Nama itu mulai dari Labadios, Tungki, Janggi, Dwi Panta (Ujung Samudera), Samudranta (Ujung Lautan).

Akhir 1300-1646
Kerajaan Majapahit menggunakan dua nama untuk menyebut pulau Papua yaitu Wanin dan Sram. Kemudian Pelaut asal Spanyol Inigo Ortiz de Retes memberi nama Nueva Guinee, dalam bahasa Inggris disebut New Guinea.

Saat menyusuri pantai utara pulau Papua dia melihat ciri-ciri penduduk yang berkulit hitam, berambut keriting sama seperti di belahan bumi Afrika bernama Guinea.

Maka diberi nama pulau Papua sebagai Nueva Guinee atau Pulau Guinea Baru dan dipertahankan sampai dua abad.

Lalu Belanda kembali mengubah nama Papua dari Nieuw Guinea menjadi Nederlands Nieuw Guinea. Perubahan nama tersebut lebih bersifat politis karena Belanda tak ingin kehilangan pulau Papua dari Indonesia pada zaman itu.

Kemudian Kerajaan Tidore yang memberi nama untuk pulau dan penduduknya sebagai Papa-Ua yang sudah berubah penyebutannya menjadi Papua. Dalam bahasa Tidore artinya tidak bergabung atau tidak bersatu.

Era Soeharto dan Gusdur

Respons penduduk terhadap nama Papua cukup baik. Alasannya karena nama tersebut benar mencerminkan identitas diri mereka sebagai manusia (berkulit) hitam, keriting, dan sangat berbeda dengan penduduk Melayu juga kerajaan Tidore.

Di zaman penjajahan Belanda atau Residen JP Van Eechoud meminta agar dewannya mengkaji sejarah dan budaya tentang Papua. Hingga akhirnya Frans Kaisiepo mengambil sebuah nama mitos Manseren Koreri–legenda termashyur masayarakat Biak, yaitu Irian.

Dalam bahasa Biak Numfor, ‘iri’ artinya tanah dan ‘an’ adalah panas.

Dengan demikian Irian artinya tanah panas. Pengertian itu sama seperti di Serui, ‘iri’ artinya tanah ‘an’ bangsa. Jadi Irian artinya Tanah Bangsa, sementara dalam bahasa Merauke, ‘iri’ artinya ditempatkan atau diangkat tinggi dan ‘an’ adalah bangsa. Jadi Irian adalah bangsa yang diangkat tinggi.

Lalu pada 1961, lembaga yang didirikan Belanda, Komite Nasional Papua (Nieuw Guinea Raad) mengibarkan bendera nasional baru yang dinamakan Bintang Kejora. Mereka menetapkan nama Pulau Papua sebagai Papua Barat.

Pada 1969, PBB mengizinkan Papua memiliki dua nama selain Papua Barat, yaitu West New Guinea atau Irian Barat. Nama Irian Barat resmi disandang sejak 1 Mei 1963.

Pada 1 Maret 1973, Irian Barat diganti oleh Presiden Soeharto menjadi nama Irian Jaya. Memasuki era reformasi, sebagian masyarakat menuntut penggantian nama Irian Jaya menjadi Papua. Presiden Abdurrahman Wahid (Gusdur) memenuhi permintaan sebagian masyarakat tersebut.

Dalam acara kunjungan resmi kenegaraan Presiden, sekaligus menyambut pergantian tahun baru 1999 ke 2000, pagi hari tanggal 1 Januari 2000, beliau memaklumkaan bahwa nama Irian Jaya saat itu dirubah namanya menjadi Papua. ***

Kaitan irian barat, irian jaya, nama, papua, suharto, sukarno gusdur
Admin 13 November 2016 13 November 2016
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya “Valerian and the City of a Thousand Planets” , Mengangkat Kisah dari Komik
Artikel Selanjutnya Kronologis Ledakan Gereja Oikumene Samarinda dan Data Korban

APA YANG BARU?

Siswi SMK di Bintan Ditemukan Meninggal Tergantung di Kamarnya
Artikel 3 jam lalu 136 disimak
Asian Games 2026, Ganda Putra Bulutangkis Sumbangkan Emas Ketiga Untuk Indonesia
Sports 5 jam lalu 202 disimak
Siswa di Tanjungpinang Diliburkan, Belajar Online
Pendidikan 6 jam lalu 247 disimak
Pelawan Merah: Pohon Eksotis yang Menjaga Hutan Kepulauan Riau
Rupa 12 jam lalu 245 disimak
Nazief Soesiladharma (Walikota Batam Ketiga)
Tokoh 12 jam lalu 104 disimak

POPULER PEKAN INI

Iming-Iming “SIM C Tanpa Antre” Berujung Jerat Pidana
Artikel 4 hari lalu 612 disimak
Ancaman Krisis Air, Energi, dan Minimnya Serapan Kerja di Proyek Data Centre Batam
In Depth 5 hari lalu 610 disimak
Perluasan Kolam Retensi Untuk Tekan Titik Banjir di Batam
Lingkungan 4 hari lalu 538 disimak
Mediasi Daerah Dinilai Buntu, Buruh PT Ghim Li Mengadu ke Mabes Polri
Artikel 5 hari lalu 526 disimak
Penyelundupan 11,31 Kg Emas ke Singapura Gagal
Artikel 1 hari lalu 479 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?