Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Kabar Duka: Putra Bungsu Presiden Soekarno, Guruh Soekarnoputra Tutup Usia
    18 jam lalu
    Polisi Gadungan Asal Lampung Peras Perempuan Tanjung Uban Rp20 Juta Lewat Tinder
    1 hari lalu
    Iming-Iming “SIM C Tanpa Antre” Berujung Jerat Pidana
    1 hari lalu
    Bahas Kebebasan Pers se-Asia Tenggara, Fesmed Selat Malaka AJI 2026 Sukses Digelar di Batam dan Tanjungpinang
    2 hari lalu
    Ancaman Krisis Air, Energi, dan Minimnya Serapan Kerja di Proyek Data Centre Batam
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    FIFA ASEAN Cup 2026, Menang 2-0 atas Singapura Timnas Garuda Buka Peluang
    19 jam lalu
    Perluasan Kolam Retensi Untuk Tekan Titik Banjir di Batam
    1 hari lalu
    Indonesia Pecah Telur di Aichi-Nagoya 2026, Tim Beregu Putra Bulutangkis Sumbang Emas Pertama
    2 hari lalu
    Timnas Basket 3×3 Indonesia Kawinkan Gelar Juara SEABA U17 2026 di Batam
    5 hari lalu
    Batam 10K 2026 Diikuti 2.500 Pelari
    6 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    10
    Pulau Pandan, Karimun
    6 hari lalu
    6
    Rumah Belah Bubung
    1 minggu lalu
    Raja Haji Abdullah ibn Raja Haji Ahmad
    2 minggu lalu
    8
    Masjid Al Mubaraq, Karimun (Masjid Raja Haji Abdullah)
    3 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Tanjungpinang hingga September 2026
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    7 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    8 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Panglima ABRI Sidak Polisi Koboi

Editor Admin 4 tahun lalu 1.4k disimak

JENDERAL M. Jusuf mendamprat aparat kepolisian yang kerap melalaikan tugas. Mulai dari polantas tukang nongkrong hingga yang bergaya bak koboi.

Sekali waktu, Menteri Pertahanan dan Keamanan/Panglima ABRI Jenderal M. Jusuf meninjau markas Komdak (kini Polda) Metro Jaya. Jusuf mendapat laporan mengenai kinerja kepolisian yang kurang memuaskan. Keluhan itu terutama ditujukan kepada aparat polisi yang bertugas di jalanan. Ia juga sekaligus hendak memeriksa kesiapsiagaan para polisi mengatasi keamanan di ibu kota. Inspeksi demikian lumrah sebab angkatan kepolisian masih berada di bawah ABRI. Jusuf sendiri baru saja menjabat Menhankam/Pangab.

“Kalau polisi lalu lintas itu jaga, harus dia jaga betul-betul. Jangan duduk-duduk di bawah pohon, nongkrong di tempat jual cendol atau merokok di kios rokok. Belum tentu rokoknya bayar lagi,” kata Jusuf dikutip Kompas, 8 Mei 1979.

Jusuf tidak memukul rata semua polisi lalu lintas berkelakuan minus. Menurutnya masih banyak polisi yang menjalankan tugasnya dengan baik. Tapi, dia selalu mendapati tingkah polisi yang aneh-aneh saban kali berangkat menuju kantornya pagi-pagi.

Di Bundaran Prapatan Kwitang, misalnya, Jusuf sering menyaksikan polisi yang sedang duduk di bawah pohon, merokok, atau ngobrol-ngobrol. Demikian pula di Bundaran Hotel Indonesia. Alih-alih menertibkan lalu lintas mereka malah berleha-leha. “Itu tidak baik, apalagi dilihat semua orang. Saya sendiri juga malu,” kata Jusuf.

Untuk menertibkan polisi lalu lintas pemalas, Jenderal M. Jusuf menerapkan kebijakan tegas. Kepada patroli militer, Jusuf menginstruksikan agar mereka langsung diangkut saja dengan mobil patroli. “Bawa dia ke markas dan beritahu bahwa kelakuan demikian salah,” ujarnya tegas.

Ketika memasuki Markas Komdak Metro Jaya, Jusuf lagi-lagi melayangkan teguran. Dua orang anggota Bharada barisan kehormatan pos jaga bikin ulah. Mereka mengenakan pakaian dinas hijau dari bahan kain yang mahal. Melihat penampilan polisi yang tampak glamor begitu, Jusuf tidak berkenan. Apalagi setiap prajurit ABRI sudah mendapat jatah pakaian dinas.

“Setelan malah lebih dari Menhankam sendiri. Belum apa-apa sudah begini. Bagaimana kalau kau jadi Kapolri nanti. Kau harus hemat dengan uangmu dan belilah menurut kebutuhan,” Jusuf mewejangi kedua bintara tersebut.

Namun, para bintara itu masih belum selesai membuat Jusuf marah. Setelah mengecek senter perlengkapan wajib yang melekat di saku pinggang mereka, ternyata baterainya kosong. Dengan emosi yang terkendali, panglima ABRI itu menghardik, “Bagaimana ini kalau tiba-tiba ada pencuri?” keluhnya.

Tidak hanya di Jakarta, persoalan penampilan polisi yang tidak sesuai juga dijumpai Jusuf ketika inspeksi ke daerah. Seperti pengalaman saat berkunjung ke Komdak Balikpapan yang dituturkan Atmadji Sumarkidjo dalam biografi Jenderal M. Jusuf: Panglima Para Prajurit. Di sana, mata Jenderal Jusuf tertuju kepada pakaian dan sepatu yang dipakai oleh polisi yang berdiri siap.

“Ini kamu beli sendiri kan? Tidak boleh begitu,” kata Jusuf seraya menujuk baju yang dikenakan prajurit polisi itu. Jusuf berujar lagi, “Kau kan dapat satu tahun sekali, pakailah seperti yang ini,” ujarnya sambil menunjuk polisi lain yang berdiri di sebelahnya.

Tetapi baru saja Menhankam/Pangab mau melangkah, matanya tiba-tiba menyorot ke bawah. Ada yang ganjil pada sepatu yang dikenakan si polisi. Ternyata sepatunya bukan jenis sepatu pembelian dinas.

“Ini juga kau beli sendiri kan,” kata Jusuf dengan nada keras. Si polisi hanya bisa berdiri gemetaran. “Jangan kau pakai-pakai yang begitu, kau kan terima sepatu setahun sekali?” Jusuf mengomentari sepatu model lars si polisi yang ditunjuknya pakai tongkat komando.

“Jangan pakai-pakai yang begitu, itu kan sepatu koboi yang kau pakai!” pungkasnya.

Menurut Atmadji, tema dan fokus pada kunjungan kerja Jusuf memang pada pakaian dan kelengkapan perseorangan para prajurit yang ditemuinya. Pada kesempatan seperti itu pula Jusuf sekaligus menyampaikan visi dan misi nya kepada para prajurit di berbagai daerah. Hal ini turut memberi kesan positif ke publik, sebab perhatian pers untuk meliput kunjungan kerja Menhankam/Pangab semakin besar.

“Paling tidak, wartawan melihat bahwa Menhankam/Pangab yang baru ini ‘agak lain’ dibanding pendahulunya,” ungkap Atmadji.

(*)

Sumber: historia.id

Kaitan M Yusuf, Panglima ABRI, polisi, sidak
Admin 17 Juli 2022 17 Juli 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Mulai Hari Ini, Naik Transportasi Umum dan Masuk Mal Wajib Vaksin Booster
Artikel Selanjutnya 4 Hari Lagi, Kominfo Bakal Blokir WhatsApp, Instagram, Google hingga Netflix

APA YANG BARU?

Kabar Duka: Putra Bungsu Presiden Soekarno, Guruh Soekarnoputra Tutup Usia
Artikel 18 jam lalu 124 disimak
FIFA ASEAN Cup 2026, Menang 2-0 atas Singapura Timnas Garuda Buka Peluang
Sports 19 jam lalu 117 disimak
Polisi Gadungan Asal Lampung Peras Perempuan Tanjung Uban Rp20 Juta Lewat Tinder
Artikel 1 hari lalu 280 disimak
Perluasan Kolam Retensi Untuk Tekan Titik Banjir di Batam
Lingkungan 1 hari lalu 442 disimak
Iming-Iming “SIM C Tanpa Antre” Berujung Jerat Pidana
Artikel 1 hari lalu 479 disimak

POPULER PEKAN INI

Hujan Sebentar; Batam Banjir, Mobil Warga Hanyut
Artikel 4 hari lalu 649 disimak
Ancaman Krisis Air, Energi, dan Minimnya Serapan Kerja di Proyek Data Centre Batam
In Depth 2 hari lalu 504 disimak
Iming-Iming “SIM C Tanpa Antre” Berujung Jerat Pidana
Artikel 1 hari lalu 479 disimak
Perluasan Kolam Retensi Untuk Tekan Titik Banjir di Batam
Lingkungan 1 hari lalu 442 disimak
BMKG: Hujan Guyur Batam 3-5 Hari ke Depan, Waspada Cuaca Cepat Berubah
Artikel 4 hari lalu 434 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?