Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    BMKG: Cuaca Hari Ini (20/04/2026) Berawan dan Hujan Ringan
    4 jam lalu
    Lomba Cerdas Cermat Kader Posyandu Tanjungpinang Diikuti 145 Tim
    14 jam lalu
    Tersangka Pembakar Rumah Kos di Komplek Wijaya Kusuma Tertangkap
    14 jam lalu
    Polisi Amankan 34 Calon Pekerja Migran Ilegal di Batam Centre
    14 jam lalu
    Kecelakaan Lalu Lintas di Kepri Didominasi Usia Produktif serta Pelajar
    14 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    “Pulau Minyak dan Karantina; Sambu, 1929”
    5 jam lalu
    Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
    3 hari lalu
    Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas Digelar di SMKN 1 Batam
    3 hari lalu
    Berapa Lama Emas Harus Disimpan Agar Menguntungkan?
    6 hari lalu
    Pemko Batam Rencanakan Bangun Zona Selamat Sekolah di SD Negeri 001 Batam Kota
    6 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    1 bulan lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    2 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    3 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    3 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    4 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Catatan Netizen

Peluru Lemak Babi dan Sentimen Berbahaya Itu : di perang Ukraina-Rusia

Editor Admin 4 tahun lalu 1.2k disimak

Beberapa hari lalu bini menunjukkan meme yang beredar di internet. Meme tentang pasukan Ukraina mengolesi lemak babi ke pelor senjata yang digunakannya untuk melawan pasukan Muslim Chechnya yang akan membantu pasukan Rusia. Bagi saya, meme itu bukan hal yang lucu. Itu sudah menjadi “peringatan” dini, perang Ukraina-Rusia bakal ditambahi “bumbu” sentimen agama.

Oleh : Sulton Yohana


Sejarah telah mencatat, setiap perang dengan sentimen agama; pasti lebih brutal, lebih sadis, lebih sulit dihentikan.

Semoga tidak terjadi!

Saya baru selesai membaca buku yang menurut saya sangat menarik. Berjudul “Al- Qaeda, Tinjuan Sosial-Politik, Ideologi dan Sepak Terjangnya”. Penulisnya, seorang diplomat Indonesia yang telah malang-melintang sebagai diplomat di banyak negara Timur Tengah, dan Barat. Juga lama menjabat Wakil Badan Intelejen Negara (BIN); As’ad Said Ali. Pengalaman, informasi sekelas A1, serta link yang dimiliki Pak As’ad, tentu menentukan kualitas buku ini.

Tidak seperti buku-buku intelejen lainnya yang biasanya masih berupa analisa/opini penulis; sebagai orang yang lama menjabat wakil BIN, tentu Pak As’Ad bisa mengakses informasi intelejen paling rahasia. Tak heran jika buku ini berisi begitu banyak detil. Bahkan hingga tanggal dan kejadian riil. Plus serangkaian latarbelakang dari peristiwa atau peranan tokoh yang Pak As’ad tulis; semua informasi itu kemudian diramu untuk memperkuat hipotesanya.

Buku yang membawa saya pada salah satu kesimpulan: Dunia ini, bagi sebagian pihak yang berkepentingan, harus selalu MEMERLUKAN perang.

Perang, bagi mereka, bisa diupayakan dengan segala macam cara. Bisa lewat propoganda kesenian (misalnya kenapa film-film USA/Barat selalu menempatkan Rusia atau Muslim sebagai tokoh antagonis?), agitasi politik, pembentukan kelompok teroris, sentimen agama, faksi-faksi perlawanan, pemuka agama-pemuka agama provokatif, dls. Perang, bagi mereka, diperlukan untuk menjaga kepentingan mereka, menjaga bisnis, menjaga kekuasaan, menjaga dominasi.

Meme pasukan Ukranina mengolesi lemak babi ke pelor senjata yang akan digunakan melawan pasukan Chechnya mungkin dianggap sebagian pihak sebagai lelucon belaka. Tapi, bagi saya, itu justru menjadi peringatan keras, pihak-pihak yang MENGHENDAKI perang, sudah mulai memperbanyak BENSIN YANG DISIRAM ke api yang telah berkobar. Pihak-pihak yang justru tak mewakili entitas negara, tidak mewakili agama tertentu, tidak punya ideologi tertentu. Pihak-pihak yang cuma peduli: perang itu menguntungkan mereka.

Indonesia yang seolah jauh dari konflik, bisa merasakan “kobaran” itu. Dan bukankah itu terbaca di perang opini media sosial kita. Juga harga minyak mentah yang menaik cepat, yang membuat kita kian susah.

Dan sentimen agama, dalam buku Pak As’ad, adalah salah satu cara terbaik untuk mengobarkan perang SEKOBAR-KOBARNYA (Al-Qaeda selalu memakai konflik Palestina sebagai alasan utama perjuangan mereka).

Anda perlu membaca buku penting ini! Yang bisa berfungsi sebagai peta, untuk mewaspadai mana “kawan-kawan” di sekeliling kita yang membahayakan. Karena “kawan-kawan” di sekeliling kita itu, bisa menjadi “agen terbaik”, yang membawa segala macam sentimen kebencian; agar kita juga ikut menggemari perang. Seperti mereka.

Di Indonesia, sentimen-sentimen agama yang selama ini mengurapi dan membumbui dunia perpolitikan dan kekuasaan, telah menjadi pintu masuk strategis bagi simpatisan-simpatisan Al-Qaeda, juga ISIS dan sejenisnya, untuk menjadikan Indonesia sebagai “lahan garapan” mereka. Ironisnya, mereka-mereka itu, kawan-kawan kita sendiri itu, tidak pernah MENYADARI bahwa mereka telah dimanfaatkan sebagai agen dari “invisible hand” yang menyukai perang itu.

Semoga kita semua senantiasa diberi penglihatan yang jernih. Atas setiap persoalan yang kita hadapi.

(*)

Seperti ditulis Sulton Yohana di akun jejaring sosialnya

Kaitan Catatan, netizen, Peluru, perang, rusia, Ukraina
Admin 5 Maret 2022 5 Maret 2022
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Aparat Gabungan Evakuasi Korban Ambruknya Pelantar Pasar KUD
Artikel Selanjutnya Jorge Martin Pole Position, Marquez Start Ketiga | Hasil Kualifikasi MotoGP Qatar 2022

APA YANG BARU?

BMKG: Cuaca Hari Ini (20/04/2026) Berawan dan Hujan Ringan
Artikel 4 jam lalu 54 disimak
“Pulau Minyak dan Karantina; Sambu, 1929”
Histori 5 jam lalu 111 disimak
Lomba Cerdas Cermat Kader Posyandu Tanjungpinang Diikuti 145 Tim
Artikel 14 jam lalu 129 disimak
Tersangka Pembakar Rumah Kos di Komplek Wijaya Kusuma Tertangkap
Artikel 14 jam lalu 129 disimak
Polisi Amankan 34 Calon Pekerja Migran Ilegal di Batam Centre
Artikel 14 jam lalu 126 disimak

POPULER PEKAN INI

Kapolda Kepri Pastikan Proses Hukum Kematian Bripda Natanael Dijalankan Secara Transparan
Artikel 5 hari lalu 381 disimak
BP Batam Segera Bangun Dua Jaringan Pipa Distribusi
Artikel 5 hari lalu 330 disimak
BP Batam Pastikan Pengadaan Pot Bunga Pakai Dana CSR
Artikel 5 hari lalu 327 disimak
Penertiban Tambang Pasir Ilegal di Kampung Jabi, Batu Besar
Artikel 6 hari lalu 307 disimak
Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
Histori 3 hari lalu 298 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?