Hubungi kami di

Uang

Pemerintah Deregulasi Sejumlah Aturan Transportasi

iqbal fadillah

Terbit

|

Menhub Budi Karya S. saat meninjau pelayanan dan fasilitas perhubungan di prov. Kepulauan Riau beberapa waktu lalu : © Twitter Dephub RI

MENTERI Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi terus mendorong investasi swasta dalam pembangunan dan pengembangan infrastruktur transportasi melalui skema Kerjasama Pemanfaatan (KSP) dan Kerjasama Operasional (KSO) dengan badan usaha.

Langkah itu sebagai solusi atau alternatif dalam menyikapi keterbatasan alokasi dana APBN.

Untuk mendukung hal tersebut Menhub mengungkapkan akan terus mendukung dengan melakukan deregulasi sejumlah aturan perundang-undangan yang menghalangi investor untuk berinvestasi khususnya di sektor transportasi.

“Kementerian Perhubungan saat ini terus berupaya melakukan deregulasi sejumlah aturan di sektor transportasi. Aturan kalau bisa dipermudah kenapa dipersulit sudah bukan saatnya lagi mempersulit investasi di negeri ini,” ungkap Menhub Budi di Jakarta beberapa hari kemarin.

Menhub menyebut hal ini sejalan dengan semangat Presiden Joko Widodo untuk selalu memberi ruang sebanyak-banyaknya bagi dunia investasi di Indonesia, baik dari dalam maupun dari luar negeri.

Selama kurun waktu 2015 – 2017 Kementerian Perhubungan telah mencabut sebanyak 21 peraturan, merevisi 29 peraturan untuk memudahkan sekaligus memangkas birokrasi, menetapkan 6 peraturan baru, dan mencabut sejumlah pasal di 6 peraturan berbeda.

BACA JUGA :  Kemenhub Bakal Pajaki Taksi Online

“Peran swasta untuk ikut membangun sektor transporasi sangat diperlukan mengingat APBN kita terbatas, bayangkan 5 tahun ke depan kita membutuhkan sekitar 1600 Triliun Rupiah untuk membangun infrastruktur transportasi di Indonesia. Sementara kemampuan APBN kita tidak sampai segitu,” jelasnya.

Dengan adanya keterlibatan swasta dalam pembangunan infrastruktur transportasi, Menhub mengungkapkan nantinya APBN dapat dialihkan untuk membangun daerah-daerah pinggiran yang sangat membutuhkan akses transportasi.

Senada dengan hal tersebut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan kebijakan melibatkan swasta dalam pembangunan infrastruktur transportasi ini telah sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.

“Presiden memerintahkan untuk membuat beberapa pelabuhan dikerjasamakan dengan swasta seperti di Silangit, Bangka Belitung, Jakarta, Bali dan Labuan Bajo,” kata Luhut.

Tujuannya menurut Luhut agar Indonesia tidak hanya mengandalkan sampai kepada APBN saja. Masalahnya, APBN maksimum hanya meng-cover 25-30% dari semua program infrastruktur. Sisanya, pemerintah harus kreatif.

 

Sumber : Dephub

 

Teruskan Membaca
Advertisement
Berikan Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sebaran

Facebook