Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Kapal Kargo Tabrak KM Putra Buluh di Perairan Bintan, 4 Nelayan Masih Hilang
    13 jam lalu
    Rumah Terbakar di Tanjungpinang, Diduga Akibat Obat Terapi yang Dibakar
    13 jam lalu
    Harga Emas Antam dan UBS di Batam Tembus Rp2,8 Juta/ Gram
    13 jam lalu
    Imigrasi Batam Gagalkan Keberangkatan 1.975 Calon Pekerja Migran Nonprosedural
    13 jam lalu
    Bareskrim Polri Temukan Brankas Ekstasi di Klab Malam Batam
    13 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    17
    Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 2)
    13 jam lalu
    52.835 Siswa Baru SD-SMP di Batam Dapat Seragam Dari Pemko Batam
    2 hari lalu
    Waduk Nongsa Menyusut 2,5 Meter, BP Batam Siapkan Langkah Darurat
    2 hari lalu
    Krisis Tenaga Pendidik di Batam
    2 hari lalu
    14
    Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 1)
    2 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    3 minggu lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    4 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    1 bulan lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    1 bulan lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    1 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    2 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    2 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    2 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    6 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Masih di Bawah Harapan

Editor Admin 7 tahun lalu 1.2k disimak

PROGRAM pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang dibangun selama periode pertama pemerintahan Presiden Joko “Jokowi” Widodo ini, dinilai belum mampu mendongkrak nilai investasi yang signifikan.

Dari 13 KEK yang sudah dibangun selama lima tahun, baru sedikit lahan KEK yang sudah terdapat bangunan fisik.

Sementara itu komitmen investasi di seluruh KEK yang tersebar di Indonesia hingga Oktober 2019 hanya mencapai Rp85,3 triliun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 8.686 orang.

Menurut Deputi Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Wahyu Utomo, jumlah investasi itu belum sesuai dengan ekspektasi.

Padahal nilai komitmen investasinya sudah cukup tinggi. Hal ini karena pembebasan lahan dari KEK yang hingga saat ini masih terkendala.

Total komitmen investasi itu untuk 13 KEK yang sudah diresmikan dengan keluarnya Peraturan Pemerintah (PP). KEK tersebut terdiri dari 5 KEK pariwisata dan 8 KEK industri.

“Ini dia yang kita mau kejar, ini sudah ada KEK-nya kita mau maksimalkan, karena lahan-lahan yang di KEK ini baru sedikit yang terbangun,” kata Wahyu dikutip dari laman Suara, Kamis (10/10/2019).

Wahyu lantas memperlihatkan daftar progres pembangunan lahan di 13 KEK tersebut, yang memang kalau dilihat pemanfaatan pembangunan lahannya masih sangat kecil. Adapun ke-13 KEK tersebut adalah:

  1. KEK Tanjung Lesung dengan luas wilayah mencapai 1.500 Ha namun lahan yang baru termanfaatkan sekitar 11,4 persen.
  2. KEK Sei Mankei dengan luas wilayah mencapai 2.002 Ha namun lahan yang baru termanfaatkan sekitar 10,6 persen.
  3. KEK Palu dengan luas wilayah mencapai 1.500 Ha namun lahan yang baru termanfaatkan sekitar 23,3 persen.
  4. KEK Bitung dengan luas wilayah mencapai 534 Ha namun lahan yang baru termanfaatkan sekitar 2,3 persen.
  5. KEK Morotai dengan luas wilayah mencapai 1.101,76 Ha namun lahan yang baru termanfaatkan sekitar 1,4 persen.
  6. KEK Tanjung Api-Api masih dalam proses pengajuan perubahan lokasi.
  7. KEK Mandalika dengan luas wilayah mencapai 1.035,67 Ha namun lahan yang baru termanfaatkan sekitar 47,1 persen.
  8. KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) dengan luas wilayah mencapai 557,34 Ha namun lahan yang baru termanfaatkan sekitar 2,15 persen.
  9. KEK Kelayang dengan luas wilayah mencapai 324,4 Ha namun lahan yang baru termanfaatkan sekitar 8,8 persen.
  10. KEK Sorong dengan luas wilayah mencapai 523,7 Ha namun lahan yang baru termanfaatkan sekitar 2,9 persen.
  11. KEK Arum Lhokseumawe dengan luas wilayah mencapai 2.622,48 Ha namun lahan yang baru termanfaatkan sekitar 65,4 persen.
  12. KEK Ghalang Batang dengan luas wilayah mencapai 2.333.6 Ha namun lahan yang baru termanfaatkan sekitar 21,8 persen.
  13. KEK Singhasari dengan luas wilayah mencapai 120,3 Ha namun lokasi ini belum beroperasi.

Target 17 KEK

KENDATI pembangunan fisik berjalan lambat, pemerintah tetap akan menambah daftar KEK tahun ini. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, mengungkapkan pembentukan 17 KEK bisa selesai pada akhir 2019.

Ilustrasi, ist.

Hal itu sesuai dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2014-2019.

Darmin mengatakan pemerintah akan menyederhanakan aturan insentif tax holiday bagi investor yang ingin membangun fasilitas di zona khusus.

“KEK adalah bentuk infrastruktur untuk investasi yang memiliki fasilitas terbaik di Indonesia. Kami sengaja merancang mereka agar menarik, ”kata Darmin.

Pemerintah akan segera memberikan keringanan pajak kepada investor berdasarkan ukuran investasi berdasarkan aturan baru yang diusulkan, katanya.

Sebagai contoh, investasi di atas Rp20 triliun akan memenuhi syarat untuk mendapatkan keringanan pajak perusahaan selama 20 tahun.

Hal ini lebih ringan jika dibandingkan dengan investasi serupa di luar KEK, yang harus memenuhi persyaratan lain untuk mendapatkan keringanan pajak.

Indonesia sudah memiliki aturan yang lebih mudah untuk pembayaran ekspor, impor, dan pajak pertambahan nilai di dalam KEK.

Sementara peraturan tentang pekerja asing juga lebih ringan dibandingkan dengan di luar zona.

Tujuh zona khusus baru akan diluncurkan di seluruh negeri hingga 2020, termasuk taman digital di Pulau Batam. Kawasan ini akan menjadi zona berorientasi ekspor untuk elektronik, otomotif dan industri kimia dasar. Pemerintah berharap bisa menarik investasi di KEK hingga Rp726 triliun pada tahun 2030.

Sumber : SUARA / Beritagar

Kaitan Kawasan ekonomi, kek, top
Admin 11 Oktober 2019 11 Oktober 2019
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya PDSI BP Batam Kembali Gelar IT Fest 2019
Artikel Selanjutnya BP Batam Bantu Pelaku Usaha Melalui Bimtek Penyusunan LKPM Online

APA YANG BARU?

Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 2)
Histori 13 jam lalu 152 disimak
Kapal Kargo Tabrak KM Putra Buluh di Perairan Bintan, 4 Nelayan Masih Hilang
Artikel 13 jam lalu 163 disimak
Rumah Terbakar di Tanjungpinang, Diduga Akibat Obat Terapi yang Dibakar
Artikel 13 jam lalu 160 disimak
Harga Emas Antam dan UBS di Batam Tembus Rp2,8 Juta/ Gram
Artikel 13 jam lalu 141 disimak
Imigrasi Batam Gagalkan Keberangkatan 1.975 Calon Pekerja Migran Nonprosedural
Artikel 13 jam lalu 133 disimak

POPULER PEKAN INI

Amsakar Lantik 2 Pejabat Eselon II, Geser Ratusan ASN di “Babak Pertama” Rotasi 2026
Artikel 6 hari lalu 502 disimak
“Berkarya untuk Negeri”: Mobil Hias RW 20 Cipta Permata Ikut Ramaikan Pawai Pembangunan Kota Batam
Artikel 2 hari lalu 451 disimak
BP Batam Dukung Pemerintah Pusat: Penataan Lahan & Laut Harus Ada Kepastian Hukum
Artikel 6 hari lalu 411 disimak
Diduga Terjadi Pengavelingan Laut di Teluk Tering, BP Batam Verifikasi Alokasi Lahan 28 Perusahaan
Artikel 2 hari lalu 322 disimak
Tanjungpinang Riau – Agustus 1928 & 1938 (Bagian 1)
Histori 2 hari lalu 256 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?