Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Unit Reskrim Polsek Bintan Timur Ringkus Pria Pemeras 10 Anak di Mantang
    7 jam lalu
    Penuh Tawa dan Nostalgia, Mantan Pegawai Pemko Batam Sambut HUT RI ke-81 di Taman Kolam
    8 jam lalu
    KKP dan BP Batam Bangun Kerjasama Permudah Layananan Sertifikasi Mutu Hasil Laut
    24 jam lalu
    BP Batam Percepat KEK Tanjung Sauh, MoU PLTU 300 MW Ditandatangani
    1 hari lalu
    Urusan Paspor di Imigrasi Batam? Jangan Lupa Bawa Dokumen Asli
    1 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Bungkam China 22-9, Belanda Juara FIBA 3×3 Women’s Series Batam 2026
    1 hari lalu
    Curhat Penyandang Keterbelakangan Mental
    3 hari lalu
    31 Tim Basket 3×3 Internasional Mulai Berlaga di Batam Hari ini
    3 hari lalu
    KKP Lebur 11 Politeknik Menjadi Satu Bernama Institut Kelautan Indonesia
    4 hari lalu
    “Tersesat di Labirin Pulau-Pulau; Di Wilayah Kuasa Hamet dari Pulau Buluh”
    6 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Pengeluaran Warga Batam Melonjak Rp3,12 Juta per Bulan/ Kapita
    5 hari lalu
    Tun Abdul Jamal (Temenggung Johor Riau 1757 – 1802)
    1 minggu lalu
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    3 minggu lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    3 minggu lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    3 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    1 bulan lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    1 bulan lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    1 bulan lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    5 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    6 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Histori

Penggunaan Mata Uang KRRp di Kepulauan Riau

Editor Redaksi 9 tahun lalu 3k disimak
Foto Aktifitas nelayan tradisional di perairan Batam era 1970-an : © Dokumentasi Otorita Batam

SUATU perbedaan yang tidak dapat dilupakan antara Batam dan Kepulauan Riau dengan daerah lainnya di Indonesia pada masa konfrontasi adalah pernah digunakannya mata uang Rupiah Kepulauan Riau (KRRp) sampai dengan berakhirnya konfrontasi dengan Malaysia.

Selama periode itu, wilayah Kepri merupakan daerah yang mencatat sejarah sendiri. Sebelumnya mata uang Dollar Singapura dan Malaysia mendominasi dan beredar di Batam serta pulau-pulau sekitarnya (sebelum 1963).

Wilayah Kepri yang berdekatan dengan Singapura, sulit menghindari dampak tingginya penggunaan uang dollar Malaysia saat itu untuk alat transaksi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah Indonesia akhirnya menetapkan satuan mata uang khusus untuk daerah tingkat II (Dati II) Kepulauan Riau yang disingkat dengan KRRp. Hal ini berlaku hingga pemerintah mampu menerbitkan uang Rupiah yang berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia.

Pemberlakuan KRRp tertuang dalam Penpres Nomor 9 tahun 1963 tanggal 15 Oktober 1963.

Untuk Dati II Kepri, yang meliputi Kawedanan Tanjungpinang, Lingga, Karimun dan pulau Tujuh, mulai tanggal 15 Oktober 1963, secara khusus berlaku satuan uang Rupiah Kepulauan Riau dengan perbandingan USD1 = KRRp3,06.

KRRp terdiri dari uang kertas Bank Indonesia, uang kertas pemerintah dan uang logam pemerintah khusus untuk Kepulauan Riau dan berlaku sebagai alat pembayaran yang sah di daerah tersebut, disamping Dollar Malaya yang beredar di sana. KRRp dinyatakan tidak berlaku sebagai alat pembayaran yang sah di luar daerah Kepri dan perbandingan nilainya dengan rupiah umum, kecuali Irian Barat adalah KRRp1 = Rp14,70.

Uang kertas dan uang logam pemerintah serta uang kertas bank Indonesia yang dikeluarkan khusus untuk Dati II Kepulauan Riau berdasarkan Penetapan Presiden (Penpres) Nomor 9 tahun 1963 tersebut, adalah sebagai berikut :

  1. Uang kertas pemerintah untuk Kepri dikeluarkan dalam pecahan KRRp1 dan KRRp2,5 yang merupakan alat pembayaran yang sah sampai sejumlah 100 lembar untuk tiap pecahan atau KRRp100 untuk pecahan KRRp1, dan KRRp250 untuk pecahan KRRp2,5. Uang kertas pemerintah tersebut merupakan seri Presiden Soekarno dengan tanda tahun 1961 dan ditandatangani oleh Notohamiprodjo. Ciri uang kertas ini sama dengan uang kertas yang dikeluarkan untuk Irian Barat. Kecuali tulisan yang dicantumkan adalah RIAU dan nomor seri dimulai dengan huruf KR.
  2. Uang logam pemerintah khusus Kepri juga sama dengan yang dikeluarkan untuk Irian Barat. Yaitu seri Presiden Soekarno pecahan 1 sen, 5 sen, 25 sen dan 50 sen. Perbedaan terletak pada sisi samping ; uang logam untuk Irian Barat dibuat bergerigi, sedangkan untuk Kepri rata dan bertuliskan RIAU. Uang logam tersebut merupakan alat pembayaran yang sah sampai 100 keping untuk masing-masing pecahan atau KRRp1 untuk 1 sen, KRRp5 untuk 5 sen, KRRp10 untuk 10 sen, KRRp25 untuk 25 sen serta KRRp50 untuk 50 sen.
  3. Uang kertas Bank Indonesia khusus Kepri adalah seri Presiden Soekarno dengan tanda tahun 1960 pecahan KRRp5, KRRp10 dan KRRp100 yang semuanya ditandatangani oleh Soetikno Slamet bersama Indra Kasoema. Seperti halnya uang kertas pemerintah untuk Irian Barat, ciri uang tersebut sana dengan uang yang dikeluarkan khusus untuk Irian Barat, kecuali tulisan yang dibubuhkan adalah RIAU dan nomor seri dimulai dengan huruf KR.

KRRp tidak boleh dibawa ke luar dari Dati II Kepri dan sebaliknya, rupiah umum tidak boleh dibawa masuk ke wilayah Kepri. Sementara itu, uang kertas dan logam Malaysia dinyatakan tetap berlaku sampai ditarik dari peredaran melalui penukaran dengan nilai perbandingan KRRp1 = Mal$1. Penarikan dari peredaran dimulai tanggal 1 November 1963 dengan masa penukaran satu bulan sehingga setelah tanggal 30 November 1963, penukaran itu tidak dapat dilakukan lagi dan sebagai uang asing, harus diserahkan kepada Pemerintah u.p. Bank Indonesia.

KRRp ini hanya berlaku selama 8,5 bulan. Dengan Keppres nomor 3 tahun 1964, tanggal 27 Juni 1964, KRRp secara resmi ditarik dari peredaran dan sejak tanggal 1 Juli 1964 diberlakukan uang rupiah yang sama dengan uang rupiah yang berlaku di wilayah Indonesia. Kecuali Irian Barat yang masih tetap menggunakan IBRp. Namun, khusus pulau Batam hingga tahun 1980-an, mata uang Dollar Singapura dan  Malaysia masih berlaku untuk transaksi jual beli di kalangan masyarakat.

(dha)

Seperti yang dilansir dari buku : “Mengungkap Fakta Pembangunan Batam era Ibnu Sutowo-JB Sumarlin”

 

Kaitan konfrontasi, KRRp, malaysia, rupiah kepulauan riau, singapura, uang
Redaksi 10 September 2017 10 September 2017
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Warna Warni Kampung Teletubbies
Artikel Selanjutnya “Jam Kerja Biologis Organ Tubuh Manusia”

APA YANG BARU?

Unit Reskrim Polsek Bintan Timur Ringkus Pria Pemeras 10 Anak di Mantang
Artikel 7 jam lalu 36 disimak
Penuh Tawa dan Nostalgia, Mantan Pegawai Pemko Batam Sambut HUT RI ke-81 di Taman Kolam
Artikel 8 jam lalu 51 disimak
KKP dan BP Batam Bangun Kerjasama Permudah Layananan Sertifikasi Mutu Hasil Laut
Artikel 24 jam lalu 88 disimak
BP Batam Percepat KEK Tanjung Sauh, MoU PLTU 300 MW Ditandatangani
Artikel 1 hari lalu 80 disimak
Bungkam China 22-9, Belanda Juara FIBA 3×3 Women’s Series Batam 2026
Sports 1 hari lalu 84 disimak

POPULER PEKAN INI

ABH Lakukan Penyambungan Pipa Air, Berikut Wilayah yang Akan Terdampak
Artikel 5 hari lalu 823 disimak
KKP Lebur 11 Politeknik Menjadi Satu Bernama Institut Kelautan Indonesia
Pendidikan 4 hari lalu 324 disimak
“Tersesat di Labirin Pulau-Pulau; Di Wilayah Kuasa Hamet dari Pulau Buluh”
Histori 6 hari lalu 306 disimak
Diduga Puting Beliung Sapu Kawasan PT VME Batu Ampar, Sejumlah Bangunan Rusak
Artikel 4 hari lalu 293 disimak
Curhat Penyandang Keterbelakangan Mental
Catatan Netizen 3 hari lalu 279 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?