Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    RDPU Terkait Lahan KASIBA Mangsang, DPRD Batam Dorong Adanya Kepastian Hukum
    12 jam lalu
    Ada Tugas Baru Untuk RT/RW di Batam, Menadata Warga Nunggak Pajak Kendaraan
    1 hari lalu
    Empat Orang Terlibat Curanmor Diamankan Petugas Polsek Nongsa
    1 hari lalu
    Demi Menjaga Iklim Investasi, Amsakar Meminta Aturan Khusus Adminduk di Batam
    1 hari lalu
    MTQH 2026 Kepri, Kota Batam Kembali Raih Juara Umum
    2 hari lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Kalahkan Belgia, Matador Spanyol Tantang Prancis di Semifinal
    15 jam lalu
    Tundukan Singa Atlas, Ayam Jantan Eropa Melangkah ke Semifinal Piala Dunia
    2 hari lalu
    8 Tim ke Perempat Final Piala Dunia 2026: Peta Kekuatan, Kejutan, dan Duel Klasik
    3 hari lalu
    Argentina Jaga Asa Pertahankan Gelar, Kalahkan Mesir di 16 Besar
    4 hari lalu
    Skor Akhir 1-4, Setan Merah Belgia Sikat Tuan Rumah Amerika Serikat
    4 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
    6 hari lalu
    Lebah Bergantung (Lebah Bergayut)
    1 minggu lalu
    Pulau Los, Tanjungpinang
    1 minggu lalu
    Analisis Data: Kuota Bansos di Batam dan Efektivitas Sistem Bansos Online
    1 minggu lalu
    Mei 2026: Inflasi Sektor Informasi dan Komunikasi Karimun di Angka 0,1 Persen
    2 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 minggu lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    3 minggu lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    3 minggu lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    5 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
VOA Indonesia

Pilkada 2024: Pasangan Yang Didukung KIM Plus Menang Mudah di Banyak Daerah, Kecuali Jakarta

Editor Admin 2 tahun lalu 530 disimak
Seorang petugas pemilu menghitung surat suara di sebuah tempat pemungutan suara di Banda Aceh, dalam Pilkada serentak, 27 November 2024. (CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP)Disediakan oleh GoWest.ID

HASIL perhitungan cepat sejumlah lembaga survei menyatakan beberapa wilayah strategis seperti Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat hampir dipastikan akan dimenangkan oleh pasangan yang didukung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus. Namun tidak dengan DKI Jakarta yang mencatat perlawanan kuat.


CITA-CITA menyelenggarakan pemilihan kepala daerah nasional secara serentak akhirnya terwujud. Untuk pertama kalinya, pemilih di 545 daerah memilih calon pemimpin daerah secara bersamaan pada Rabu (27/11/2024).

Meskipun berlangsung aman dan tertib, peneliti di Saiful Mujani Research and consulting (SMRC), Saidiman Ahmad, menilai kualitas demokrasi pada Pilkada serentak yang dilangsungkan untuk memilih 37 gubernur, 93 wali kota dan 415 bupati di seluruh wilayah Indonesia bermasalah. Pasalnya muncul kecenderungan di antara partai-partai politik untuk berkoalisi, dan enggan berkompetisi sehat terutama di daerah-daerah strategis seperti Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Jika melihat hasil hitung cepat berbagai lembaga survei, tambahnya, hampir semua koalisi besar akhirnya memenangkan pertarungan di daerah, mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat. Perolehan di Jakarta masih menunggu selesainya seluruh proses penghitungan suara karena selisih suara yang sangat tipis antara pasangan Ridwan Kamil-Suswono dan pasangan Pramono Anung-Rano Karno.

Ridwan Kamil (kiri), calon gubernur Jakarta, didampingi istrinya Atalia Praratya (tengah), memasukkan surat suara ke dalam kotak suara di tempat pemungutan suara untuk memilih dalam pemilihan kepala daerah serentak di Bandung, Jawa Barat, 27 November 2024. (TIMUR MATAHARI / AFP)

Saidiman mensyukuri keputusan Mahkamah Konstitusi beberapa waktu lalu yang menurunkan ambang batas pencalonan kepala daerah, yang memungkinkan PDI-Perjuangan mendukung sendiri calonnya di daerah-daerah strategis.

“Walaupun hampir di semua tempat dimenangkan oleh koalisi besar tapi saya melihat juga ada perlawnan sebenarnya. Misalnya Jawa Tengah, walaupun Pak Andika kalah tapi lumayan dapat 40-an persen perlawanannya, terutama jika kita lihat koalisi besar di sana menguasai kursi DPRD Jawa Tengah. Sementara PDI Perjuangan yang mengusung Andika hanya sekitar 28 persen. Di Jawa Timur, koalisinya Khofifah sekitar 60 persen, sementara calon PDI Perjuangan di sana sekitar 17-18 persen. Tapi suaranya Bu Risma lumayan juga sekitar 30-an persen. Walaupun kalah, setidaknya ada perlawanan untuk koalisi besar,” ujarnya saat diwawancarai VOA Rabu malam.

Lebih jauh ia memaparkan bahwa sejak lima tahun terakhir mantan Presiden Joko Widodo berusaha merangkul semua pihak, termasuk mengajak pesaingnya dalam pilpres 2019, Prabowo Subianto, ke dalam kabinet. Jokowi juga merangkul Partai Demokrat. Walhasil satu-satunya partai yang berada di luar pemerintahan hanya Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Warga berpartisipasi dalam Pilkada serentak di sebuah tempat pemungutan suara di Surabaya, 27 November 2024. (JUNI KRISWANTO / AFP)

“Demokrasi kita turun karena melemhnya chekcs and balances, karena kurangnya partai di luar pemerintahan yang pengintrol. Kecenderungan sekarang semua partai ingin masuk ke pemerintahan Prabowo. Bahkan di pilkada-pilkada seperti diatur di awal dalam koalisi besar. Itu mengurangi hakikat demokrasi,” tambahnya.

Quick Count Belum Bisa Prediksi Pemenang di DKI Jakarta

Saat hampir semua daerah strategis dimenangkan oleh calon yang diusung KIM Plus, situasi anomali terjadi di DKI Jakarta.

Hasil hitung cepat (quick count) dan exit poll Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) untuk Pilkada DKI Jakarta pada Rabu pukul 18.16 WIB mencatat pasangan Pramono Anung-Rano Karno, unggul sementara dengan 51,01 persen suara. Disusul Ridwan Kamil-Suswono dengan 38,83 persen; dan Dharma Pongrekun-Kun dengan 10,16 persen.

Sementara hasil hitung cepat Charta Politica pada pukul 18.14 WIB menunjukkan pasangan Pramono Anung-Rano Karno, unggul sementara dengan 50,15 persen suara. Disusul Ridwan Kamil-Suswono dengan 39,25 persen; dan Dharma Pongrekun-Kun dengan 10,60 persen.

Warga berpartisipasi dalam Pilkada serentak di sebuah tempat pemungutan suara di Jakarta, 27 November 2024. (BAY ISMOYO / AFP)

Hasil hitung cepat Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan pasangan Pramono Anung-Rano Karno, unggul sementara dengan 50,10 persen suara. Disusul Ridwan Kamil-Suswono dengan 39,29 persen; dan Dharma Pongrekun-Kun dengan 10,61 persen.

Hasil yang kurang lebih sama ditunjukkan dalam hitung cepat lembaga survei Voxpol Center yang menunjukkan pasangan Pramono Anung-Rano Karno, unggul sementara dengan 50,10 persen suara. Disusul Ridwan Kamil-Suswono dengan 39,33 persen; dan Dharma Pongrekun-Kun dengan 10,56 persen.

Selisih suara yang tipis ini membuat lembaga-lembaga survei yang melakukan hitung cepat dan exit poll belum dapat memastikan kemenangan salah satu pasangan di Jakarta, dan meminta publik menunggu hasil resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai acuan final.

Mengapa Calon KIM Plus di Jakarta Tak Raih Suara Mayoritas?

Lepas dari selisih suara yang tipis ini, pengamat politik di Badan Riset dan Inovasi Nasional Lili Romli menelaah “kekalahan” Ridwan Kamil-Suswono meskipun sudah didukung KIM Plus.

“Meskipun koalisi KIM Plus itu banyak yang mendukung RK-Suswono, tapi yang terjadi adalah partai-partai politik yang tergabung dalam KIm Plus itu nggak berjalan mesin politiknya. Didibiarkan sendiri berjalan RK-Suswono. Sisi lain adalah figurnya ini kontraproduktif di dalam kampanye-kampanyenya. Sebelumnya ada resistensi akibat cuitan masa lalu RK yang membuat warga Jakarta menolak kehadiran RK itu,” ujarnya.

Seorang petugas pemilu menghitung surat suara di sebuah tempat pemungutan suara di Banda Aceh, usai Pilkada serentak, 27 November 2024, (CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP)

Lili menggarisbawahi besarnya penolakan dari partai dan warga Jakarta terhadap Ridwan Kamil karena alasan yang sederhana, yaitu bahwa ia bukan warga Jakarta.

Lili mencontohkan Partai Golkar yang sebagian kadernya tidak menghendaki Ridwan Kamil maju di Jakarta, tetapi di Jawa Barat yang memang elektabilitasnya lebih tinggi.

Sementara pasangan Pramono Anung-Rano Karno bisa melaju karena figur keduanya dan mesin politik yang mendukungnya berjalan beriringan. Terlebih setelah mendapat limpahan dukungan dari Anies Baswedan dan Ahok.

KPU baru akan mengumumkan secara resmi hasil penghitungan suara seluruh daerah pada 16 Desember mendatang. 

[fw/em]

Kaitan indonesia, Kim plus, pilkada
Admin 28 November 2024 28 November 2024
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Partisipasi Pemilih di Batam Rendah pada Pilkada 2024
Artikel Selanjutnya Kemhan: Indonesia Belum Teken Kontrak Beli Senjata Rusia

APA YANG BARU?

RDPU Terkait Lahan KASIBA Mangsang, DPRD Batam Dorong Adanya Kepastian Hukum
Artikel 12 jam lalu 71 disimak
Kalahkan Belgia, Matador Spanyol Tantang Prancis di Semifinal
Sports 15 jam lalu 112 disimak
Ada Tugas Baru Untuk RT/RW di Batam, Menadata Warga Nunggak Pajak Kendaraan
Artikel 1 hari lalu 95 disimak
Empat Orang Terlibat Curanmor Diamankan Petugas Polsek Nongsa
Artikel 1 hari lalu 110 disimak
Demi Menjaga Iklim Investasi, Amsakar Meminta Aturan Khusus Adminduk di Batam
Artikel 1 hari lalu 122 disimak

POPULER PEKAN INI

Serindit Food Center di Tepi Laut untuk Dongkrak Ekonomi UMKM
Artikel 6 hari lalu 432 disimak
Tekan Kemiskinan di Pesisir, Batam Jadi Kota Pertama Peluncuran SiTaskin Pesisir
Artikel 4 hari lalu 312 disimak
Perjuangan Kanada Terhenti, Singa Atlas Maroko Melangkah ke Perempat Final
Sports 7 hari lalu 309 disimak
8 Tim ke Perempat Final Piala Dunia 2026: Peta Kekuatan, Kejutan, dan Duel Klasik
Sports 3 hari lalu 304 disimak
Realisasi Belanja Pemko Batam per Juli 2026
Statistik 6 hari lalu 295 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?