Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    1 Unit Rumah Rusak Berat Tertimpa Pohon Akibat Hujan dan Angin di Kel. Sadai
    4 jam lalu
    BMKG: Cuaca Hari Ini (20/04/2026) Berawan dan Hujan Ringan
    6 jam lalu
    Lomba Cerdas Cermat Kader Posyandu Tanjungpinang Diikuti 145 Tim
    16 jam lalu
    Tersangka Pembakar Rumah Kos di Komplek Wijaya Kusuma Tertangkap
    16 jam lalu
    Polisi Amankan 34 Calon Pekerja Migran Ilegal di Batam Centre
    16 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    “Pulau Minyak dan Karantina; Sambu, 1929”
    7 jam lalu
    Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
    3 hari lalu
    Kampanye Keselamatan Berlalu Lintas Digelar di SMKN 1 Batam
    3 hari lalu
    Berapa Lama Emas Harus Disimpan Agar Menguntungkan?
    6 hari lalu
    Pemko Batam Rencanakan Bangun Zona Selamat Sekolah di SD Negeri 001 Batam Kota
    6 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Jumlah Penduduk Beragama Islam di Kota Batam
    1 bulan lalu
    Kualitas Udara di Batam, Jumat (27/2/2026)
    2 bulan lalu
    Gunung Bekaka, Pulau Sugi – Kabupaten Karimun
    2 bulan lalu
    Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang
    3 bulan lalu
    Raja Hoesin (Raja Husin) Ibn Radja Ja’far YDM Riouw VI
    3 bulan lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    2 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    2 bulan lalu
    “Kundur & Buru – Pesona dan Tradisi”
    3 bulan lalu
    “Karimun Besar – Harmoni Alam & Budaya”
    4 bulan lalu
    #Full Hendrik; Pujakesuma di DPRD Batam
    9 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
Catatan Netizen

Pintarnya Johor Mendulang Untung dari Singapura

Jalur MRT Singapura-Johor akan kian melupakan Batam!

Editor Admin 1 tahun lalu 898 disimak
Jalur MRT yang sedang dibangun, menghubungkan Johor - Singapura. © F. Sultan Yohana Disediakan GoWest.ID


JOHOR City Square, Selasa (18/3,/2025) siang, seperti Little Singapore saja. Mall yang juga terhubung dengan Malaysia imigrasi checkpoint itu riuhnya minta ampun. Riuh oleh warga Singapura.

Oleh: Sultan Yohana


Toko-toko pakaian penuh. Kursi-kursi restoran penuh. Lalu-Lalang orang tak putus, sebagian besar sambil menggeret kopor. Siang itu, sepertinya, orang-orang Singapura itu bersiap menghabiskan uang untuk belanja di Johor.

Saya sangat sering ke Malaysia, terutama ke Johor. Tapi, sebelum-sebelumnya, tak pernah mendapati orang Singapura seramai ini memadati Johor.

Memang, dengan kurs dolar Singapura terhadap ringgit Malaysia yang bagus, orang Singapura seperti sangat leluasa berbelanja apa saja keinginan mereka di Johor. Di tempat tinggal saya di Ang Mo Kio, Singapura, nyaris saban hari saya menyaksikan antrian panjang di tempat penukaran uang. Orang-orang lansia, ibu-ibu rumahtangga, remaja-remaja tanggung, pemuda-pemuda usia pekerja; saya dapati sedang antri menukar dolar mereka ke ringgit Malaysia.

Siang itu, meski hari Selasa, Johor seperti kampungnya orang Singapura. Di mana-mana mudah saya temukan orang Singapura. Di hotel tempat kami menginap, kebanyakan orang Singapura. Di kedai-kedai makan yang kami kunjungi, saya tak susah menemukan orang Singapura. Pendek kata, ke Johor, saya seperti masih berada di Singapura saja.

Sepengamatan saya, ada beberapa faktor penentu yang membuat orang Singapura kini lebih suka menghabiskan uang di Johor. Pertama, tentu saja kurs uang yang berpihak ke dolar Singapura. Ekonomi Singapura yang baik dan stabil, serta politikusnya yang jujur dan mengutamakan kepentingan rakyat, telah membuat kurs uang mereka menguat dibanding nilai uang-uang dari negara tetangga mereka.

Terminal bus Johor yang melayani angkutan dua negara, Malaysia dan Singapura. © F. Sultan Yohana

Kedua, tentu saja kemudahan ke Johor. Hari Minggu lalu, bersama istri, sebelumnya kami berencana nyante ke Batam. Tapi, setelah kami berpikir soal ribetnya pergi ke Batam, terutama perihal tiket ferry yang masih di angka 56 dolar (tiket kapal ferry Sindo), kami memilih memutuskan pergi ke Johor saja. Saya bilang ke istri, biaya tiket ferry untuk dua orang, bisa dialihkan ke hotel yang bagus di Johor. Dan dia setuju.

Sementara ke Johor hanya butuh 2 dolar saja. Naik bus. Kapan saja dan bisa lewat mana saja di banyak titik lokasi Singapura. Simple, mudah, tanpa ribet. Orang Singapura yang punya kendaraan bermotor, mobil atau motor, juga bisa membawa kendaraan mereka menyebrang ke Johor.

Dan ini, mungkin menjadi kabar buruk bagi ekonomi Batam. Kini sedang dibangun jalur MRT langsung dari Singapura ke Johor. Rencananya, akhir tahun 2026, jalur MRT itu sudah bisa dipergunakan. Jika MRT itu sudah beroperasi, mungkin Batam akan semakin dilupakan orang Singapura

Apa yang saya rasakan (ribet dan mahalnya ke Batam), pasti juga dipikirkan banyak orang Singapura lainnya. Hingga kemudian, mereka lebih memilih Johor untuk belanja, berakhir pekan, atau sekedar jalan-jalan cuci mata.

Di masa keemasannya Batam dulu, sebagian ekonomi Batam terputar oleh banyaknya turis Singapura yang datang menghabiskan uang di Batam. Mal-mal meriah dan penuh. Hotel-hotel penuh. Tempat-tempat makan untung besar. Para pengojek sumringah karena sering mengantar orang Singapura (dulu, sebelum era SBY, ada kawan jurnalis yang saat malam nyambi ngojek, dan hasil ngojek lebih banyak ketimbang gajinya sebagai wartawannya).

Ekonomi Batam era sebelum SBY yang bagus, benar-benar dirasakan semua lapisan masyarakat Batam. Dari pemilik hotel hingga pengojek pinggir jalan. Alhasil, ketika itu, kejahatan di Batam minim sekali. Era di mana, bahkan polisi, enggan menilang pelanggar kendaraan bermotor yang lewat di depan matanya. Hehe.

Kini, mal-mal di Batam sepi. Hotel-hotel sepi. Taksi-taksi dan pengojek mengeluh sepi penumpang. Restoran-restoran minim orderan.

Mau tak mau, suka tak suka; ekonomi masyarakat Singapura yang baik, adalah potensi besar bagi negara-negara tetangga untuk merengkuh untung. Tak perlu iri dengan kemajuan Singapura! Sebaliknya, justru manfaatkan peluang itu untuk meraih untung sebesar-besarnya. Dan Johor, seperti TAHU BETUL bagaimana memanfaatkan PELUANG itu.

Berangsur-angsur, namun pasti, Johor terus memperbaiki layanan mereka. Terutama yang berkaitan dengan hubungan/lalu-lintas masyarakat kedua negara. Imigrasi dibuat kian mudah dan menyenangkan. Sarana lalu-lintas diperbanyak. Puncaknya, keberhasilan Johor, tentu saja ketika mereka bisa memastikan pihak Singapura untuk membuka jalur MRT langsung Singapura-Johor. Jalur itu, saya yakin, akan kian memberi dampak ekonomi yang luar biasa bagi kedua belah pihak.

Johor akan mendapat limpahan pengunjung Singapura yang dengan daya beli mereka yang kuat, akan memutar ekonomi mereka. Jalur MR itu juga mempermudah sekitar 300 ribu pekerja Johor yang tiap hari bola-balik Johor-Singapura untuk bekerja. Mendatangkan devisa bagi Johor dari sektor tenaga kerja.

Antrian di sebuah toko roti di JCS. Pembelinya kebanyakan orang Singapura. © F. Sultan Yohana

Di sisi lain, Singapura yang angka ageing population-nya kian mengkhawatirkan, hampir satu dari lima (19.9 persen) WN Singapura berusia di atas 65 tahun, bisa “bernafas” lebih lapang dengan kemungkinan datangnya banyak pekerja usia muda dari Malaysia. Ini bisa kembali memutar ekonomi Singapura yang memang kekurangan pekerja di sektor pekerjaan “kerah biru”. Malaysia, terutama Johor, MENYAMBAR peluang itu dengan meyakinkan pemerintah Singapura, untuk terus meningkatkan kuota tenaga kerja asal Malaysia.

Alasan ketiga, sepengamatan saya, kenapa banyak orang Singapura memilih pelesir dan belanja ke Johor? Karena kualitas barang-barang di Johor, tak jauh berbeda dengan di Singapura. Merek dan kualitas pakaian misalnya, nyaris sama, namun dengan harga yang lebih murah. Dengan hanya dua dolar ongkos nyebrang, serta sekitar setengah jam waktu yang dibutuhkan untuk menyebrang (jika naik kendaraan umum), sungguh “worth it” bagi orang Singapura untuk tiap pekan belanja ke Johor.

Jika di masa awalnya Batam dibangun untuk menyaingi Singapura, lupakan itu! Yang harus dilakukan kini adalah, bagaimana bersaing dengan Johor untuk bisa mendulang untung dari kemajuan Singapura. Jika tidak juga mau berbenah, Batam mungkin hanya akan didatangi apek-apek tua yang punya simpanan bini muda di Batam, yang cuma membawa penyakit dan uang ala kadarnya!

(*)

Penulis/ Vlogger : Sultan Yohana, Citizen Indonesia berdomisili di Singapura. Menulis di berbagai platform, mengelola blog www.sultanyohana.id 

Kaitan batam, indonesia, johor, kepri, malaysia, netizen, riau, singapura
Admin 30 Maret 2025 30 Maret 2025
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Hasil Sidang Isbat: Idulfitri 2025 Jatuh pada Senin 31 Maret
Artikel Selanjutnya “Orang Dari Tanah Celebes di pulau Rempang; Mereka Yang Tersisa di Kepulauan Batam”

APA YANG BARU?

1 Unit Rumah Rusak Berat Tertimpa Pohon Akibat Hujan dan Angin di Kel. Sadai
Artikel 4 jam lalu 52 disimak
BMKG: Cuaca Hari Ini (20/04/2026) Berawan dan Hujan Ringan
Artikel 6 jam lalu 60 disimak
“Pulau Minyak dan Karantina; Sambu, 1929”
Histori 7 jam lalu 117 disimak
Lomba Cerdas Cermat Kader Posyandu Tanjungpinang Diikuti 145 Tim
Artikel 16 jam lalu 140 disimak
Tersangka Pembakar Rumah Kos di Komplek Wijaya Kusuma Tertangkap
Artikel 16 jam lalu 137 disimak

POPULER PEKAN INI

Kapolda Kepri Pastikan Proses Hukum Kematian Bripda Natanael Dijalankan Secara Transparan
Artikel 5 hari lalu 382 disimak
BP Batam Segera Bangun Dua Jaringan Pipa Distribusi
Artikel 5 hari lalu 331 disimak
BP Batam Pastikan Pengadaan Pot Bunga Pakai Dana CSR
Artikel 5 hari lalu 328 disimak
Penertiban Tambang Pasir Ilegal di Kampung Jabi, Batu Besar
Artikel 6 hari lalu 308 disimak
Karimon Eilanden; Perjalanan Van Den Berg dan Raja Abdullah, 1854
Histori 3 hari lalu 300 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?