Dengan mengakses situs GoWest.ID, anda setuju dengan kebijakan privasi dan ketentuan penggunaannya.
Setuju
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
    ReportaseSimak lebih lanjut
    Perang Malaria di Tanjungpinang, 518 Kasus dalam Enam Bulan
    13 jam lalu
    Jaringan Promosi Judi Online Internasional di Batam Digerebek Polisi
    13 jam lalu
    ASDP Batam Berlakukan Pas Masuk Pelabuhan
    13 jam lalu
    Kamis (25/06) Harga Emas di Batam Terpantau Menurun
    21 jam lalu
    Sah! Batam Punya Perda PSU, Pengembang Wajib Sediakan Jalan hingga TPS
    22 jam lalu
  • Ragam
    RagamSimak lebih lanjut
    Piala Dunia 2026, Brace Vinicius Jr Pastikan Tim Samba Brasil Lolos Babak 32 Besar
    1 hari lalu
    Aplikasi Si-Pintar untuk Pendaftaran Sekolah Tahun 2026 di Bintan
    2 hari lalu
    KPAI Sesalkan Pawai Dukungan MBG Melibatkan Anak Sekolah di Batam
    3 hari lalu
    Pakar Hak Anak Soroti Pawai Dukungan MBG di Batam
    3 hari lalu
    Piala Dunia 2026: Enam Tim Lolos 32 Besar, Empat Lain Terhenti Lebih Awal
    3 hari lalu
  • Data
    DataSimak lebih lanjut
    Statistika Harga Makanan dan Rokok Melonjak di Batam
    13 jam lalu
    Ikan Lepu (Lion Fish)
    2 hari lalu
    Pohon Bakau Api Api
    4 hari lalu
    Inflasi Perumahan Batam Meningkat pada Mei 2026
    4 hari lalu
    Pulau Benan, Lingga
    1 minggu lalu
  • Program
    ProgramSimak lebih lanjut
    Limas Potong; ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’ (Documentary)
    3 hari lalu
    “Tanjak Perkasa Alam Karimun”
    5 hari lalu
    #ComingSoon LIMAS POTONG: ‘Cagar Budaya Separuh Hati?’
    1 minggu lalu
    Durai – Selat Gelam : “Jejak Masa Lalu & Alam yang Bersahabat”
    4 bulan lalu
    Moro – Sugi: “Surga Alam yang Tersembunyi”
    5 bulan lalu
  • id
    • zh-CN
    • en
    • id
TELUSUR
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Notifikasi Simak lebih lanjut
Aa
Aa
GoWest.IDGoWest.ID
  • 🔴 Live Streaming!
  • Reportase
  • Ragam
  • Program
  • Data
  • Reportase
    • Artikel
    • Serial
    • In Depth
    • Berita Video
    • Cerita Foto
    • Live!
  • Ragam
    • Budaya
    • Pendidikan
    • Lingkungan
    • Sports
    • Histori
    • Catatan Netizen
  • Data
    • Infrastruktur
    • Industri
    • Statistik
    • Kode Pos
    • Rumah Sakit
    • Rumah Susun
    • Tokoh
    • Wilayah
    • Situs Sejarah
    • Seni
  • Partner
    • VOA Indonesia
    • BenarNews.org
  • Yang Lain
    • Tentang Kami
    • Privacy Policy
    • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
  • Advertorial
© 2025 Indonesia Multimedia GoWest. All Rights Reserved.
In Depth

PT. Maruwa Indonesia Batam Tutup Mendadak, Ratusan Karyawan Resah

Editor Admin 1 tahun lalu 651 disimak

DINAS Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam menggelar pertemuan mendesak dengan manajemen PT Maruwa Indonesia setelah perusahaan tersebut secara tiba-tiba menghentikan seluruh operasionalnya. Penutupan mendadak yang terjadi pada awal April 2025, menimbulkan kegelisahan di antara ratusan karyawan yang tergantung pada perusahaan tersebut.


KEPALA Disnaker Kota Batam, Rudi Sakyakirti, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mencari solusi untuk membantu pekerja yang terkena dampak.

“Kami masih dalam proses perundingan dengan manajemen. Perusahaan telah menunjuk likuidator untuk menyelesaikan hak-hak pekerja,” jelas Rudi, dalam keterangannya, Sabtu (24/5/2025) kemarin.

Namun, penunjukan likuidator ini justru menambah kekhawatiran di kalangan karyawan. Banyak yang merasa pesimis hak-hak mereka akan terpenuhi, mengingat sisa aset perusahaan hanya sekitar Rp1 miliar. Jumlah yang dipandang tidak memadai untuk menutupi kewajiban kepada ratusan pekerja.

“Para pekerja berharap hak-hak mereka dapat dipenuhi dengan layak. Namun, dengan kondisi aset yang sangat terbatas, hal ini tampak sulit,” tambahnya.

PT Maruwa Indonesia, yang telah beroperasi sejak 1999 dan berlokasi di Kawasan Bintang Industri II, Tanjung Uncang, Batuaji, merupakan produsen Flexible Printed Circuit (FPC).

Penutupan ini terjadi akibat terhentinya pasokan bahan baku dari mitra utama di Malaysia, yang menjadi kunci dalam rantai produksi perusahaan.

Situasi tersebut membuat para karyawan merasa shock dan kecewa. Mereka menuntut kejelasan dari manajemen mengenai pemenuhan hak pesangon, upah terakhir, serta penyelesaian kontrak kerja sesuai dengan ketentuan hukum ketenagakerjaan yang berlaku.

Karyawan Protes Pemutusan Hubungan Kerja

KONFLIK antara karyawan dan manajemen PT Maruwa Indonesia di Batam makin memanas, menyusul gejolak internal yang sudah berlangsung sejak Maret 2025. Sejumlah karyawan mengeluhkan keterlambatan pembayaran gaji dan pencicilan tunjangan hari raya (THR).

Puncak ketegangan terjadi pada bulan April, ketika ratusan karyawan dirumahkan secara sepihak. Manajemen mengklaim bahwa mereka tidak memiliki dana operasional karena proyek dari mitra di Malaysia terhenti.

“Kontrak kami seharusnya berlanjut hingga September, tapi sejak April, kami dirumahkan tanpa penjelasan yang memadai,” ujar salah seorang karyawan di sana kepada media.

Situasi kian memburuk setelah manajemen gagal memenuhi janji pembayaran gaji pada 23 Mei 2025. Ratusan buruh yang menunggu berjam-jam melakukan aksi protes dengan memblokade kantor perusahaan.

“Kami dituduh tidak beretika, padahal mereka yang tidak menepati janji,” keluh seorang karyawan lainnya.

Yutaka Shibata, Komisaris PT Maruwa Indonesia, dikabarkan telah mengadakan beberapa pertemuan dengan perwakilan karyawan, namun tidak ada solusi yang dihasilkan. Kekecewaan meningkat ketika manajemen justru menghadirkan pengacara dalam pertemuan tersebut.

“Kami semakin marah karena mereka bisa membayar pengacara, tetapi tidak bisa membayar kami,” ungkap seorang pekerja perempuan.

Beberapa karyawan bahkan menyatakan kesediaan untuk menerima setengah gaji bulan April jika perusahaan tidak mampu membayar penuh. Mereka hanya menginginkan itikad baik dari manajemen.

“Kami hanya ingin hak kami. Separo pun kami terima, yang penting jelas,” tambahnya.

Protes karyawan ini juga ramai dibahas di media sosial, di mana mereka mengekspresikan frustrasi atas ketidakpastian yang mereka hadapi. Beberapa mengaku menunggu lebih dari 15 jam hanya untuk mendengar janji yang kembali dilanggar.

“Kami bukan robot; kami meminta hak kami, bukan belas kasihan!” tulis salah satu pekerja di media sosial.

Hingga berita ini diterbitkan, manajemen PT Maruwa Indonesia belum memberikan komentar resmi. Karyawan menyatakan akan terus berjuang untuk hak mereka dan mempertimbangkan langkah hukum jika situasi tidak membaik dalam waktu dekat.

(dha/ham)

Kaitan batam, jepang, malaysia, Maruwa, Phk, tanjung uncang
Admin 26 Mei 2025 26 Mei 2025
Apa yang anda pikirkan
Suka sekali0
Sedih0
Gembira0
Tal peduli0
Marah0
Masa bodoh0
Geli0
Artikel Sebelumnya Kelurahan Jorok di Tanjungpinang Bakal Dapat Bendera Hitam
Artikel Selanjutnya Mediasi Manajemen PT. Maruwa Indonesia – Karyawan Belum Ada Titik Temu

APA YANG BARU?

Perang Malaria di Tanjungpinang, 518 Kasus dalam Enam Bulan
Artikel 13 jam lalu 140 disimak
Jaringan Promosi Judi Online Internasional di Batam Digerebek Polisi
Artikel 13 jam lalu 139 disimak
Statistika Harga Makanan dan Rokok Melonjak di Batam
Statistik 13 jam lalu 128 disimak
ASDP Batam Berlakukan Pas Masuk Pelabuhan
Artikel 13 jam lalu 149 disimak
Kamis (25/06) Harga Emas di Batam Terpantau Menurun
Artikel 21 jam lalu 172 disimak

POPULER PEKAN INI

SAR Gabungan Sisir Perairan Tanjung Budus Cari Nelayan Hilang
Artikel 7 hari lalu 560 disimak
Jalan Lingkar Selatan Batam Dibangun, Tahap Awal Rp15 Miliar
Artikel 7 hari lalu 476 disimak
Pohon Bakau Api Api
Rupa 4 hari lalu 468 disimak
Lonjakan Malaria di Tanjungpinang, Senggarang dan Kampung Bugis Fokus Ditangani
Artikel 7 hari lalu 433 disimak
53 Dapur SPPG Batam Kembali Beroperasi Usai Dana Operasional Dicairkan
Artikel 7 hari lalu 417 disimak
- Pariwara -
Ad imageAd image
about us

Kami berusaha menjadi CITIZEN yang netral dan objektif dalam menyampaikan pandangan serta pikiran tentang apapun di dunia ini.

  • Privacy Policy
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
Ikuti Kami
© Indonesia Multimedia GoWest 2026. All Rights Reserved.
adbanner
AdBlock Detected
Our site is an advertising supported site. Please whitelist to support our site.
Okay, I'll Whitelist
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?